TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

3 Cara Bantu Menghilangkan Sakit Gigi, Pertolongan Pertama di Rumah

Bacaan 5 menit
3 Cara Bantu Menghilangkan Sakit Gigi, Pertolongan Pertama di Rumah

Sakit gigi kerap mengganggu aktivitas sehari-hari. Berikut pertolongan pertama yang bisa dilakukan di rumah.

Ada kalanya, Anda tidak bisa langsung menemui dokter gigi ketika sakit gigi menyerang. Sementara menunggu, ada beberapa cara aman yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit gigi yang timbul. Lantas bagaimana cara menghilangkan sakit gigi?

Sebelum membahasnya cara menghilangkan sakit gigi lebih lanjut, ada beberapa hal yang perlu dipahami lebih lebih dulu.

Penyebab Tersering Sakit Gigi

cara menghilangkan sakit gigi

Sebelumnya, mari simak terlebih dulu berbagai penyebab sakit gigi. Yang paling sering ditemukan, yaitu:

  • Gigi berlubang

Lubang gigi yang tak segera ditangani akan menjadi semakin dalam. Bila sudah sampai mengenai bagian pulpa yang berisi saraf dan pembuluh darah, ini akan menimbulkan sensasi nyeri berdenyut yang hebat. Selama tidak diobati, bakteri penyebab gigi berlubang akan terus aktif merusak gigi dan mengakibatkan infeksi.

Bila sudah demikian, bakteri akan memproduksi nanah dan gas yang menekan jaringan sekitar. Ini akan menyebabkan pembengkakan gusi dan semakin menambah rasa sakit.

Artikel Terkait: Ulat Gigi Penyebab Gigi Berlubang, Mitos atau Fakta?

  • Gigi bungsu tumbuh atau mengalami peradangan

Gigi bungsu adalah gigi geraham ketiga yang biasanya tumbuh saat seseorang berusia 17-25 tahun. Proses keluarnya gigi bungsu yang “menyobek” gusi dapat menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Bila gigi bungsu hanya tumbuh sebagian (mengalami impaksi), akan terdapat gusi yang menutupi sebagian gigi tersebut. Kalau ini tidak dibersihkan dengan baik, maka sisa makanan dapat terkumpul di bagian bawah gusi dan menyebabkan peradangan serta rasa sakit.

  • Fraktur atau gigi patah akibat benturan

Benturan dapat mengakibatkan bagian gigi, yaitu dentin dan pulpa, menjadi terbuka. Biasanya akan menimbulkan rasa sakit terutama jika terkena makanan manis dan makanan yang terlalu panas atau dingin.

  • Gigi sensitif

Bagian terluar gigi adalah enamel, lapisan keras dan padat yang melindungi permukaan gigi. Di bawah enamel terdapat dentin, yang terdiri dari tubulus dentin. Tubulus dentin merupakan sekumpulan rongga berbentuk saluran yang dapat menghubungkan enamel dan saraf gigi. Bila lapisan dentin terbuka, gigi akan menjadi lebih sensitif terutama terhadap makanan dan minuman panas atau dingin.

Artikel Terkait: Gigi sensitif rawan dialami oleh Bumil, bagaimana cara menanganinya?

Gejala yang Kerap Menyertai Sakit Gigi

cara menghilangkan sakit gigi

Sakit gigi kerap tidak muncul sendiri, melainkan diikuti oleh satu atau beberapa gejala. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Peradangan pada gusi

Gusi sekitar gigi dapat menjadi kemerahan dan lebih bengkak pada peradangan yang ringan. Bila berlanjut menjadi infeksi gigi, maka pembengkakan gusi akan semakin besar karena terisi nanah. Nanah atau pus adalah cairan kental berwarna kekuningan yang mengandung sel jaringan mati dan bakteri.

  • Sakit kepala

Pada gigi berlubang, rasa sakit dapat menjadi semakin parah dan menjalar hingga ke telinga, kepala, atau leher.

  • Benjolan kelenjar getah bening di sekitar leher

Leher banyak mengandung kelenjar getah bening. Kelenjar ini dapat membengkak sebagai respon tubuh terhadap infeksi. Anda merasakannya sebagai benjolan yang bisa terasa nyeri dan teraba di bawah kulit sekitar leher.

  • Bau mulut

Gigi dapat menjadi semakin sakit bila disentuh atau disikat. Oleh sebab itu, beberapa orang yang sakit gigi tidak menyikat giginya sehingga plak dan sisa makanan semakin terkumpul dan menyebabkan bau mulut. Selain itu, bila gigi mengalami infeksi dan terjadi gusi bernanah, bau mulut akan semakin menyengat akibat bau busuk yang dihasilkan oleh nanah.

  • Gigi goyang di sekitar gusi bernanah

Pada kasus infeksi, gigi bisa menjadi goyang akibat kerusakan pada jaringan penyangga gigi.

Cara Menghilangkan Sakit Gigi Selama di Rumah

cara menghilangkan sakit gigi

Berikut adalah beberapa cara aman yang dapat dilakukan di rumah untuk meredakan sakit gigi:

1. Minum Obat Antinyeri

Obat antinyeri seperti paracetamol, ibuprofen atau diclofenac dapat meredakan peradangan dan sakit gigi. Namun, harus diingat bahwa obat-obatan ini harus dikonsumsi dalam dosis yang tepat agar tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Pengobatan pun hanya bersifat sementara sampai bisa dilakukan tindakan pada gigi tersebut. Mengonsumsi obat-obatan ini secara berlebihan atau dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan fungsi hati dan perdarahan lambung.

Artikel Terkait: Bantu Redakan Nyeri, Ini Aturan Mengonsumsi Obat Ibuprofen

2. Cara Menghilangkan Sakit Gigi, Berkumur dengan Air Garam Hangat

Berkumur dengan air garam hangat dapat membantu mengurangi rasa nyeri pada daerah gusi yang bengkak. Air garam dapat dibuat sendiri dengan cara mencampurkan 1 gelas air hangat dan setengah sendok teh garam.

Aduk merata hingga garam larut sepenuhnya. Bila sakit gigi sangat hebat, berkumurlah 2-3 jam sekali selama 30 detik. Bila sudah membaik, frekuensi berkumur dapat diturunkan menjadi 3-4 kali setiap hari. 

3. Tetap Menyikat Gigi Minimal Dua Kali Sehari

Rutin menyikat gigi setelah sarapan dan sebelum tidur menggunakan pasta gigi berflorida sangat bermanfaat untuk menjaga kebersihan gigi dari plak dan mencegah gigi berlubang.

Semua pengobatan sakit gigi di rumah sifatnya hanya paliatif atau mengurangi rasa sakit. Selama tidak dilakukan perawatan, rasa sakit akan berulang di kemudian hari. Oleh karena itu, jangan tunda kunjungan ke dokter gigi bila terjadi sakit gigi dan ingat untuk melakukan kontrol setiap 6 bulan sekali.

Semoga informasih bagaimana cara menghilangkan sakit gigi ini bisa bermanfaat, ya!

Baca Juga:

7 Cara Mengobati Sakit Gigi dengan Bahan Alami di Rumah

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Gigi Gigis pada Anak Akibat Menyusu Sambil Tidur, Ini Cara Mengobati dan Pencegahannya

Gigi Anak Gigis karena Botol Susu?

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

dr. Fiona Amelia, MPH

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • 3 Cara Bantu Menghilangkan Sakit Gigi, Pertolongan Pertama di Rumah
Bagikan:
  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

  • Manfaat Nanas Muda, Benarkah Bisa Mencegah Kehamilan?

    Manfaat Nanas Muda, Benarkah Bisa Mencegah Kehamilan?

Author Image

dr. Fiona Amelia, MPH

Medical Writer dengan pengalaman di dunia kesehatan digital selama 5 tahun terakhir. Dokter sekaligus ibu dari 2 putra ini memiliki passion yang kuat di dalam dunia parenting serta edukasi seputar kesehatan ibu dan anak. Menyukai travelling dan olahraga, khususnya bulutangkis dan bersepeda. Untuk kontak, email di [email protected] atau DM Instagram @amelifio.
  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

  • Manfaat Nanas Muda, Benarkah Bisa Mencegah Kehamilan?

    Manfaat Nanas Muda, Benarkah Bisa Mencegah Kehamilan?

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti