TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

5 Fakta Terkait dengan Gejala Balanitis atau Peradangan Penis

Bacaan 4 menit
5 Fakta Terkait dengan Gejala Balanitis atau Peradangan Penis

Ini dia berbagai hal yang wajib diketahui terkait dengan peradangan pada penis.

Gangguan pada penis bisa menjadi hal yang patut diketahui oleh setiap laki-laki. Penanganan yang cepat dan tepat terhadap  gejala gangguannya penting dilakukan untuk menghindari berbagai komplikasi. Salah satu yang sebaiknya diperhatikan ialah gejala balanitis atau peradangan pada penis

Ada beberapa hal yang sebaiknya diketahui oleh laki-laki terkait dengan kondisi ini, apa saja?

Artikel terkait : Benarkah ukuran penis pria menentukan kepuasan wanita?

Gejala Balanitis atau Peradangan pada Penis

1. Kerap terjadi pada laki-laki yang tidak disunat

5 Fakta Terkait dengan Gejala Balanitis atau Peradangan Penis

Waspada ya, Balanitis ini kerap terjadi pada laki-laki yang tidak disunat.

Balanitis merupakan suatu penyakit akibat adanya peradangan, pembengkakan, dan iritasi pada kelenjar kepala penis. Kondisi ini umumnya paling sering terjadi pada laki-laki yang tidak disunat, Parents.

Pada laki-laki yang tidak disunat, daerah di bawah kulup menjadi lebih lembap. Kondisi ini pun menjadi tempat ideal bakteri maupun jamur untuk berkembang biak.

Penyakit ini umumnya bisa menyerang segala usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Selain seseorang yang tidak disunat, ada beberapa kondisi orang yang lebih rentan mengalaminya, di antaranya:

  • Seseorang yang tidak menjaga kebersihan dengan baik.
  • Sudah lanjut usia.
  • Mengalami obesitas.
  • Memiliki Infeksi Menular Seksual (IMS)
  • Menjadi penderita diabetes karena peningkatan glukosa pada kulit bisa merangsang pertumbuhan bakteri maupun jamur.
  • Sensitif terhadap beberapa zat kimia.
  • Anak laki-laki yang belum disunat di bawah 4 tahun.

2. Beberapa hal dan kebiasaan yang bisa jadi penyebabnya

Ada beberapa hal yang ditengarai menjadi penyebabnya :

  • Infeksi menjadi penyebab yang paling umum terjadi pada kondisi ini. Misalnya saja infeksi Candida Albicans yang menjadi penyebab sariawan. Selain itu, Infeksi Menular Seksual (IMS) pun memengaruhi, seperti herpes, sifilis, atau klamidia.
  • Kondisi kulit yang memang memiliki masalah sensitivitas, seperti eksim, psoriasis, dermatitis.
  • Menggunakan bahan-bahan iritan atau sensitif pada bahan kondom maupun pelumas yang dipakai.
  • Mencuci bagian genitas dengan sabun diketahui bisa memperburuk kondisi ini.
  • Sensitif terhadap deterjen bubuk atau pewangi yang digunakan atau belum sepenuhnya bersih saat mencuci.
  • Sensitif terhadap sabun yang dipakai saat mandi.
  • Melakukan seks yang tidak aman bisa juga meningkatkan risikonya, misalnya pasangan seks menderita penyakit IMS.
  • Tidak membersihkan area penis dengan benar 

3. Gejala Balanitis kerap diabaikan

5 Fakta Terkait dengan Gejala Balanitis atau Peradangan Penis

Sebaiknya jangan sampai mengabaikan beberapa gejala peradangan pada penis berikut ini.

Balanitis ini memang terkadang muncul secara tiba-tiba atau muncul secara bertahap. Beberapa gejala balanitis tersebut antara lain:

  • Kepala penis terasa nyeri.
  • Mengalami iritasi berupa kemerahan pada penis.
  • Ada bercak merah di penis.
  • Penis menjadi lebih bengkak dari kondisi normal.
  • Bagian bawah kulup terasa lebih gatal.
  • Nyeri saat buang air kecil.
  • Area kulit pada penis berubah warna.
  • Terdapat bercak putih di bawah kulup.
  • Adanya luka pada bagian kelenjar.

Artikel terkait : Nyeri pada kemaluan pria, 7 penyebab sakit penis terjadi

4. Beberapa tes untuk mendiagnosisnya

Dokter biasanya akan melakukan beberapa tes untuk mengenali kondisi dan gejalanya. Pemeriksaan biasanya dilakukan dengan melihat kondisi kemerahan maupun radang kelenjar.

Beberapa jenis tes lain yang biasanya dijalankan antara lain :

  • Tes infeksi kelenjar di laboratorium.
  • Melakukan tes darah untuk melihat kadar glukosa dalam tubuh seseorang.
  • Tes urin untuk mengecek dugaan kondisi diabetes yang dialami.
  • Biopsi atau mengambil sampel kulit yang meradang, namun tes satu ini agak jarang dilakukan.

Selain memeriksa secara fisik dan melalui laboratorium, dokter pun biasanya akan menanyakan beberapa hal terkait dengan kebiasaan sehari-hari maupun kondisi kulit. Misalnya saja aktivitas seksual yang dilakukan, hingga penggunaan bahan kimia yang berpotensi mengiritasi.

5. Pencegahaannya bisa dilakukan dari hal sederhana

5 Fakta Terkait dengan Gejala Balanitis atau Peradangan Penis

Kebiasaan dalam keseharian pun bisa meningkatkan risiko peradangan pada penis.

Tentu, untuk mencegah kondisi ini bagian kepala penis harus selalu dibersihkan secara menyeluruh. Sunat pun dianjurkan untuk menghindari kemungkinan balanitis nantinya.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk praktik kebersihan dalam keseharian, di antaranya :

  • Area harus selalu dibersihkan dengan lembut dan benar setiap kali setelah buang air kecil.
  • Hindari penggunaan sabun karena bisa mengiritasi.
  • Setelah berhubungan seks sebaiknya cuci bersih penis dengan benar.
  • Jangan lupa untuk mengganti celana dalam setelah beraktivitas.
  • Rajin mandi atau membersihkan diri dengan rutin.

Parents, perhatikan 5 hal di atas ya, untuk terhindar dari balanitis.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Sumber : cleveland clinic, medical news today

Baca Juga :

Hipospadia: Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

Diedit oleh:

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • 5 Fakta Terkait dengan Gejala Balanitis atau Peradangan Penis
Bagikan:
  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti