TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kabar daging sapi mengandung TBC beredar, ini penjelasan dokter hewan

Bacaan 3 menit
Kabar daging sapi mengandung TBC beredar, ini penjelasan dokter hewan

Baru-baru ini, beredar isu yang meresahkan di berbagai grup Whatsapp, soal daging sapi mengandung TBC ditandai dengan bintik putih. Berikut adalah penjelasan dokter hewan mengenai isu ini.

Menjelang hari raya kurban, sebuah isu yang cukup meresahkan masyarakat beredar melalui grup-grup Whatsapp. Yakni soal daging sapi mengandung TBC, yang ditandai dengan bintik-bintik putih di dagingnya. 

Bagi banyak orang, terutama ibu rumah tangga yang sering memasak daging tentunya isu ini membuat khawatir. Beberapa ibu bahkan menjadikan daging sapi sebagai campuran di menu MPASI, tentunya mereka menjadi was-was setelah mengetahui isu daging sapi yang mengandung TBC.

Penjelasan dokter mengenai daging sapi mengandung TBC

Menanggapi hal ini, seorang dokter hewan yang berdomisili di Yogyakarta memberi penjelasan. 

 

Dalam sebuah status Facebook bertanggal 15 Agustus 2018, Drh. Supriyanto MVPH, seorang dokter hewan juga sekaligus anggota Dinas Pertanian Dan Pangan Kota Yogyakarta menjelaskan: 

Dapat pertanyaan dari banyak kawan. Katanya, ini yang beredar di grup Whatsapp. Apakah ini tuberculosis yang sangat berbahaya? Saya jawab:  Kalau yang di paru dan thorak itu gambar TB, meskipun menurut saya kurang menciri. Tuberkulosis menciri dengan adanya tuberkel, gumpalan nanah mengkeju pada paru-paru, dan pembengkakan limphnode. 

daging sapi Daging sapi bagian paru-paru dan toraks (iga) yang mengandung TB.

Apakah TB pada daging sapi berbahaya bagi manusia?

Memang ini bisa menular ke manusia, penularan TB dari hewan ke manusia sebagian besar terjadi melalui susu atau daging yang tidak dimasak sempurna. Dari beberapa literasi disebutkan bahwa bakteri ini mati oleh panas.  Sehingga bila dijumpai gejala ini pada sapi setelah disembelih: tulang, organ dalam, termasuk saluran reproduksinya harus dimusnahkan. Sementara dagingnya boleh dikonsumsi, dengan syarat harus di rebus, dipanasi atau dimasak dengan matang. Sementara gambar yang di daging adalah cysticercosis, alias cacing pita. Yang menciri dengan bulatan bulatan putih, yang bisa ada di otot alias daging, hati, lidah, dan lain-lain.
Daging sapi Daging sapi dengan bulatan putih yang merupakan indikasi adanya cacing pita.

Bahayakah cacing pita di dalam daging sapi?

Sebenarnya parasit ini bisa mati dengan pemanasan suhu tinggi, dimasak saja mati. Atau dimasukkan freezer di suhu minus 20 derajat sampai dagingnya beku, parasitnya juga akan mati.  Tetapi, jika dimakan dalam kondisi parasitnya belum mati dan masih aktif, bisa menular ke manusia. Manusia terinfeksi cacing pita biasanya karena mengkonsumsi daging yang belum matang sempurna.

Lalu bagaimana solusinya?

Kalau menurut Standar operasional pemeriksaan post mortem pemotongan hewan, daging yang mengandung cysticercus dalam jumlah sedikit boleh dikonsumsi, dengan syarat dimasak dengan matang atau dibekukan dulu baru dimasak. Tapi kalau infestasinya banyak, artinya menyebar rata ke seluruh tubuh hewan, dagingnya tidak boleh diedarkan, dan tidak boleh dikonsumsi.

Kabar daging sapi mengandung TBC beredar, ini penjelasan dokter hewan

***

Semoga penjelasan dokter tadi memberi pencerahan pada kita semua. Jangan mudah percaya dengan isu yang beredar di media sosial. Dan yang pasti harus jeli saat membeli daging yang akan dikonsumsi oleh keluarga kita.

Begitupun ketika hendak memasak daging kurban di hari raya Idul Adha nanti, pastikan memasaknya sampai matang sempurna. Hindari makan daging setengah matang karena kurang baik bagi kesehatan.

 

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Baca juga:

Penelitian: Konsumsi daging rendah saat hamil dapat mengakibatkan anak kecanduan narkoba saat dewasa

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Kabar daging sapi mengandung TBC beredar, ini penjelasan dokter hewan
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti