TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bagaimana Cara Menjelaskan Asal-usul Bayi pada Anak?

Bacaan 4 menit
Bagaimana Cara Menjelaskan Asal-usul Bayi pada Anak?

Salah satu caranya adalah dengan menjawab jujur namun menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

Anak-anak memang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Memasuki usia emas, pikiran mereka biasanya mulai dipenuhi berbagai pertanyaan, termasuk darimana asal-usul datangnya bayi. Nah, kalau sudah begini, bagaimana cara menjelaskan asal-usul bayi pada anak?

Terkadang, pertanyaan dari anak-anak memang membuat orang tua kebingungan. Beberapa orang tua bahkan memilih untuk tidak menjawabnya dengan cara mengalihkan topik pembicaraan, berjanji menjawabnya di waktu lain, atau malah memarahi anak.

Bagaimana Cara Menjelaskan Asal-usul Bayi pada Anak?

Ini tentu bukan sikap yang baik. Psikolog Vera Itabiliana menegaskan, orang tua harus menjawab pertanyaan anak, betapapun aneh pertanyaan itu. Apabila orang tua ingin menunda, menurutnya, orang tua harus memberi tahu kapan pastinya pertanyaan itu akan dijawab.

“Pada prinsipnya, ketika anak bertanya, maka harus dijawab. Enggak bisa ketika umur 20 baru diceritakan,” kata Vera seperti dikutip dari Liputan6.com.

Lalu, bagaimana ya Bun cara menjelaskan asal muasal bayi pada anak?

Baca juga: Berbagai Jenis Mainan Anak Dan Manfaatnya

Cara Menjelaskan Asal Usul Bayi pada Anak

menjelaskan asal-usul bayi pada anak 3

Suatu waktu anak Anda mendadak bertanya,”Bunda, dari mana sih asalnya bayi?” lalu apa yang akan Anda lakukan?

Hampir sebagian besar anak menyimpan pertanyaan semacam ini ketika ia mulai aktif berpikir. Pada awalnya, Parents mungkin akan merasa gugup untuk menjawabnya karena seperti yang kita tahu, seks masih menjadi sesuatu yang tabu untuk dibicarakan terlebih di depan anak-anak.

Pada dasarnya ada beberapa tips dan trik untuk menjawab pertanyaan ini. Parents bisa juga menjawab dengan membalik pertanyaan seperti, “Menurut kamu bagaimana caranya?”

Pertanyaan ini memicu anak berpikir kembali sekaligus juga memberitahu orang tua tentang sejauh mana pemahaman anak terhadap seks.

Nah, selebihnya Parents bisa menyimak tips dan trik di bawah ini tentang bagaimana cara menjelaskan asal-usul bayi pada anak seperti dirangkum dari Wikihow.

1. Sampaikan yang Sejujurnya

menjelaskan asal-usul bayi pada anak 5

Sudah saatnya Anda menjawab segala pertanyaan yang dilontarkan oleh anak dengan jawaban jujur. Tak perlu menjelaskan informasi secara detail apabila dirasa belum cukup umur. Yang terpenting, jawablah dengan jujur. Jangan mengarang cerita burung bangau atau yang semacamnya.

Misalnya, Anda bisa menjawab seperti, “Bunda membesarkan adik bayi di dalam rahim yang letaknya ada di perut.”

2. Gunakan Bahasa yang Mudah Dimengerti oleh Anak

menjelaskan asal-usul bayi pada anak 7

Saatnya mencari padanan kata untuk sperma dan ovum. Umumnya, anak usia 6 tahun ke bawah belum tahu banyak tentang seks. Jadi, jika mereka mendadak bertanya tentang asal-usul bayi, jelaskan dengan jujur namun dengan bahasa yang mudah.

Parents bisa mengganti kata sperma dengan benih serta kata ovum dengan telur.

Misalnya seperti, “Adik tahu kan kalau tanaman berasal dari benih? Bayi juga berasal dari benih. Ayah punya benih, sedangkan ibu punya telur. Keduanya bergabung dan tumbuh di dalam perut yang mana nanti setelah 9 bulan akan keluar menjadi bayi.”

3. Cara Menjelaskan Asal-usul Bayi pada Anak dengan Menggunakan Sumber

menjelaskan asal-usul bayi pada anak 6

Sumber: Shutterstock

Parents bisa mencari rujukan untuk membantu menjelaskan pada anak tentang dari mana datangnya bayi. Bisa melalui buku, situs online, atau bahkan video pada YouTube. Tentu saja, semua harus dilakukan dengan bimbingan yang ketat dari orang tua ya. Jangan biarkan anak mencari tahu sendiri karena pemahamannya bisa keliru.

Baca juga: Victoria’s Secret gunakan anak-anak sebagai model peragaan lingerie

4. Cara Menjelaskan Asal Usul Bayi: Gunakan Istilah yang Tepat

menjelaskan asal-usul bayi pada anak 4

Anda memang dituntut untuk menjelaskan dengan bahasa yang mudah, namun tetap memakai istilah yang tepat. Jangan ragu untuk menyebut penis, vagina, rahim, dan lain-lain. Ini adalah bagian dari pendidikan seks sejak dini.

Ketahuilah bahwa pendidikan seks yang komprehensif justru akan berdampak baik bagi anak. Anda bisa memulainya dengan menjawab pertanyaannya yang berkaitan dengan asal-usul bayi.

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Kami tahu, seks masih tabu di negara kita. Namun, percayalah ini tidak seperti yang dipikirkan banyak orang. Menyebut penis, vagina, atau rahim tanpa merasa malu menumbuhkan sikap menghargai diri sendiri pada anak.

Lagipula, bagaimanapun juga bukankah ketiga hal tersebut adalah organ tubuh sama seperti jantung, paru-paru, dan lainnya? Jadi buang jauh-jauh pikiran negatif.

5. Jangan Memotong Topik Pembicaraan

Bagaimana Cara Menjelaskan Asal-usul Bayi pada Anak?

Terkadang, karena merasa tidak nyaman, orang tua cenderung memotong percakapan tentang seks. Jangan lakukan hal ini.

Sebaiknya, tunggu sampai ia benar-benar puas dengan jawaban yang diperoleh. Sebaliknya, kalau ia merasa bosan, jangan paksakan untuk menjelaskan topik ini dalam sekali duduk. Ikuti saja alurnya. Biarkan topik pembicaraan mengalir apa adanya.

6. Bimbing Anak Memahami Kehamilan

Bagaimana Cara Menjelaskan Asal-usul Bayi pada Anak?

Bagaimana caranya? Anda bisa mengajaknya pergi melakukan USG. Tunjukkan bahwa sesuatu yang bergerak-gerak di dalam perut ibunya adalah bayi. Anda juga bisa mengizinkan si kecil memegang perut ibunya ketika janin mulai menendang-nendang atau bergerak-gerak.

Dengan demikian, hal-hal ini akan membantunya memahami lebih jauh tentang apa itu kehamilan.

***

Nah, Parents, tidak sulit bukan menjelaskan pada anak tentang asal-usul bayi? Ingat ya, jangan mengalihkan topik pembicaraan atau memotong percakapan. Persiapkan diri Anda karena pertanyaan ini bisa terlontar kapan saja. Yuk jalin diskusi yang sehat dengan si kecil sejak dini!

Baca juga:

Buku IPA SD Berkonten 'Vulgar' Disita Polisi, ini Tanggapan Netizen

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Bagaimana Cara Menjelaskan Asal-usul Bayi pada Anak?
Bagikan:
  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

  • Doa Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan dan Tata Caranya

    Doa Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan dan Tata Caranya

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

  • Doa Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan dan Tata Caranya

    Doa Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan dan Tata Caranya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti