TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mengenal Stoikisme, Filosofi untuk Hidup Lebih Tenang dan Bebas Stres

Bacaan 5 menit
Mengenal Stoikisme, Filosofi untuk Hidup Lebih Tenang dan Bebas Stres

Filosofi Stoikisme bisa diterapkan bagi Anda yang ingin hidup bebas stres.

Belakangan ini, kata stoikisme tengah ramai di kalangan netizen Indonesia. Beberapa artis tanah air bahkan ramai membicarakan kata tersebut di dalam channel YouTube masing-masing. Mulai dari Deddy Corbuzier, hingga Raditya Dika. Filosofi stoikisme sendiri disebut sebagai salah satu aliran filsafat yang mampu membuat seseorang hidup lebih tenang dan terbebas dari rasa stres berlebih.

Stoikisme sendiri menjadi salah satu filsafat kuno yang sifatnya praktis dan mungkin sudah banyak dipraktikkan sebelum mengetahui istilahnya. Kebanyakan orang mungkin mengetahuinya sebagai filosofi teras. Nah, untuk mengetahui lebih dalam seputar filosofi tersebut, berikut akan kami rangkumkan informasi selengkapnya yang dilansir dari berbagai sumber.

Pengertian Stoikisme

Filosofi Stoikisme

Sumber: Pexels

Mengutip laman Stanford Edu, stoikisme merupakan salah satu gerakan filosofis baru dari periode Helenistik yang berasal dari toa poikilê. Itu adalah nama beranda di Agora, Athena, yang dihiasi dengan lukisan mural, tempat para penduduk sekolah berkumpul, dan perkuliahan mereka diadakan.

Filosofi hidup ini menekankan prinsip bahwa kita manusia adalah makhluk yang irrasional dan sangat mudah dipengaruhi oleh emosi, serta melupakan hal positif yang telah dialaminya. Sehingga filosofi stoikisme ini menjadi salah satu filsafat yang berpandangan bahwa manusia harus bisa mengontrol emosinya atas apa yang terjadi.

Ada pun prinsip utama masyarakat Stoa kuno adalah meyakini bahwa kita tidak bereaksi terhadap peristiwa. Melainkan kita lah yang bereaksi terhadap penilaian tentang mereka, yang kemudian bergantung pada diri kita sendiri.

Filosofi hidup ini juga menyarankan manusia untuk tidak mengkhawatirkan hal-hal yang berada di luar kendali hidup. Pada dasarnya, segala sesuatu dalam hidup bisa dilihat dari dua kategori. Hal yang bisa dikendalikan diri sendiri, serta hal yang tidak bisa dikendalikan.

Baca juga: Kurangi cemas dengan melatih mindfulness selama di rumah saja

Stoikisme Bisa Membuat Hidup Tenang

Filosofi Stoikisme

Sumber: Pexels

Hidup yang tenang dan terbebas dari rasa stres serta cemas berlebih adalah dambaan setiap orang. Namun, pada kenyataannya tidak mudah memiliki kehidupan tenang seperti yang diharapkan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres dan kecemasan. Salah satunya melalui filosofi stoikisme yang dapat menjadi dasar-dasar biologis mencapai kebahagiaan.

Mengutip dari laman National Geographic Indonesia, stoikisme menjadi filosofi yang mengajarkan manusia untuk menjaga pikiran yang tenang dan rasional. Tidak peduli apa yang terjadi pada Anda dan itu membantu Anda memahami, fokus atas apa yang dapat Anda kendalikan, serta tidak mengkhawatirkan dan menerima apa yang tidak dapat dikendalikan.

Itulah mengapa filosofi ini bisa diterapkan untuk mendapat kehidupan yang lebih tenang dan terhindar dari stres serta cemas berlebih. Sebab dalam proses stoikisme, Anda diminta untuk tidak memusatkan pikiran pada hal-hal yang tidak Anda miliki, namun hitunglah berkat apa saja yang sudah Anda miliki. Ini juga bisa menjadi salah satu cara untuk menanamkan rasa syukur pada diri sendiri.

Baca juga: Mengatasi Stres Menurut Tipe Kepribadian

Cara Mempraktikan Stoikisme

Filosofi-Stoikisme

Sumber: Pexels

Terdapat beberapa konsep yang ditawarkan para filsuf untuk mencapai kehidupan bahagia yang lebih tenang. Mulai dari disiplin mencegah diri atas hal-hal di luar kendali, membuat perbedaan antara kekuatan dalam diri yang dimiliki dan tidak dimiliki. Kemudian kemampuan untuk melihat diri, orang lain, serta dunia secara objektif untuk bisa menerima sifat mereka apa adanya.

Selain itu, berikut juga terdapat beberapa cara mempraktikan filosofi stoikisme yang bisa Anda coba untuk membuat hidup lebih bahagia dan terhindar dari stres berlebih. Antara lain:

1. Fokuslah Pada Sesuatu yang Bisa Dilakukan

Filsafat satu ini mengajarkan kita untuk hidup lebih tenang dengan tidak memikirkan hal-hal yang memang berada di luar kendali manusia. Maksudnya, kita bisa lebih berfokus pada sesuatu yang memang bisa dilakukan alih-alih memikirkan hal yang memang tidak bisa dikerjakan lebih dulu.

2. Tetap Fokus Saat Menghadapi Gangguan yang Ada

Ketika dihadapkan dalam banyak pilihan, manusia biasanya akan dibuat bingung untuk memilih. Kaum Stoa menekankan dalam filsafat tersebut bahwa perlu ada tindakan yang didasari dengan tujuan saat memilih sesuatu. Sehingga saat terjadi gangguan dalam kehidupan, kita diharapkan bisa tetap fokus dan berhati-hati dalam menentukan pilihan.

Baca juga: Ayah, Ini Lho yang Membuat Istri Stres dan Suka Marah-marah

3. Jangan Menyia-nyiakan Waktu yang Ada

Filosofi Stoikisme

Sumber: Pexels

Ini menjadi cara terpenting yang perlu Anda terapkan demi mencapai hidup yang lebih bahagia. Pastikan Anda menggunakan waktu sebaik mungkin untuk menyelesaikan apa yang menjadi kewajiban terlebih dahulu. Jangan sampai waktu terbuang sia-sia hanya karena membiarkan orang lain dan kewajiban lain memaksakan waktu yang kita miliki. Cobalah untuk memprioritaskan diri untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

4. Menulis Jurnal untuk Mengendalikan Pikiran

Menulis jurnal atau diari menjadi salah satu cara yang banyak direkomendasikan ahli untuk membuat hidup lebih bahagia. Selain itu, menulis juga membuat manusia menjadi lebih bersyukur atas apa yang terjadi dalam hidupnya. Dengan menulis jurnal harian, Anda bisa mengendalikan pikiran secara lebih positif, serta membuat hidup penuh rasa syukur dan bahagia.

Demikianlah informasi mengenai filosofi stoikisme yang bisa Anda ketahui, beserta cara mudah menerapkannya dalam kehidupan. Semoga informasinya bermanfaat dan dapat membantu Anda menerapkan pola hidup yang lebih bahagia ke depannya.

Baca juga:

Mengenal Ikigai, Filosofi Hidup Bahagia ala Orang Jepang

Cerita mitra kami
Sekolah Makin Pintar di Era Digital: Dukung Proses Belajar Anak dengan Bantuan Aplikasi
Sekolah Makin Pintar di Era Digital: Dukung Proses Belajar Anak dengan Bantuan Aplikasi
Sentuhan dessert table dari Lilio Project meriahkan pesta ultah anak
Sentuhan dessert table dari Lilio Project meriahkan pesta ultah anak
Punya Banyak Manfaat, Ini Tips Permainan Imajinasi yang Bisa Dilakukan Si Kecil
Punya Banyak Manfaat, Ini Tips Permainan Imajinasi yang Bisa Dilakukan Si Kecil
Penyakit Asam Lambung atau GERD, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Penyakit Asam Lambung atau GERD, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Tips parenting bebas stres untuk orangtua punya anak lebih dari satu dari Kristen Bell

5 Tips Manajemen Stres untuk Wanita Karier

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Rianti

Diedit oleh:

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • TAPpedia
  • /
  • Mengenal Stoikisme, Filosofi untuk Hidup Lebih Tenang dan Bebas Stres
Bagikan:
  • 5 Fakta Hormon Kortisol, Hormon Stres yang Memengaruhi Kenaikan Berat Badan

    5 Fakta Hormon Kortisol, Hormon Stres yang Memengaruhi Kenaikan Berat Badan

  • Waspada 8 Ciri Asidosis, Tingginya Kadar Asam di Darah yang Picu Gangguan Organ

    Waspada 8 Ciri Asidosis, Tingginya Kadar Asam di Darah yang Picu Gangguan Organ

  • Obat Ambroxol: Manfaat, Dosis untuk Anak, dan Efek Samping

    Obat Ambroxol: Manfaat, Dosis untuk Anak, dan Efek Samping

  • 5 Fakta Hormon Kortisol, Hormon Stres yang Memengaruhi Kenaikan Berat Badan

    5 Fakta Hormon Kortisol, Hormon Stres yang Memengaruhi Kenaikan Berat Badan

  • Waspada 8 Ciri Asidosis, Tingginya Kadar Asam di Darah yang Picu Gangguan Organ

    Waspada 8 Ciri Asidosis, Tingginya Kadar Asam di Darah yang Picu Gangguan Organ

  • Obat Ambroxol: Manfaat, Dosis untuk Anak, dan Efek Samping

    Obat Ambroxol: Manfaat, Dosis untuk Anak, dan Efek Samping

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti