Memotong bulu mata bayi bikin lentik, mitos atau fakta?

Memotong bulu mata bayi bikin lentik, mitos atau fakta?

Menggunting bulu mata bayi yang disebut dapat membuat lentik nyatanya hanya mitos belaka.

Memiliki bayi dengan bulu mata yang lentik bisa jadi merupakan dambaan hampir setiap orangtua. Untuk itu, tak sedikit orangtua mencari cara bagaimana membuat bulu mata bayi menjadi lentik.

Salah satu cara yang sering orangtua lakukan untuk membuat bulu mata bayi menjadi lentik yaitu dengan memotongnya. Namun, apakah cara tersebut benar-benar efektif dan aman untuk dilakukan?

Dilansir dari situs Young Parent, ternyata memotong atau menggunting bulu mata bayi untuk menjadikannya lentik hanyalah mitos. Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung praktik tersebut.

bulu mata bayi

Artikel terkait : “Kanker Telah Sebabkan Bulu Mata Lentik Putriku Tinggal Sehelai…”

Hal tersebut pun diperkuat dengan pernyataan dari Dr. Natalie Epton, dokter spesialis anak dan ahli neonatologi di International Pediatric Clinic. Menurutnya, satu-satunya faktor yang dapat membuat bulu mata lentik adalah potensi genetik.

“Yaitu karakteristik yang Anda warisi dari orangtua Anda. Serta, nutrisi yang diperoleh tubuh,” jelas Natalie.

Dalam hal nutrisi, makanan yang tentu saja tepat untuk diberikan kepada bayi baru lahir atau di bawah usia 6 bulan adalah Air Susu Ibu (ASI). Namun, jika dalam kondisi medis tertentu tidak dapat memberikan ASI, maka orangtua dapat memberikan susu formula pada bayi.

Sementara itu, justru memotong bulu mata bayi sangat berbahaya dan harus dihindari. Pasalnya, menurut dr. Irvandi yang dilansir dari situs Alodokter, selain sebagai fungsi kecantikan, bulu mata juga berfungsi untuk melindungi mata dari berbagai partikel asing yang dapat masuk ke dalam mata.

Misalnya, debu, pasir, dan berbagai partikel berukuran kecil lainnya. Selain itu, menggunting bulu mata hanya boleh dilakukan dalam kondisi tertentu.

Seperti jika pertumbuhan bulu mata yang tidak normal atau bulu mata tumbuh ke arah dalam yang dapat memicu gangguan pada mata. Lagi pula, pertumbuhan rambut termasuk bulu mata pada setiap orang atau bayi berbeda-beda, setelah ia digunting bulu matanya.

Efek samping menggunting bulu mata bayi

bulu mata bayi

Harus Bunda ingat jika menggunting bulu mata bayi untuk membuatnya lentik hanyalah mitos. Justru dari tindakan tersebut nyatanya memberikan beberapa efek samping untuk kesehatan mata, apa sajakah itu?

Nah, berikut inilah beberapa efek samping menggunting bulu mata. Perhatikan ya, Bun.

1. Merusak bulu mata

Saat memotong bulu mata, bisa jadi terlalu pendek dan berisiko merusak bulu mata karena tidak sesuai dengan rencana awal. Maka dari itu, lebih baik hindari memotong bulu mata.

2. Kehilangan fungsi melindungi mata

Bulu mata berfungsi untuk melindungi mata dari berbagai benda asing yang bakal masuk ke mata. Seperti kotoran, debu, dan partikel kecil yang bisa masuk ke mata.

Lalu, bentuk melengkung dari kedua baris bulu mata membantu untuk mengeluarkan keringat dan partikel asing keluar dari mata. Meskipun bulu mata tidak bisa menggantikan pelindung mata, tapi tetap dapat menyaring sinar matahari yang masuk ke mata.

Itulah informasi terkait memotong bulu mata bayi yang ternyata hanya mitos jika dapat membuatnya lentik. Lantas, masihkah Bunda berniat untuk memotong bulu mata bayi?

 

Referensi : Young Parent, Consumer Health Digest, dan Alodokter

Baca juga :

3 Cara tepat atasi mata bayi belekan, JANGAN percaya mitos

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner