TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Depresi Ibu Rumah Tangga itu nyata! Ini kisah ibu yang mengalaminya

Bacaan 4 menit
Depresi Ibu Rumah Tangga itu nyata! Ini kisah ibu yang mengalaminya

Pekerjaan rumah tangga seringkali dianggap kodrat dan kewajiban wanita, sehingga setiap perempuan diharapkan bisa menjalaninya dengan bahagia. Namun depresi ibu rumah tangga bisa terjadi jika pekerjaan berat tersebut tidak diakui serta dihargai oleh suami maupun masyarakat.

Depresi tidak hanya datang ketika ibu baru saja melahirkan, yang dikenal sebagai depresi pasca melahirkan. Namun, depresi ibu rumah tangga juga bisa menimpa Bunda yang sehari-hari diam di rumah mengurus keluarga.

Berikut ini adalah pengakuan seorang istri yang mengalami depresi ibu rumah tangga.

Minggu lalu, putera bungsuku sakit. Sebagai ibu yang diam di rumah, aku terjaga sepanjang malam saat di demam. Aku bersamanya sepanjang hari, memberinya obat ketika dia mengeluh sakit perut. Setelah beberapa hari terperangkap di rumah, aku mulai merasakan awan gelap depresi menyelimutiku. Aku tidak hanya merasa kelelahan, tapi juga merasa tak berdaya. Seakan hidupku tidak lagi memiliki tujuan. Seakan tidak ada seorang pun yang peduli, dengan semua yang aku lakukan untuk anak dan keluargaku. Pada suatu malam, ketika suamiku pulang ke rumah. Aku mengatakan semua hal yang kulakukan sepanjang hari. Makanan yang kumasak, menghadapi anak tantrum, juga obat apa yang harus kuberikan pada anak kami yang sakit, serta keputusan pergi ke dokter atau tidak.  Dan ketika suamiku terlihat sama sekali tidak mendengarku, atau tidak menunjukkan rasa peduli seperti yang kuinginkan, aku mulai menangis tanpa terkendali.  Aku tidak hanya menangisi hari itu, tetapi semua hari selama 10 tahun terakhir aku menjadi ibu rumah tangga yang diam di rumah, di mana aku merasa putus asa seperti ini. 

depresi ibu rumah tangga yang merasa tidak berdaya

depresi ibu rumah tangga yang merasa tidak berdaya

Kau bisa saja cinta setengah mati pada anakmu, ingin memberinya semua hal terbaik di dunia. Tetapi, untuk mengurusnya siang dan malam bisa sangat melelahkan dan menghilangkan semangat. Bahkan meski keluargamu mengakui kerja kerasmu, kau masih merasa seperti sampah, seolah tidak ada satupun yang kau lakukan itu penting dan orang di sekitarmu tidak memahami itu. Saat di mana aku merasa paling kesepian dan tidak bahagia sebagai ibu rumah tangga ialah ketika aku merasa semua yang kulakukan untuk keluargaku tidak dihargai, bahkan tidak terlihat sama sekali.  Aku memiliki keluarga yang baik dan penuh cinta. Tetapi, pekerjaan bertumpuk setiap hari sebagai ibu rumah tangga, hanya akan diketahui jika pekerjaan tersebut tidak dilakukan. Selain itu, di dalam masyarakat di mana aku tinggal. kami dibesarkan dengan keyakinan bahwa kesukesan dalam hidup, bergantung pada karir yang cemerlang. Dan gelar perempuan sukses sangatlah bergantung pada karir yang bagus.  Tidak ada yang salah akan hal itu. Tetapi, jika karena suatu alasan, karir ibu harus berhenti sementara agar bisa tinggal di rumah mengurus anak, sangat mudah merasa goyah, dan hidup tidak lagi memiliki makna. Pikiran itu terus memburuk seiring berjalannya waktu. Lebih daripada itu, ibu rumah tangga adalah pekerjaan 24 jam penuh sepanjang minggu, tanpa liburan maupun cuti, dan sedikit sekali kesempatan untuk merawat diri sendiri. Sehingga bisa dengan mudah terlihat, mengapa IRT bisa mengalami stres dan depresi. Mungkin, jika masyarakat melihat pekerjaan rumah tangga sebagai pekerjaan yang nyata, yang sama beratnya dengan pekerjaan lain yang memiliki gaji bulanan. Juga pengakuan dari keluarga, mungkin itu bisa menolong kami yang mengalami depresi ibu rumah tangga. Hidup sebagai ibu rumah tangga, tidak selalu membahagiakan. Namun kadang harus berhadapan dengan depresi. Kami hanya ingin dimengerti. depresi ibu rumah tangga

Kisah ibu ini bukan hanya dia saja yang mengalami. Banyak ibu rumah tangga yang depresi namun tidak menyadari bahwa dirinya terkena depresi.

Depresi ibu rumah tangga juga telah dibuktikan dalam sebuah ajang pemungutan suara tahun 2012 yang disebut Gallup poll. Ibu rumah tangga yang diam di rumah cenderung lebih mudah terkena depresi dibandingkan ibu yang bekerja.

Pemungutan suara yang melibatkan 60.000 ibu menemukan bahwa ibu rumah tangga non karyawan yang memiliki anak kecil, sehari-harinya cenderung mengalami perasaan ragu, kesedihan, dan marah dibandingkan ibu bekerja yang memiliki anak kecil.

Laporan dari pemungutan suara itu mengatakan, ibu rumah tangga yang diam di rumah mengalami ketertinggalan dibanding ibu yang bekerja, dalam hal emosi positif. Mereka jarang tersenyum atau tertawa, mempelajari hal baru maupun hal yang menyenangkan pun jarang terjadi pada mereka.

Ibu rumah tangga juga jarang sekali yang mengatakan bahwa mereka menjalani hidup dengan bersemangat. Gallup tidak menjelaskan penyebab terjadinya depresi ibu rumah tangga.

Dia hanya menyatakan, mungkin para ibu akan lebih merasa bahagia jika pekerjaan mereka sehari-hari lebih diakui dan dihargai.

Bagi mereka yang memilih menjadi ibu rumah tangga penuh waktu, pengakuan dari masyarakat bahwa membesarkan anak itu memang berat, mungkin bisa mendukung para ibu rumah tangga secara emosional menjadi lebih baik.

Hasil riset Gallup tersebut semakin menguatkan bahwa depresi ibu rumah tangga bukanlah hal yang bisa dianggap remeh. Dibutuhkan kerjasama dari suami dan masyarakat agar si ibu merasa lebih baik secara emosional.

depresi ibu rumah tangga

Jangan pernah lagi sepelekan pekerjaan ibu rumah tangga, dan jangan menghakimi mereka yang memilih memakai jasa pembantu atau asisten untuk membantunya mengurus rumah. Karena sejatinya, pekerjaan ibu rumah tangga tidak kalah berat dibanding pekerjaan karyawan kantor dan semacamnya.

Referensi: Mom.me

 

Baca juga:

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Surat Terbuka Seorang Ibu Rumah Tangga yang Hampir Depresi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Depresi Ibu Rumah Tangga itu nyata! Ini kisah ibu yang mengalaminya
Bagikan:
  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti