TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Parents, Lakukan Langkah ini untuk Dukung Bakat Olahraga Anak

Bacaan 4 menit
Parents, Lakukan Langkah ini untuk Dukung Bakat Olahraga Anak

Anak yang memiliki bakat olahraga adalah atlet di masa depan. Tak hanya baik untuk tubuhnya, olahraga akan membuatnya jadi kebanggaan keluarga dan negara.

Bakat anak memang berbeda-beda. Sebagian anak memiliki kecerdasan kinestetik yang sangat menonjol sehingga bakat olahraga di dalam tubuhnya sudah terlihat jelas sejak dini.

Sebagai orangtua, mendukung bakat dan minat anak adalah kewajiban. Ada beberapa langkah yang harus dilakukan jika ingin mendukung bakat olahraga yang dimiliki oleh anak.

Langkah tersebut antara lain:

1. Menyadari kecerdasan tiap anak berbeda

bakat olahraga

Banyak anak dengan bakat olahraga mudah mengalami kebosanan saat harus duduk di dalam kelas. Hal ini bukan menandakan bahwa ia bodoh. Hanya saja ia punya kecerdasan yang berbeda.

Ia akan lebih bersemangat jika berada di luar ruangan dalam kondisi bergerak. Apalagi jika kondisinya adalah melakukan olahraga yang dia suka.

Jangan membuat anak merasa bodoh karena nilai pelajaran teorinya di dalam kelas buruk. Jika ia tak bisa berprestasi di dalam kelas, Anda juga bisa membantunya berprestasi di luar kelas dan tetap bisa menjaga kepercayaan dirinya dengan baik.

Artikel terkait: Ibu hamil yang malas olahraga akan membuat anaknya tak suka olahraga.

2. Jika anak memiliki bakat olahraga, fokus pada proses latihan, bukan hasil

bakat olahraga

Untuk bisa berprestasi dalam bidang olahraga bukanlah hal mudah. Jika kita sudah merasa bahwa anak kita berbakat, barangkali ada anak di luar sana yang lebih berbakat dan lebih berlatih keras dibanding anak kita sehingga prestasinya lebih banyak.

Dalam mendukung bakat olahraga anak, Anda perlu memperhatikan bahwa anak butuh latihan keras namun menyenangkan. Jangan sampai, jam disiplin yang Anda terapkan pada anak justru membuatnya bosan dan kelelahan.

Selain itu, jangan terlalu berharap bahwa anak akan langsung berprestasi dalam satu dua kejuaraan pertamanya. Hargailah usaha dia dalam berlatih, berikan pendampingan khusus bila perlu.

Artikel terkait: Olahraga untuk anak.

harapan yang Anda ucapkan pada anak tentang menjadi juara bisa menjadi boomerang tersendiri saat anak merasa sedih karena mengecewakan Anda setelah gagal dalam pertandingan. Alih-alih mengatakan bahwa Anda menantikan ia menjadi juara, Anda cukup mengatakan padanya bahwa Anda senang jika ia melakukan hal positif yang ia senangi apapun hasilnya.

3. Menjaga kebersamaan bersama anak

bakat olahraga

Dalam pertandingan olahraga, ada banyak orangtua yang sibuk merekam aksi anaknya selama pertandingan dan memperhatikan papan hasil usai pertandingan tersebut berlangsung. Padahal, yang terpenting bukanlah itu, melainkan kebersamaan bersama anak.

Sorakan orangtua di pinggir lapangan saat anak menggiring bola lebih dibutuhkan anak secara psikologis daripada video. Kehadiran Anda yang menanyakan bagaimana kondisi fisik dan perasaan anak lebih berarti untuknya dibanding memelototi layar skor usai pertandingan.

4. Menjaga pola makan anak

bakat olahraga

Sebagai anak yang butuh bergerak banyak, dibutuhkan stamina ekstra untuk membuat tubuhnya tetap sehat. Anda tak bisa mengharapkan anak Anda jadi olahragawan yang bugar jika makanan yang ia makan berupa makanan siap saji, makanan instan, atau bahkan menyajikan chicken nugget terus-terusan di meja makan.

Kombinasi karbohidrat, protein, zat besi, mineral, dan vitamin adalah hal yang wajib Anda sediakan di meja makan untuknya. Apalagi jika ia membutuhkan diet khusus untuk menjaga otot maupun kondisi tubuh lainnya sesuai dengan saran ahli gizi pendamping para atlet.

5. Memberikan banyak cinta

bakat olahraga

Akan ada kegagalan, kekecewaan, kelelahan, dan cedera yang dialami anak saat olahraga. Ini bukan sesuatu yang mengenakkan, tapi Anda perlu menyadari bahwa ini adalah kemungkinan yang akan terjadi padanya.

Selain memberikan asupan gizi dan latihan, pendampingan psikologis untuknya juga tak kalah penting. Terutama pada masa-masa kompetisi maupun kegagalan pertandingan yang mungkin membuat anak tertekan.

Ajarkan padanya nilai-nilai sportivitas dan kompetitif yang sehat dalam keluarga. Sehingga ia bisa menjadi seorang atlet yang tidak melakukan kecurangan seperti yang ditanamkan oleh keluarga.

6. Biarkan anak belajar dari kesalahan

bakat olahraga

Membuat anak belajar dari kesalahan dengan sendirinya itu lebih baik daripada terus mendiktenya agar menghindari kesalahan tersebut. Selain itu, anak juga akan memiliki kenangan khusus tentang bagaimana ia berjuang untuk bangkit dari kegagalannya.

Mengkritisi kegagalan anak apalagi sampai bilang, “tuh kan, apa mama bilang…” padanya akan membuat mentalnya jatuh. Alih-alih termotivasi agar selalu semangat, anak bisa-bisa malah jadi malas karena takut dengan respon Anda tentang kesalahan yang ia lakukan.

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

***

Ada banyak klub kesehatan yang bisa diikuti anak sejak dini. Bahkan, anak yang tampaknya tidak berbakat dalam olahraga pun masih butuh antivitas yang memicu banyak bergerak, untuk membuat tubuhnya kuat dan menghindarkan ia dari depresi.

 

Referensi: Huffington Post, Very Well, Mom Steam.

Baca juga:

Membiasakan Olahraga Sejak Dini

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Parents, Lakukan Langkah ini untuk Dukung Bakat Olahraga Anak
Bagikan:
  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti