TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Studi: 90 persen garam laut terkontaminasi plastik, peringatan buat Parents!

Bacaan 3 menit
Studi: 90 persen garam laut terkontaminasi plastik, peringatan buat Parents!

Garam adalah bahan utama yang menyempurnakan rasa makanan. Namun penelitian menemukan, garam laut di Asia banyak terkontaminasi mikroplastik.

Plastik merupakan salah satu bahan umum yang banyak digunakan masyarakat modern. Mulai dari mengemas makanan, minuman, dan berbagai peralatan rumah tangga lainnya. Namun ketika sampah plastik sudah bercampur di lingkungan, paparan zatnya bisa mencemari lingkungan sekitarnya, termasuk garam laut yang terkontaminasi plastik.

Garam laut yang terkontaminasi dengan plastik sering tak terdeteksi

Sebuah penelitian terbaru dari Greenpeace telah menemukan bahwa 90 persen dari semua  garam di seluruh dunia yang digunakan untuk memasak, telah terkontaminasi mikroplastik, terutama garam yang dibeli di Asia.

Menurut penelitian, umumnya orang dewasa mengonsumsi 10 gram garam setiap hari. Itu artinya, lebih dari 2.000 mikroplastik setiap tahun!

Mikroplastik didefinisikan sebagai potongan plastik sangat kecil kurang dari lima milimeter yang dapat membahayakan kehidupan laut dan air kita. “Mereka juga bisa berbentuk potongan-potongan kecil dari bahan plastik polietilen yang berasal dari produk kesehatan dan kecantikan, seperti beberapa pembersih dan pasta gigi.”

Sebuah temuan mengkhawatirkan yang diterbitkan dalam Journal Environmental Science & Technology, meneliti 39 merek garam yang dijual di 21 negara, seperti Indonesia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Para ilmuwan tersebut menemukan bahan mikroplastik di 36 dari 39 merek garam, dengan konsentrasi mikroplastik tertinggi yang berasal dari garam yang digunakan di Asia.

Namun, setiap merek garam memiliki jumlah mikroplastik yang sangat berbeda. Merek garam yang terkontaminasi dengan mikroplastik paling banyak ditemukan berasal dari sampel garam laut Indonesia.

Selain itu, penelitian ini juga menyimpulkan bahwa Asia bertanggung jawab atas banyaknya  polusi plastik di Bumi. Menurut Mikyoung Kim, juru kampanye Greenpeace Asia Timur, temuan ini menunjukkan bahwa kesehatan penduduk Asia serta ekosistem mereka, berada dalam bahaya karena tingkat polusi mikro laut yang parah.

“Penelitian terbaru telah menemukan paparan bahan plastik dalam makanan laut seafood, air keran, dan sekarang dalam garam. Jelas bahwa tidak ada jalan keluar dari krisis plastik ini, terutama karena terus bocor ke saluran air dan lautan kita,” tambah Kim.

Adakah pilihan jenis garam lain, jika garam laut terkontaminasi dengan plastik?

Kabar baiknya, penelitian menemukan bahwa dari 39 merek garam yang mereka periksa, ada tiga merek yang dinyatakan terbebas dari plastik:

– Garam laut Taiwan yang halus

– Garam batu halus Cina Daratan

– Garam laut yang belum dikeringkan dan dijemur di bawah laut

Laporan ini juga menyimpulkan bahwa bagaimana kontaminasi garam merupakan ukuran seberapa buruk sumbernya tercemar.

Para ilmuwan juga memperingatkan bahwa bagaimana bahan plastik “tak terlihat” ini bisa  memengaruhi kita jika mereka memasuki tubuh kita. Bisa jadi, risiko tersebut dapat mengarah pada konsekuensi kesehatan jangka panjang.

garam laut

Peneliti dari Greenpeace menemukan garam laut yang terkontaminasi plastik, namun kita tak bisa melihat dengan kasat mata. | Sumber foto: Business Insider

Peringatan bagi orangtua

Sebagai orangtua, hal ini pastinya mulai membuat Anda khawatir tentang asupan yang Anda berikan pada keluarga, terutama anak-anak. Berikut ada beberapa pengingat atau tips yang juga perlu Anda perhatikan:

  1. Makanan bayi di bawah usia 12 bulan tidak boleh diberi tambahan garam atau gula sama sekali.
Artikel terkait: Mengapa Bayi di Bawah 1 Tahun Tidak Boleh Diberi Gula dan Garam? 
  1. Garam adalah komponen vital dari banyak hidangan, dan tanpanya rasa masakan tidak akan sempurna. Namun, ada pengganti yang dapat Anda gunakan untuk membuat makanan tetap lezat, seperti bawang putih, jahe, cabe, dan jenis bumbu lain, seperti thyme, rosemary,  serta rempah-rempah seperti daun salam dan cengkeh.
  2. Asupan garam yang berlebihan merupakan penyebab umum dari banyak penyakit dan dapat menyebabkan beberapa komplikasi, seperti tekanan darah tinggi. Jadi, batasi penggunaan garam pada makanan Anda.

 

Parents, perhatikan jenis garam apa yang Anda beli. Selain itu, tetap batasi konsumsi garam dalam hidangan Anda sehari-hari atau mengganti garam dengan jenis bumbu masakan lainnya.

 

 

Dilansir dari artikel Kevin Wijaya Oey di theAsianparent Singapura
Baca juga: 

Kejam! Ibu Ini Meracuni Anaknya dengan Garam Hingga Tewas

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Studi: 90 persen garam laut terkontaminasi plastik, peringatan buat Parents!
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti