Putus Asa, Gadis 12 Tahun Bunuh Diri dan Menyiarkan Videonya Secara Langsung

Katelyn memakai sosial media untuk curhat tentang kesedihannya. Lewat sosial media juga, ia memutuskan untuk siarkan secara langsung video bunuh dirinya.

Katelyn Nicole Davis, asal Cedartown, Georgia menyiarkan tayangan video bunuh dirinya secara langsung. Ia menyiarkan video proses bunuh diri dengan cara gantung dirinya lewat aplikasi Live.me.

Video yang berdurasi sepanjang 40 menit tersebut ditonton oleh sekitar 118 orang. Lokasi gantung diri yang dipilih anak usia 12 tahun ini adalah di depan rumahnya sendiri.

Dalam video tersebut, ia bercerita bahwa keputusannya diambil setelah ia merasa tak tahan lagi dengan pelecehan seksual yang ia terima dari salah satu anggota keluarganya. Ia juga merasa putus asa dengan kehidupan yang selama ini ia jalani.

Sebelum memutuskan untuk bunuh diri, Buzz Feed melaporkan bahwa Katelyn telah membuat rekaman suara di akun SoundCloud dan YouTube. Di dalam rekaman tersebut, ia membicarakan soal depresi dan himbauannya kepada orang-orang untuk tidak menyakiti diri sendiri.

Kini, hampir semua rekaman telah dihapus untuk mencegah tindakannya menjadi tren di kalangan remaja dan anak-anak.

Saat Katelyn menayangkan video bunuh dirinya secara langsung, polisi juga sedang menuju ke lokasi kejadian untuk mencegah tindakan tersebut. Sayangnya, nyawanya tak tertolong walau sempat mendapatkan penanganan di Unit Gawat Darurat Polk Medical Center.

Tindakan kepolisian

Hingga kini, kepolisian masih terus menginvestigasi soal pelecehan seksual tersebut. Pihak kepolisian juga menyelidiki lebih lanjut tentang penyebab aksi bunuh dirinya, apalagi lokasinya masih di sekitar halaman rumah.

Selama masa investigasi tersebut, Departemen Kepolisian di Pol County menyerukan pada netizen untuk segera menghapus video gantung diri Katelyn yang sudah banyak tersebar. Video tersebut telah diposting ulang ke berbagai laman seperti Facebook dan YouTube.

Banyak masyarakat yang kecewa pada kinerja polisi yang lambat datang di lokasi kejadian sekalipun mereka melihat langsung usaha bunuh diri Katylin. Tak hanya itu, netizen juga menyalahkan tetangga dan anggota keluarga yang dekat dengan lokasi kejadian.

Karena peristiwanya sudah terjadi, maka fokus polisi adalah mengungkap penyebab dan menghapus jejak digital Katylin yang berkaitan dengan video gantung dirinya.

Kini, atas bantuan netizen dan kepolisian, YouTube dan Facebook telah menghapus video-video tersebut. Namun, bukan berarti bahwa video tersebut hilang sepenuhnya dari internet.

Dukungan masyarakat

Kasus Katelyn sangat menyita perhatian masyarakat. Analisa tentang lokasi kejadian dan mengapa anggota keluarganya tak ada yang mengetahui kejadian tersebut sekalipun mereka ada di dalam rumah berbuah seolah jadi konspirasi.

Berbagai gambar editan tentang posisi pepohonan tempat Katelyn bunuh diri dan rumahnya bermunculan. Halaman dan grup Facebook yang membicarakan kejadian tersebut juga semakin banyak.

Kini orang-orang yang membela Katelyn mulai mencari siapa saja orang yang pernah mem-bully gadis tersebut hingga membuat depresi atas kekerasan seksualnya bertambah. Seolah ada banyak orang yang ingin membalaskan dendam Katelyn atas orang-orang yang pernah menyakitinya di masa hidup.

Seperti pada postingan di bawah ini, seorang penggemar Katelyn menampilkan sebuah postingan Facebook di akun Destinii Dawson. Di sana, orang yang berkomentar atas postingan dalam screen capture bernama Tiffany disinyalir adalah orang yang pernah mem-bully Katelyn.

Tak lama, cacian dan hujatan dari netizen mengarah ke akun sosial media Tiffany. Ia turut disalahkan atas keputusan bunuh diri Katelyn di usia yang sangat muda.

katelyn-1

Selain itu, video-video keputusasaan Katelyn juga mulai bermunculan kembali. Salah satunya adalah yang berikut ini.

Di dalam video tersebut, Katelyn mengatakan, "Aku lelah, sangat lelah. Aku sudah mencoba untuk berpikir positif, tapi aku gagal. Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku lelah..."

Jika semasa hidup video tersebut hanya dianggap sebuah postingan video pencari perhatian belaka dari seorang anak 12 tahun, kini video tersebut jadi topik hangat karena ternyata video ini adalah bukti bahwa Katelyn sudah mulai merencanakan untuk mengakhiri hidupnya.

Orang-orang mulai menyadari bahwa Katelyn sering curhat lewat sosial media karena ia tak punya lagi teman maupun anggota keluarga yang peduli padanya. Padahal, saat ia berbagi ceritanya lewat video maupun rekaman suara, selalu saja ada netizen yang mem-bully karena dianggap terlalu mengumbar kehidupan pribadi.

Banyak netizen menyesalkan mengapa ia tidak mendapatkan perhatian yang perlu ia dapatkan sekalipun depresi dan tanda keputusasaan terhadap hidupnya sudah sangat terlihat. Bahkan. keluarganya seperti tante, ayah tiri, ibu, dan nenek ikut disalahkan karena mengabaikan anaknya.

Kendati terjadi pada tanggal 30 Desember lalu, kasus dan teori konspirasi seputar ini masih hangat di forum-forum percakapan. Berbagai kegiatan untuk memperingati kematiannya diadakan netizen demi menggalang kepedulian terhadap pencegahan bunuh diri pada anak-anak maupun keadilan pada Katelyn.

Katelyn, semoga kau bisa tenang di alam sana. Maafkan orang-orang dewasa yang gagal melindungimu ya nak...

 

Baca juga:

Didoktrin Orang Tua, Anak Usia 7 dan 9 Tahun ini Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri