TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Buang air kecil setelah berhubungan seks, mengapa penting dilakukan?

Bacaan 4 menit
Buang air kecil setelah berhubungan seks, mengapa penting dilakukan?

Hindari infeksi saluran kemih dengan buang air kecil setelah berhubungan seks.

Banyak perempuan yang mengabaikan pentingnya buang air kecil setelah berhubungan seks. Bahkan cenderung tidak melakukannya. Padahal, dengan mempraktikkan kebiasaan ini dapat mencegah Anda terkena infeksi saluran kemih.

Artikel terkait: Menjaga Miss V dari infeksi saluran kemih

Jessica Shepherd, seorang pakar ginekologi merekomendasikan setiap perempuan untuk selalu buang air kecil setelah berhubungan seks. Penetrasi yang dilakukan saat berhubungan seksual, membuat Anda menahan pipis. Sehingga kecenderungan mengalami infeksi saluran kemih mudah terjadi.

Pentingnya buang air kecil setelah berhubungan seks

buang air kecil setelah berhubungan seks

Pakar ginekologi menyarankan agar tidak pernah lupa buang air kecil setelah berhubungan seks. Untuk menghindari terkena infeksi saluran kemih.

Infeksi saluran kemih menyebabkan Anda merasa sakit saat pipis, kram perut, punggung sakit. Meskipun penyebabnya bisa karena beberapa faktor, namun seks meningkatkan risiko masuknya bakteri dari anus ke selangkangan. Yang dikhawatirkan, bakteri ini bisa masuk ke sistem saluran kemih perempuan, atau bahkan ginjal.

Perempuan lebih rentan terkena infeksi saluran kemih karena memiliki uretra yang lebih pendek dari laki-laki. Akibatnya membuat bakteri lebih mudah masuk ke dalam tubuh perempuan.

Setiap kali perempuan melakukan seks, dia berisiko mengalami infeksi saluran kemih.

Artikel Terkait: Alami keputihan setelah berhubungan seks, berbahayakah?

buang air kecil setelah berhubungan seks

Buang air kecil setelah berhubungan intim, membantu menghindari infeksi saluran kemih pada wanita.

Selain buang air kecil setelah berhubungan seks, berikut adalah tips yang bisa Anda lakukan untuk mencegah infeksi saluran kemih.

  • Membersihkan area vagina dan anus sebelum dan sesudah melakukan hubungan seksual
  • Tetaplah terhidrasi. Minum banyak air putih bisa membantu mengurangi bakteri di saluran kemih Anda.
  • Hindari penggunaan diafragma dan spermisida sebagai alat KB untuk mencegah kehamilan. Hal ini karena meningkatkan risiko bakteri masuk ke uretra Anda.

Diskusikanlah persoalan ini dengan suami, agar Anda berdua bisa saling mengingatkan dan saling menjaga kesehatan satu sama lain. Terutama karena wanita lebih rentan terkena infeksi ini.

Kenali gejala infeksi saluran kemih, seperti sakit saat kencing, kram di perut bagian bawah, punggung terasa sakit, hingga demam. Bila mengalami hal ini, segeralah menghubungi dokter agar bisa mendapatkan penanganan medis secepatnya.

hubungan cinta

Hubungan cinta suami istri bisa makin erat dengan bercinta secara romantis di hari valentine.

Membersihkan Diri Setelah Hubungan Seksual

Setelah berhubungan seksual, Anda mungkin ingin segera melompat dari tempat tidur untuk membersihkan diri. Namun, ternyata itu tidak sepenuhnya benar. Pendidik seks multi-sertifikasi yang berbasis di Los Angeles, Anne Hodder mengatakan, “Tidak ada alasan medis yang saya ketahui mengapa seseorang membutuhkan rutinitas kebersihan khusus setelah berhubungan seks.”

Tentu saja, ini juga tergantung pada apa yang terjadi selama seks, preferensi kebersihan Anda, dan risiko infeksi. Jadi, sementara tidak ada alasan medis yang mendesak untuk pergi ke kamar mandi setelah berhubungan seks, ada baiknya untuk tidak terlalu terburu-buru dan tetap di tempat tidur.

Mungkin Bunda bertanya-tanya, apakah penting membersihkan vagina setelah berhubungan seksual. Vagina sangat mampu membersihkan dirinya sendiri setelah berhubungan seks – bahkan jika ada sperma di dalamnya. Selain itu, mencoba membersihkan vagina mungkin dapat membahayakan.

“Jangan pernah … [gunakan] produk yang mengklaim ‘membersihkan’ vagina atau vulva, terutama tanpa dibasuh!” Kata Hodder. “Vagina adalah mesin biologis yang indah, dan sama sekali tidak ada alasan untuk mengganggu proses (atau microbiome di dalam vagina) dengan sabun, semprotan, atau produk lainnya,” demikian seperti dikutip Healthline.

Artikel Terkait: Ini waktu yang tepat berhubungan seks setelah melahirkan, Perhatikan, Bun!

Aturan untuk vagina juga berlaku untuk penis. Anda tidak harus bergegas ke kamar mandi segera, tetapi cuci dengan lembut di pagi hari. Namun, jika Anda belum disunat, Anda mungkin bisa memberi daerah itu air hangat untuk mencegah penumpukan semen atau risiko infeksi. Tisu bayi tanpa wewangian juga dapat membersihkan bagian tersebut.

Jika Anda adalah orang yang rentan terhadap iritasi, infeksi saluran kemih (ISK), membersihkan diri setelah berhubungan seks akan memberi Anda ketenangan pikiran, Anda bisa membilas lembut vagina.

“Tidak ada salahnya untuk mencuci vulva dengan lembut memakai air hangat,” kata Hodder.

Terlepas dari semua itu, jangan lupa untuk menyimpan segelas air di dekat Anda ketika berhubungan seksual. Meskipun tidak perlu untuk dibersihkan, semua keringat dan kehilangan cairan saat berhubungan seks bisa membuat orang haus. Pastikan Anda terhidrasi setelah berhubungan seks.

Minumlah sebelum, selama, atau setelah berhubungan seks, kapan pun tubuh Anda membutuhkannya. Ini bisa membantu pergi ke kencing setelah berhubungan seks.

Semoga bermanfaat.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

 

*Disadur dari theAsianparent Singapura

Baca juga:

Berhubungan Intim Setelah Kuret, Ini yang Perlu Parents Perhatikan

Waspada bila vagina bengkak setelah berhubungan, 7 hal ini bisa jadi penyebabnya!

Normalkah keluar bercak darah setelah berhubungan intim saat hamil?

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Buang air kecil setelah berhubungan seks, mengapa penting dilakukan?
Bagikan:
  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti