TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Sangat Menular! Kenali Chancroid, Salah Satu Infeksi Menular Seksual

Bacaan 3 menit
Sangat Menular! Kenali Chancroid, Salah Satu Infeksi Menular Seksual

Sangat Menular! Kenali Chancroid, Salah Satu Infeksi Menular Seksual

Chancroid merupakan infeksi bakteri yang menyebar melalui kontak seksual sehingga dikategorikan sebagai penyakit menular seksual. Meski sangat menular, kondisi ini dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat.

Semua orang yang sudah aktif secara seksual berisiko terkena infeski ini, terutama bila berhubungan intim tanpa pengaman dengan lebih dari satu pasangan seksual.

Gejala yang Perlu Diperhatikan

Chancroid

Pada umumnya, gejalanya biasanya muncul 4 sampai 7 hari setelah terinfeksi. Gejala awal berupa kemunculan satu atau beberapa benjolan merah di sekitar alat kelamin yang kemudian akan membesar, berisi nanah, dan pecah hingga membentuk luka terbuka yang dalam (ulkus).

Luka terbuka pada infeksi inu memiliki ciri khusus, yaitu:

  • Tepi luka memiliki batas yang tegas.
  • Dasar luka berwarna abu-abu atau abu kekuningan.
  • Luka mudah berdarah bila terbentur atau tergores.
  • Luka terasa nyeri saat buang air kecil dan berhubungan intim.

Pada wanita, lukanya sering muncul di bibir vagina (labia), di antara labia dan anus, serta paha. Sedangkan pada pria, luka dapat muncul di penis dan skrotum.

Chancroid dapat berkembang menjadi infeksi yang lebih serius dan sulit diobati. Maka itu, segera temui dokter bila mengalami gejala-gejala di atas.

Penyebab 

Chancroid

Chancroid adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Haemophilus ducreyi. Individu berisiko tinggi terkena chancroid bila:

  • Berhubungan intim tanpa menggunakan kondom.
  • Sering berganti-ganti pasangan seksual.
  • Menyalahgunakan obat-obatan terlarang.
  • Melakukan seks anal.

Diagnosis 

Chancroid

Untuk mendiagnosis ada atau tidaknuya infeksi ini, dokter akan mengajukan pertanyaan seputar gejala, riwayat seksual, dan riwayat bepergian. Dokter akan merekomendasikan beberapa pemeriksaan bila individu tergolong kelompok berisiko dan menunjukkan gejala-gejala yang mengarah kepada chancroid.

Pemeriksaan fisik pada alat kelamin dilakukan untuk melihat luka yang terbentuk. Untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab IMS lain, dokter akan memeriksa ada tidaknya pembengkakan kelenjar getah bening. Cairan nanah dari luka dapat diambil lalu diperiksa menggunakan mikroskop atau dilakukan kultur jaringan. Hingga kini, belum ada tes darah untuk chancroid.

Bila individu didiagnosis atau dicurigai mengalami chancroid, pasangan seksualnya perlu diberitahu dan juga diperiksa agar segera mendapat pengobatan. Ini untuk menghindari fenomena pingpong di mana infeksi menjadi kambuhan dan berpindah-pindah oleh karena salah satu pihak tidak mendapat pengobatan.

Pengobatan yang Bisa Dilakukan

Chancroid bukan penyakit seumur hidup, yang artinya dapat disembuhkan selama terdeteksi dini. Bila tidak segera diobati, chancroid dapat menyebabkan jaringan parut yang permanen pada penis atau menyebabkan komplikasi serius pada wanita, khususnya di area vagina.

Beberapa pilihan pengobatan chancroid, mencakup:

  • Obat-obatan

Sangat Menular! Kenali Chancroid, Salah Satu Infeksi Menular Seksual

 

Chancroid disebabkan oleh infeksi bakteri, sehingga dokter dapat mengobatinya dengan meresepkan antibiotik. Obat ini dapat melawan infeksi bakteri sekaligus mencegah terbentuknya jaringan parut saat luka sembuh. Dokter akan menentukan antibiotik dan dosis terbaik berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing individu.

Yang terpenting, pastikan untuk meminum antibiotik sampai habis sesuai resep dan anjuran dokter, bahkan ketika gejalanya sudah mulai berkurang. Menghentikan konsumsi antibiotik di dapat memengaruhi hasil pengobatan dan membuat bakteri semakin kebal untuk diobati. 

Waktu pemulihan dari chancroid bervariasi karena bergantung pada tingkat keparahan infeksi dan ukuran luka. Semakin besar luka yang terbentuk, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk benar-benar sembuh.

  • Operasi

Sangat Menular! Kenali Chancroid, Salah Satu Infeksi Menular Seksual

Pada beberapa kasus, dokter perlu mengeluarkan cairan dari kelenjar getah bening yang membengkak. Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan jarum khusus melalui pembedahan. Tujuannya untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri yang timbul saat luka sembuh.

  • Membatasi aktivitas seksual

Selama pengobatan, hentikan aktivitas seksual hingga luka sembuh agar tidak menularkan ke orang lain.

Pencegahan yang Perlu Dilakukan 

Sangat Menular! Kenali Chancroid, Salah Satu Infeksi Menular Seksual

Oleh karena chancroid adalah penyakit infeksi, tentu dapat dicegah. Cara terbaik untuk mencegah chancroid adalah dengan tidak bergonta-ganti pasangan seksual dan menggunakan kondom saat sedang tidak merencanakan kehamilan dengan pasangan.

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Individu juga disarankan untuk rutin memeriksa kondisi alat kelamin. Bila ditemukan tanda-tanda kelainan, seperti muncul benjolan, luka, atau membengkak, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

dr. Fiona Amelia, MPH

  • Halaman Depan
  • /
  • TAPpedia
  • /
  • Sangat Menular! Kenali Chancroid, Salah Satu Infeksi Menular Seksual
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Author Image

dr. Fiona Amelia, MPH

Medical Writer dengan pengalaman di dunia kesehatan digital selama 5 tahun terakhir. Dokter sekaligus ibu dari 2 putra ini memiliki passion yang kuat di dalam dunia parenting serta edukasi seputar kesehatan ibu dan anak. Menyukai travelling dan olahraga, khususnya bulutangkis dan bersepeda. Untuk kontak, email di [email protected] atau DM Instagram @amelifio.
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti