Bila Anda Mengalami Plasenta Previa

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Risiko apa saja yang akan ibu hadapi bila dokter menyatakan ibu mengalami plasenta previa? Dan apa yang harus ibu lakukan? Berikut adalah ulasannya.

Bila Anda mengalami plasenta previa, apa yang harus Anda lakukan?

Bila Anda mengalami plasenta previa, apa yang harus Anda lakukan?

Semua ibu hamil berdoa dan berharap agar kehamilannya lancar hingga melahirkan. Namun, apa yang harus dilakukan bila ternyata dokter menyatakan Anda mengalami plasenta previa?

Plasenta previa adalah kondisi di mana plasenta bayi menempel di sisi bawah uterus dan menutupi jalan lahir/ serviks.

Jika Anda dinyatakan mengalaminya, dokter akan meminta Anda untuk tidak melakukan hubungan seks dan aktivitas berlebih hingga tes selanjutnya menyatakan Anda telah bebas dari plasenta previa.

Dokter melarang kedua hal tersebut karena plasenta previa memiliki 2 risiko, yaitu:

1. Pendarahan

Plasenta previa bisa mengakibatkan terjadinya pendarahan hebat (hemorrhage) selama kehamilan, saat persalinan, atau satu jam setelah persalinan

2. Melahirkan prematur

Terjadinya pendarahan bisa menjadi penyebab dilakukannya operasi caesar meskipun usia kehamilan masih belum cukup.

Baca juga : Serba-serbi bayi prematur

Bagaimana penanganan plasenta previa?

Penanganan plasenta previa dilakukan sesuai dengan kondisi pendarahan dan faktor-faktor seperti:

  • Apakah pendarahan telah berhenti saat ibu datang ke dokter
  • Usia kehamilan
  • Kondisi kesehatan ibu
  • Kesehatan, kondisi janin
  • Letak plasenta dan posisi janin




Hamil