TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Demam Pendidikan Berkualitas Mengjangkiti Orangtua Asia - Andakah Salah Satunya?

Bacaan 4 menit
Demam Pendidikan Berkualitas Mengjangkiti Orangtua Asia - Andakah Salah Satunya?

Memberikan pendidikan berkualitas adalah kewajiban orangtua. Namun jangan sampai hal tersebut mengesampingkan kebutuhan dasar keluarga lainnya.

Dalam salah satu artikelnya, bbc.com mengunggah satu berita yang cukup menggelitik, tentang munculnya  demam pendidikan berkualitas yang menjangkiti para orangtua di Asia.

Keinginan tersebut merupakan hal yang wajar, toh setiap orangtua pasti menginginkan masa depan yang lebih baik untuk anaknya. Dan mengupayakan pendidikan berkualitas adalah salah satu caranya.

Keinginan tersebut menjadi masalah ketika kebutuhan dasar lainnya kemudian dikesampingkan demi memasukkan anak pada sekolah-sekolah mahal, sekolah yang dianggap mampu memberikan pendidikan berkualitas untuk anak.

Dalam artikel tersebut BBC menyoroti kecederungan masayarakat Cina dan Korea Selatan yang terlalu memaksakan diri, mendorong anak-anak mereka masuk ke sekolah yang biayanya bisa jadi di luar kemampuan mereka.

Para orangtua tersebut lebih memilih untuk mengenyampingkan dana kesehatan, kebutuhan rumah, dana pensiun dan kebutuhan dasar keluarga lainnya agar anak-anak mereka bisa bersekolah pada institusi pendidikan nomor satu.

Beberapa orangtua malah melakukan tindakan ekstrem dengan menjual rumah mereka agar mampu membayar biaya pendidikan anak-anaknya.

Pemerintah Korea Selatan malah menyebutkan bahwa sebagian rakyatnya telah mengalami hutang rumah tangga yang memprihatinkan dikarenakan obsesi pendidikan yang muncul.

Tiger parenting dianggap sebagai munculnya “demam” pendidikan berkualitas

pendidikan berkualitas

Todd Maurer, ahli pendidikan Asia dan konsultan patner dari Sinica Advisor mengatakan, bahwa pendidikan di Asia sudah seperti “proyek keluarga”.

Ambisi untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke sekolah yang lebih mahal dengan berharap memperoleh kualitas pendidikan yang lebih baik, tidak hanya merupakan keinginan orangtua, namun juga sudah menjadi ambisi dari kakek dan nenek dalam keluarga tersebut.

Pengeluaran untuk pendidikan terus meningkat di Cina, Korea Selatan, Taiwan dan Hong kong. Dan gejala yang sama juga terlihat pada keluarga-keluarga di India dan Indonesia.

Sistem ujian yang sangat kompetitif serta meningkatnya aspirasi (red: minat masyarakat terhadap suatu bidang atau institusi tertentu) seringkali dituduh sebagai penyebab utamanya.

Anak-anak di Korea Selatan dan Cina bahkan telah disiapkan sedini mungkin untuk memasuki universitas ternama. Sembilan dari sepuluh anak di Cina memiliki jadwal pelajaran tambahan atau aktivitas edukatif  berbayar lainnya seusai jam sekolah.

Orangtua disana percaya bahwa aktivitas tambahan tersebut akan mempermudah jalan anak-anak mereka nanti memasuki universitas unggulan.

Sistem pendidikan di Korea menyebabkan anak-anak tertekan. Pilihan yang tersisa untuk bebas dari tekanan tersebut adalah tidak memiliki anak. Sangatlah mahal untuk mendidik anak di Korea. Wajar bila angka kelahiran di Korea saat ini sangatlah rendah.

Lulusan yang kadang tak sebanding dengan usaha yang telah dikeluarkan

pendidikan berkualitas

 

Demam pendidikan berkualitas lain yang juga mengemuka adalah keinginan orangtua untuk mengirim anak-anak mereka ke sekolah-sekolah di luar negeri sebagai salah satu jalan pintas untuk menuju kesuksesan.

Menurut data dari Akademi Ilmu Sosial di Cina, di tahun 2010, sepertiga pelajar yang bersekolah di luar negeri adalah anak-anak dari orangtua kelas pekerja.

Hal ini tentu pertanda bagus apabila keinginan tersebut tidak kemudian menjebak para orangtua ke dalam masalah keuangan. Menurut Zhang Jianbai, pemilik sekolah swasta di propinsi Yunan, banyak orangtua disana yang menjual apartemen mereka agar anak-anaknya bisa bersekolah ke luar negeri.

Akibatnya, ketika anak-anak mereka nantinya lulus, sebuah beban besar telah disematkan pada pundak mereka. Anak-anak dari orangtua yang telah mempertaruhkan seluruh usaha dan harta mereka demi pendidikan anaknya, dituntut untuk segera memiliki penghasilan yang tinggi.

Sayangnya, hasil yang terjadi malah sebaliknya; banyak sekali lulusan luar negeri di Cina yang malah melakukan pekerjaan yang sebetulnya bisa dilakukan mereka yang tak berpendidikan tinggi.

Pelajaran yang bisa petik dari usaha keras para orangtua di Asia

pendidikan berkualitas

Setiap kita, pasti menginginkan pendidikan berkualitas dan masa depan yang cerah untuk anak-anak kita. Namun alangkah bijak bila keinginan tersebut sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Masih ada banyak cara kreatif yang bisa digunakan untuk mendorong anak menuju cita-citanya, tanpa terlalu memaksakan diri dengan mengesampingkan kebutuhan dasar lainnya.

Tidak selamanya pendidikan mahal sebanding dengan kualitas anak didik yang dihasilkan. Dan ukuran anak didik yang berkualitas saat ini tidak hanya dari berapa nilai matematika atau fisika-nya, namun juga seberapa tinggi “skor” soft skills (empati, sopan santun, kemampuan bekerja sama dan lain sebagainya) yang dimilikinya.

Karena itu, selayaknya kita melihat pendidikan berkualitas dari bagaimana sekolah mampu menghantarkan setiap anak didiknya untuk mencapai potensi unggulnya, bukan dari seberapa mahal dan dimana sekolah itu berada.

Cerita mitra kami
Sahur Jadi Fondasi Kuat Puasa Seharian, Energen Gelar Kajian Ramadan di Masjid Istiqlal
Sahur Jadi Fondasi Kuat Puasa Seharian, Energen Gelar Kajian Ramadan di Masjid Istiqlal
Beeme Indonesia Perkenalkan Bee Gentle Lotion, Inovasi Perawatan Kulit Harian untuk Mendukung Kesejahteraan Ibu dan Anak Indonesia
Beeme Indonesia Perkenalkan Bee Gentle Lotion, Inovasi Perawatan Kulit Harian untuk Mendukung Kesejahteraan Ibu dan Anak Indonesia
Serunya Taisho Travel Tale, Eksplor Jakarta Sambil Belajar dan Bermain!
Serunya Taisho Travel Tale, Eksplor Jakarta Sambil Belajar dan Bermain!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

Ref: bbc.com

Artikel terkait: Memilih Sekolah Ideal untuk Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Rahayu Pawitri

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Demam Pendidikan Berkualitas Mengjangkiti Orangtua Asia - Andakah Salah Satunya?
Bagikan:
  • Begini Syarat, Prosedur, dan Biaya Pembuatan SKCK Online

    Begini Syarat, Prosedur, dan Biaya Pembuatan SKCK Online

  • Sahur Jadi Fondasi Kuat Puasa Seharian, Energen Gelar Kajian Ramadan di Masjid Istiqlal
    Cerita mitra kami

    Sahur Jadi Fondasi Kuat Puasa Seharian, Energen Gelar Kajian Ramadan di Masjid Istiqlal

  • Beeme Indonesia Perkenalkan Bee Gentle Lotion, Inovasi Perawatan Kulit Harian untuk Mendukung Kesejahteraan Ibu dan Anak Indonesia
    Cerita mitra kami

    Beeme Indonesia Perkenalkan Bee Gentle Lotion, Inovasi Perawatan Kulit Harian untuk Mendukung Kesejahteraan Ibu dan Anak Indonesia

  • Begini Syarat, Prosedur, dan Biaya Pembuatan SKCK Online

    Begini Syarat, Prosedur, dan Biaya Pembuatan SKCK Online

  • Sahur Jadi Fondasi Kuat Puasa Seharian, Energen Gelar Kajian Ramadan di Masjid Istiqlal
    Cerita mitra kami

    Sahur Jadi Fondasi Kuat Puasa Seharian, Energen Gelar Kajian Ramadan di Masjid Istiqlal

  • Beeme Indonesia Perkenalkan Bee Gentle Lotion, Inovasi Perawatan Kulit Harian untuk Mendukung Kesejahteraan Ibu dan Anak Indonesia
    Cerita mitra kami

    Beeme Indonesia Perkenalkan Bee Gentle Lotion, Inovasi Perawatan Kulit Harian untuk Mendukung Kesejahteraan Ibu dan Anak Indonesia

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti