TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mengenal Botram, Tradisi Makan Bersama Khas Masyarakat Sunda

Bacaan 4 menit
Mengenal Botram, Tradisi Makan Bersama Khas Masyarakat Sunda

Satu lagi tradisi khas Nusantara yang wajib dilestarikan yakni Botram.

Satu lagi tradisi khas Nusantara yang wajib dilestarikan yakni Botram atau Ngabotram. Tradisi yang datang dari tanah Pasundan ini telah menjadi ciri khas yang unik.

Botram adalah tradisi berkumpul dan saling berbagi yang dilakukan oleh masyarakat Sunda. Suasana kekeluargaan dan kebersamaan sangat kental dalam tradisi ini. Menghubungkan sanak saudara, sahabat, dan memperkuat komunitas.

Kebiasaan ini mungkin terdengar familier di telinga kebanyakan orang Indonesia yang menjunjung tinggi sifat gotong royong. Faktanya, tradisi makan bersama memang dimiliki oleh suku bangsa di daerah lain di Indonesia. Hanya saja, nama dan penerapannya bisa jadi berbeda. 

Artikel terkait: Pakaian Adat Sunda, Dahulu Dibedakan Berdasarkan Status Sosial

Apa Itu Botram?

botram

Tradisi lebaran di Indonesia sering kali memang mirip meskipun tidak benar-benar sama. Misalnya tradisi mudik ke kampung halaman atau tradisi berlibur dengan mengunjungi tempat wisata tertentu untuk mengisi waktu liburan selama lebaran. Ada juga mengisi momen lebaran dengan silaturahmi atau bertandang ke rumah kerabat dan sahabat.

Ternyata, tidak hanya itu. Jika Parents berasal dari Jawa Barat, Anda pasti tahu tentang tradisi yang satu ini. Tradisi makan bersama atau ngabotram yang dilakukan setelah lebaran. Tradisi ini biasanya melibatkan banyak orang dan menjadi ajang untuk kumpul bersama keluarga besar.

Secara ringkas, tradisi ngabotram adalah tradisi makan bersama dengan keluarga besar, kenalan dekat, atau bahkan tetangga. Perhelatan ini bisa dilakukan dimana saja, bisa di rumah, di kebun, halaman, pantai, atau tempat lainnya.

Hal terpenting adalah kegiatannya, yakni makan bersama, saling bercengkrama, sembari menikmati hari libur bersama-sama. Ngabotram adalah kesempatan untuk membangun kebersamaan di antara masyarakat Sunda. 

Artikel terkait: 11 Tradisi Imlek Keluarga Indonesia, Angpao Jangan Sampai Lupa!

Maknanya

botram

Ada alasan tersendiri mengapa tradisi ini sangat lekat dalam kehidupan orang Sunda. Di balik tradisi ngabotram, tercermin makna kesederhanaan dan kebersamaan.

Kesederhanaan terlihat dari bagaimana tradisi ini dilakukan. Duduk dan makan dari tempat yang sama, kemudian berbagi menu kesukaan dengan semua orang di satu tempat yang sama.

Menu makanan saat ngabotram umumnya adalah kuliner Pasundan. Makanan tradisional dengan cita rasa rumahan yang khas, biasanya sambel, lalapan, dan ikan asin. Menu lainnya yang biasanya disajikan adalah, ikan goreng, tempe orek, nasi liwet, dan yang tidak kalah penting yakni kerupuk.

Di tengah kesederhanaan ini, kehadiran orang-orang terdekat yang sangat dikasihi tentu membuat suasana semakin hangat. Apalagi tradisi ini hanya dilakukan setahun sekali, yang mana para pesertanya mungkin juga sudah lama tidak berjumpa. 

Itu sebabnya, ngabotram jadi momen istimewa untuk bertemu kembali, terutama bagi anggota keluarga yang tinggal di tanah rantau. Tidak heran kalau tradisi ini dimaknai sebagai momen kebersamaan yang sangat penting. Sebab, tidak ada yang tahu, kapan bisa menikmati momen semacam ini lagi.

Artikel terkait: Sejarah Tradisi Ngapem di Bulan Safar dan Cara Membuat Kue Apem Cirebon

Kebiasaan Saat Botram

botram

Selain makna di atas, ada satu lagi yang membuat tradisi ngabotram menjadi sangat khas, yakni kebiasaan gotong royong sebelum tradisi ini dilakukan. Sifat gotong royong ini bisa dilihat dari berbagai makanan dan minuman yang dibawa oleh sanak saudara untuk disantap bersama. Aneka makanan ini kemudian akan dituang di atas lembaran daun pisang yang sudah dicuci dan ditata rapi agar tidak mudah bergeser.

Begitu sudah siap, setiap anggota keluarga lalu mengambil tempatnya masing-masing. Sebelum dimulai acaranya, biasanya sesepuh atau anggota keluarga tertua atau yang dituakan akan menyampaikan sepatah dua patah kata. Setelah itu doa bersama, lalu barulah dimulai kegiatan makan bersama dan menikmati makanan yang ada.

Walau dulu tradisi ngabotram dilakukan di atas hamparan daun pisang, belakangan tradisi ini mulai beradaptasi dengan perkembangan zaman. Ada yang mengganti alas makan tersebut dengan kertas nasi dan ada juga yang memakai piring saat ngabotram. Tentu bukan masalah besar, sebab yang terpenting dalam tradisi ini adalah kebersamaan.

Tradisi yang dilakukan setelah perayaan Idulfitri ini biasanya juga menjadi momen perpisahan. Sebab, sebagian anggota keluarga akan kembali lagi ke tempat ia bekerja atau berkuliah di tanah rantau.

Itu mengapa momen kumpul bersama ini jadi terasa lebih hangat, dekat, dan penting. Tidak hanya makan, tradisi botram juga selalu dihiasi saling cerita dan bercengkerama bersama.

Baca juga:

Bebaskan dari Marabahaya dan Kesialan, Begini Asal Usul Tradisi Ruwatan

Mengenal Sekura, Tradisi Idul Fitri Asal Lampung yang Pererat Persaudaraan

Cerita mitra kami
5 Cara ibu rumah tangga bisa punya penghasilan selain dari gaji suami
5 Cara ibu rumah tangga bisa punya penghasilan selain dari gaji suami
Alternatif Camilan Sehat Bagi Anak yang Hobi ‘Nyemil’
Alternatif Camilan Sehat Bagi Anak yang Hobi ‘Nyemil’
5 Langkah mudah lakukan baby spa di rumah, Bunda wajib tahu manfaatnya
5 Langkah mudah lakukan baby spa di rumah, Bunda wajib tahu manfaatnya
Cegah Ruam Popok dan Optimalkan Tumbuh Kembang Anak Bersama Sweety di Parenting Bash
Cegah Ruam Popok dan Optimalkan Tumbuh Kembang Anak Bersama Sweety di Parenting Bash

Mengenal Tradisi Masyarakat Bali Jelang Dewasa dengan Potong Gigi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Warisan Budaya
  • /
  • Mengenal Botram, Tradisi Makan Bersama Khas Masyarakat Sunda
Bagikan:
  • 6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

    6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

  • 17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

    17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

  • 20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

    20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

  • 6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

    6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

  • 17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

    17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

  • 20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

    20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti