5 Hal Mengejutkan yang Memengaruhi Kesuburan Suami Istri, Wajib Tahu Sebelum Promil

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Bagi Anda yang sedang dalam promil, sebaiknya memperhatikan betul 5 faktor yang memengaruhi kesuburan ini, agar keinginan kalian memiliki anak bisa berhasil.

Bila Anda dan pasangan sedang berusaha untuk punya anak, tentunya sering mendengarkan berbagai nasihat dari bermacam orang. Namun, tentu saja tidak semua yang kalian dengar itu terbukti benar. Ada beberapa faktor yang memengaruhi kesuburan pria dan wanita, yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang.

Artikel terkait: Mitos Kesuburan Wanita dan Kebenarannya

Dalam hal kesuburan, wanita dan pria memiliki posisi yang sama. Baik suami maupun istri sama-sama memiliki potensi subur dan tidak subur, tergantung dari genetis, serta gaya hidup yang selama ini dijalani.

Dengan mengetahui faktor yang memengaruhi kesuburan, kemungkinan promil (program hamil) yang kalian jalani memiliki peluang yang lebih besar.

Faktor yang memengaruhi kesuburan

Melansir dari laman Foxnews, berikut ini adalah 5 faktor yang memengaruhi kesuburan wanita. Bila Anda dan pasangan sedang dalam promil, sebaiknya memerhatikan kelima faktor di bawah ini dengan seksama.

1. Pelumas

Beberapa pasangan mungkin suka menggunakan pelumas saat berhubungan intim. Akan tetapi, jika Anda sedang berusaha memiliki anak, sebaiknya hindari penggunaan pelumas ini.

Alyssa Dweck, MD, seorang ahli kandungan mengatakan, “Pelumas berbahan dasar air bisa menghambat kemampuan sperma mencapai sel telur. Karena sperma menyerap air yang berasal dari pelumas tersebut.”

Sementara itu, Kristin Bendikson MD, seorang spesialis kesuburan di USC Fertility menyatakan, “Pelumas berbahan dasar petroleum (seperti vaseline), bisa mengubah tingkat pH di vagina, yang berpotensi membunuh sperma.”

Jika Anda sedang berusaha untuk hamil, Kristin dan Alyssa menyarankan untuk menggunakan pelumas yang dibuat untuk para wanita yang sedang dalam promil.

2. Obat tertentu

Alyssa Dweck juga menjelaskan bahwa beberapa obat anti depresan meningkatkan level hormon prolaktin di otak wanita. Yang bisa menganggu proses ovulasi di dalam sistem reproduksi.

Bila Anda sedang berusaha hamil, katakan pada dokter yang sedang merawat Anda. Agar dia bisa memberikan obat yang tidak menghalangi promil.

3. Berat badan

Salah satu faktor yang memengaruhi kesuburan wanita ialah berat badan. Wanita yang kelebihan berat badan seringkali mengalami masalah kesuburan.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di the Journal of the Turkish German Gynecological Association, obesitas meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, atau bahkan keguguran.

Meski demikian, terlalu kurus juga bisa memengaruhi kesuburan. Berat badan ekstrim, yakni terlalu gemuk atau terlalu kurus bisa memengaruhi hormon. Akibatnya, bisa membuat siklus menstruasi tidak teratur, dan proses ovulasi yang tidak teratur pula.

Artikel Terkait: Tips Agara Cepat Hamil Walau Menstruasi Tidak Teratur Menurut Ahli Kesuburan

American Society for Reproductive Medicine  menyatakan, “Banyak orang yang tidak menyadari, bahwa terlalu kurus bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Termasuk susah untuk berovulasi.”

4. Kebiasaan olahraga

Kebiasaan olahraga rutin, ternyata tidak selamanya bermanfaat bagi kesehatan. Terutaman bagi Anda yang sedang promil.

Bagi mereka yang kelebihan berat badan, mengurangi jumlah timbangan dengan berolahraga memang bisa meningkatkan kesuburan.

Akan tetapi, bagi mereka yang memiliki berat badan normal, olahraga berlebihan malah bisa memengaruhi hormon yang berakibat menstruasi tidak teratur. Dan jika olahraga berlebih ini dilanjutkan, ditambah dengan diet kalori rendah, bisa mengakibatkan siklus ovulasi berhenti sama sekali.

Sheeva Talebian, MD, seorang spesialis kesuburan di New York menyatakan, “Olahraga bisa menjadi faktor yang memengaruhi kesuburan secara positif. Karena bisa menyeharkan hati dan paru-paru. Serta kesehatan emosional. Kuncinya adalah, olahraga secara seimbang dan tidak berlebihan. Dengan begitu, kesuburan bisa ditingkatkan tanpa efek samping berlebihan pada tubuh.”

5. Faktor genetik

“Jika ibu Anda memiliki masalah saat mencoba punya anak, atau mengalami menopause dini, maka kemungkinan besar Anda juga akan sulit untuk hamil,” ujar Kristirn Bendikson.

Namun, hal tersebut bukanlah jaminan. Untuk memastikannya, konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat kesehatan keluarga Anda, yang mungkin memengaruhi kesempatan Anda memiliki anak.

***

Setelah tahu semua faktor di atas, tentunya Parents yang sedang promil harus lebih ketat lagi mengubah pola hidup. Tidak perlu olahraga berlebihan jika memang berat badannya sudah normal.

Semoga bermanfaat.

 

Baca juga:

8 Tanda Wanita dan Pria Tidak Subur yang Harus Anda Ketahui

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Perencanaan kehamilan