TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Wajib tahu! 3 Cara mencegah anak gagal tumbuh menurut pakar

Bacaan 3 menit
Wajib tahu! 3 Cara mencegah anak gagal tumbuh menurut pakar

Anak berperawakan pendek karena gagal tumbuh memang masih menjadi masalah cukup besar di Indonesia. Bagaimana cara mencegahnya?

Di antara masalah gizi yang masih menjamur di Indonesia, stunting merupakan masalah yang paling tinggi jumlahnya. Itulah mengapa cara mencegah stunting masih menjadi PR kita bersama, terutama para orangtua.

Menurut data Riskesdas 2018, prevalensi stunting di Indonesia sudah mencapai 30.8%, masih sangat jauh di atas ambang yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebesar 20% di setiap negara.

Perlu diketahui, stunting merupakan kondisi anak dengan perawakan pendek yang disebabkan oleh kekurangan gizi jangka panjang, atau malnutrisi kronik.

Malnutrisi kronik ini bisa disebabkan karena kurangnya asupan nutrisi di 1000 hari pertama kehidupan anak. Karena nutrisi yang tidak memenuhi syarat ini, anak jadi mengalami kemunduran secara fisik atau berperawakan pendek, begitupun kognitif dan IQ nya.

Tentu keadaan ini tidak bisa dipandang sebelah mata, sebab permasalahan stunting juga dapat menghambat kecerdasan, berisiko terhadap penyakit menular dan tidak menular, hingga produktivitasnya saat dewasa.

Cara mencegah stunting sejak dini pada anak

Cara mencegah stunting

Dr. dr. Damayanti Rusli Sjarif, SpA(K), dokter anak Spesialis Nutrisi dan Penyakit Metabolik pada Anak, dalam acara diskusi media MilkVersation Frisian Flag menyambut peringatan Hari Gizi Nasional 2019, Rabu (23/1/2018) di Jakarta Pusat, mengatakan bahwa stunting bisa dicegah dengan memenuhi asupan gizi anak.

“Terkait stunting, pemenuhan gizi yang lengkap pada 2 tahun pertama masa kehidupan memiliki peran yang krusial. Setelah pemberian ASI ekslusif pada tahun pertama kehidupannya, anak membutuhkan makanan pendamping dengan kandungan karbohidrat, lemak, dan protein,” ujar Damayanti.

Damayanti mengatakan juga faktanya di Indonesia konsumsi asupan protein hewani masih tergolong rendah, sehingga kasus stunting masih terjadi. Parents juga perlu mengetahui, protein hewani sangatlah penting karena kandungan asam amino esensial dapat membantu pertumbuhan dan kecerdasan otak anak.

Cara mencegah stunting #1: Memenuhi asupan protein hewani (asam amino esensial)

Wajib tahu! 3 Cara mencegah anak gagal tumbuh menurut pakar

“Salah satu faktor yang menyebabkan stunting adalah tidak tepatnya pemberian makanan pendamping ASI (MPASI),” kata Damayanti.

Artinya, masih ada kekeliruan saat orangtua memberikan komposisi nutrisi untuk MPASI, atau tidak adanya keseimbangan antara nutrisi yang dibutuhkan bayi. Damayanti mengatakan komposisi MPASI yang  diberikan utamanya harus mengandung protein hewani (asam amino esensial), karbohidrat, dan lemak.

Asam amino esensial yang terkandung dalam protein hewani, nyatanya memberikan peranan penting untuk pertumbuhan tinggi dan perkembangan otak bayi. Makanan penting yang direkomendasikan adalah protein hewani, protein whey dari susu, produk susu, telur, unggas, ikan, sayuran, dan buah.

Cara mencegah stunting #2: Tidur yang cukup

Wajib tahu! 3 Cara mencegah anak gagal tumbuh menurut pakar

Tidur sangatlah penting dalam pertumbuhan otak anak. Saat tidur, otak akan membangun saraf-saraf baru yang akan menambah fungsi kognitif anak.

Bila anak tidak cukup tidur, perkembangan saraf ini juga akan terganggu, sehingga proses perkembangan otaknya bisa terhambat.

Cara mencegah stunting #3: Deteksi dini

Deteksi dini ini dapat Parents lakukan dengan mengisi dan melihat tabel perkembangan anak sesuai rekomendasi WHO. Layanan kesehatan seperti Posyandu ataupun Puskesmas dapat membantu Parents mengisi dan melihat tabel tersebut.

“Mengukur dan menimbang dengan benar, masukan ke dalam grafik, kalau kurang dari grafik yang seharusnya, dirujuk ke rumah sakit untuk mencari dan membedakan stunting dan non stunting. Jangan sampai salah menangani,” tutup Damayanti.

Bila sudah mengetahui berat badan anak tidak sesuai atau kurang dari batas ambang, Parents sudah harus mengejar ketertinggalan dengan memberi asupan nutrisi protein hewani (asam amino esensial).

Dengan memenuhi asupan nutrisi dan memerhatikan tabel pertumbuhannya, Parents bisa mencegah stunting pada anak.

 

Baca juga: 

Ini Penyebab Anak Bertubuh Pendek atau Stunting

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

Diedit oleh:

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Tumbuh Kembang
  • /
  • Wajib tahu! 3 Cara mencegah anak gagal tumbuh menurut pakar
Bagikan:
  • 470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

    470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

  • Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

    Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

  • 470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

    470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

  • Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

    Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti