TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Dr Henry Suhendra Bicara Pentingnya Vitamin D di Masa Pandemi, Ini Penjelasannya

Bacaan 4 menit
Dr Henry Suhendra Bicara Pentingnya Vitamin D di Masa Pandemi, Ini Penjelasannya

Namanya diperbincangkan setelah berbicara mengenai manfaat vitamin D di tengah pandemi. Begini penjelasan dr Henry Suhendra.

Salah seorang Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi alumnus Universitas Airlangga kini tengah menjadi sorotan. Adalah dr. Henry Suhendra yang kini tengah naik daun setelah menjadi bintang tamu dalam YouTube Deddy Corbuzier.

Dalam bincang-bincangnya bersama Deddy, dokter Henry membahas mengenai manfaat vitamin D di tengah masa pandemi. Ya, sebelum pandemi vitamin jenis ini memang masih kalah populer dibandingkan dengan vitamin jenis lainnya seperti vitamin C maupun vitamin E.

Pada video yang berdurasi 41 menit 16 detik tersebut, dokter Hendry menjelaskan peran vitamin D terhadap proteksi seseorang di masa pandemi. Seperti apa penjelasannya?

Artikel Terkait: Jangan sepelekan kekurangan vitamin D, lakukan 3 cara ini untuk mengatasinya!

Pernyataan dr Henry Suhendra Mengenai Vitamin D

Dr Henry Suhendra Bicara Pentingnya Vitamin D di Masa Pandemi, Ini Penjelasannya

Dokter Henry menjelaskan bahwa sumber vitamin D terdapat di tiga hal mulai dari sinar matahari, makanan, dan suplemen. Ia juga memaparkan bahwa asupan vitamin D berpengaruh terhadap kemungkinan infeksi.

“Nah, literatur yang saya pegang adalah salah satunya dr. Michael Holick dari Boston University, itu tahun 2020 tulisan dia muncul di koran di Boston. Boston Herald. Bulan September 2020 itu mengatakan, kalau vitamin D kita optimal, itu mengurangi kemungkinan infeksi  coronavirus sampai 54 persen,” ujar dokter yang berpraktik di Siloam Hospital Kebon Jeruk ini.

Menurutnya, vitamin D memiliki fungsi beragam bagi kesehatan tubuh. Salah satunya ialah untuk melawan virus COVID-19.

Dr Henry Suhendra Bicara Pentingnya Vitamin D di Masa Pandemi, Ini Penjelasannya

“Vitamin D kan untuk melawan infeksi macam-macam. Bakteri, virus, termasuk covid-19. Melawan kanker, melawan sakit jantung, melawan autoimun.” Ungkapnya.

Di sisi lain, ia juga menjelaskan mengenai penelitian yang telah dilakukan di beberapa negara mengenai vitamin D. Jelas menurutnya, vitamin ini menjadi salah satu yang esensial bagi tubuh.

“Penelitian terhadap pasien covid ini dicoba, pakai vitamin apa, yang sudah ada penelitian yang dikuatkan oleh studi yaitu di Andalusia di Spanyol dan di India, itu jelas mengatakan bahwa vitamin D bisa mengurangi angka kesakitan dan angka kematian,” ujarnya lagi.

Artikel Terkait: 5 Pesan Penting dr Faheem Younus tentang COVID-19, Apa Sajakah?

Asupan Vitamin D dan Dosis yang Disarankan

dr henry suhendra

Pemberian suplemen vitamin D dipercaya bisa mempercepat pemulihan penderita COVID-19, khususnya bagi yang tidak bergejala maupun gejala ringan. Melansir Alodokter, enelitian mengungkap bahwa konsumsi vitamin D dengan kadar 10–25 mikrogram per hari bisa melindungi tubuh dari infeksi di saluran pernapasan.

Bagi penderita COVID-19, asupannya bisa menurunkan risiko komplikasi serta badai sitokin akibat peradangan. Vitamin ini juga diketahui menurunkan risiko hipoksia, penurunan kesadaran, dan risiko kematian bagi penderita di atas 40 tahun.

Sayangnya, penelitian tersebut baru dalam skala kecil sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas vitamin ini.

Di sisi lain, mengonsumsi vitamin D sebaiiknya harus sesuai kebutuhan. Sebab, bila sampai kelebihan dosis bisa berdampak fatal untuk kesehatan tubuh.

dr henry suhendra

Jumlah yang direkomendasikan secara internasional ialah 400 IU untuk anak-anak sampai usia 1 tahun, usia 1–70 tahun sebesar 600 IU, dan 800 IU untuk usia 70 tahun ke atas. Jadi, sebaiknya hindari asupan vitamin D dosis tinggi, apalagi sampai ribuan IU setiap harinya.

Dampak kelebihan vitamin D bisa menyebabkan gejala seperti sakit perut, otot tubuh lemah, hingga gagal ginjal. Penumpukan kalsium juga bisa terjadi hingga jutsru bisa melemahkan tulang dan merusak organ lain seperti jantung.

Karenanya, sebelum mengonsumsi vitamin D konsultasikan terlebih dahulu pada dokter, terutama bila seseorang memiliki gangguan kesehatan tertentu.

Artikel Terkait: Vitamin D Bisa Turunkan Risiko COVID-19, Ini 7 Fakta dan Manfaatnya

Itulah pernyataan dari dr. Henry Suhendra mengenai vitamin D dan penjelasan selengkapnya mengenai vitamin tersebut. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat.

Jangan lupa untuk selalu menaati protokol kesehatan di tengah pandemi kapan pun dan di mana pun mulai dari lingkup terkecil, diri sendiri serta keluarga.

****

Baca Juga:

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Depresi bisa disebabkan oleh kekurangan vitamin D, cegah sekarang!

Kekurangan vitamin D saat hamil, berbahayakah bagi perkembangan janin?

Peneliti Temukan Hubungan Kekurangan Vitamin D dan Penderita Kanker Payudara

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Dr Henry Suhendra Bicara Pentingnya Vitamin D di Masa Pandemi, Ini Penjelasannya
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti