TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penelitian: Bidan Dapat Mengalami PTSD Setelah Menyaksikan Persalinan yang Traumatis

Bacaan 4 menit
Penelitian: Bidan Dapat Mengalami PTSD Setelah Menyaksikan Persalinan yang Traumatis

Sebuah studi di Autralia menunjukkan bahwa banyak bidan yang menampakkan gejala stres pasca trauma (Post traumatic disorder) setelah menyaksikan proses persalinan traumatis.

Mempertaruhkan nyawa saat berusaha mengeluarkan seorang manusia ke dunia, merupakan pengalaman yang memengaruhi mental dan psikologis seorang perempuan selamanya. Tak jarang, seorang ibu butuh waktu lama untuk pulih dari pengalaman persalinan yang traumatis.

Selain ibu yang melahirkan, bidan atau perawat yang ikut membantu proses persalinan juga bisa mengalami trauma. Sebuah penelitian yang dilakukan di Australia pada tahun 2016 mengonfirmasi hal ini.

Melansir dari laman rcm.org.uk, satu dari lima orang bidan yang disurvey mengalami gangguan stres pasca trauma (post traumatic stress disorder/PTSD).

Penelitian: Bidan Dapat Mengalami PTSD Setelah Menyaksikan Persalinan yang Traumatis

Penelitian ini dilakukan pada berbagai jenis perawatan kesehatan yang melibatkan proses persalinan dan penanganan ibu beserta bayi setelah melahirkan. Total bidan yang mereka survey sebanyak 707 orang.

Para bidan tersebut diberikan pertanyaan menyangkut pekerjaan mereka sebagai bidan, dan bagaimana mereka melihat diri mereka sendiri pada saat menghadapi proses persalinan yang traumatis.

Professor Jenny Gamble dari Institut Kesehatan Menzies di Queensland, mengatakan,”Kami menanyakan berbagai pertanyaan pada para bidan tersebut, karena kami ingin mendapatkan kompetensi perasaan mereka saat mereka menghadapi momen yang berpotensi membuat stres.”

Hasilnya, 67,2% bidan yang disurvey melaporkan bahwa mereka menyaksikan proses persalinan yang traumatis, termasuk saat mereka memberikan pelayanan pada kerabat mereka sendiri.

Para bidan mengingat perasaan emosional yang kuat selama proses persalinan, atau tidak lama setelahnya. Seperti perasaan takut (74,8%) dan perasaan bersalah (65,3%) atas apa yang menimpa wanita yang mereka bantu melahirkan.

Jumlah total bidan yang memenuhi kriteria kemungkinan mengidap PTSD adalah sebanyak 17%.

Bidan ternyata memiliki beban psikologi yang tinggi saat melihat proses persalinan yang traumatis. Terutama menyangkut penanganan medis yang diterima ibu setelah melahirkan.

Penelitian yang dipublikasikan pada Journal Women and Birth ini mengungkapkan, bahwa proses persalinan traumatis yang dialami oleh perempuan dan disaksikan oleh bidan harus dikurangi.

Anda dapat meminta bantuan bidan untuk memberi pijatan atau melakukan hal lain untuk mengurangi rasa sakit akibat kontraksi menjelang persalinan.

Anda dapat meminta bantuan bidan untuk memberi pijatan atau melakukan hal lain untuk mengurangi rasa sakit akibat kontraksi menjelang persalinan.

Di Inggris juga sedang dilakukan penelitian mengenai hal ini, setidaknya satu dari 20 bidan menunjukkan gejala-gejala PTSD.

Pengalaman traumatis yang dialami oleh bidan bersumber dari penanganan tenaga medis lain yang kurang telaten, hingga menyebabkan ibu atau bayi mengalami masalah kesehatan, bahkan meninggal.

Profesor Jenny Gamble dari Universitas Griffith mengungkapkan kepada abc.net.au, “Para bidan merasa tak berdaya dengan cara penanganan medis yang diberikan pada ibu yang melahirkan dan perawatan mereka setelahnya.”

Melahirkan bukanlah hal yang mudah dilakukan oleh seorang ibu, karena itu sepatutnya ia mendapatkan penanganan medis yang benar. Namun beberapa rumah sakit kadang mengabaikan pasien hanya karena masalah finansial.

Perbedaan bidan dan dokter kandungan

Perbedaan bidan dan dokter kandungan

Mengenal PTSD

Gangguan stres pascatrauma atau post-traumatic stress disorder (PTSD) adalah kondisi kesehatan mental yang dipicu oleh peristiwa yang menakutkan – baik mengalami atau menyaksikan. Gejala PTSD termasuk flashback, mimpi buruk dan kecemasan berat, serta pemikiran yang tidak terkendali tentang kejadian tersebut.

Sebagian besar orang yang mengalami peristiwa traumatis mungkin mengalami kesulitan sementara untuk menyesuaikan diri, tetapi seiring berjalannya waktu, mereka biasanya menjadi lebih baik. Jika gejalanya memburuk, berlangsung selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun, dan mengganggu aktivitas Anda sehari-hari, Anda mungkin menderita PTSD.

Gejala PTSD dapat bervariasi dalam intensitas dari waktu ke waktu. Gejala PTSD akan muncul lebih banyak ketika Anda stres, atau ketika Anda menemukan pemicu dan mengingat apa yang Anda alami. Misalnya, ketika Anda mendengar suara keras, hal itu akan menghidupkan kembali ingatan soal peristiwa bom.

Jika Anda memiliki pikiran dan perasaan yang mengganggu tentang peristiwa traumatis selama lebih dari sebulan,  atau jika Anda merasa kesulitan mengendalikan hidup Anda, bicarakan dengan dokter atau profesional kesehatan mental. Mendapatkan pengobatan sesegera mungkin dapat membantu mencegah gejala PTSD memburuk.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal memiliki pikiran untuk bunuh diri, segera dapatkan bantuan melalui cara-cara di bawah ini:

  • Hubungi teman dekat atau orang yang dicintai.
  • Hubungi seorang pendeta, pemimpin spiritual atau seseorang di komunitas agama Anda.
  • Hubungi nomor hotline bunuh diri untuk menjangkau tenaga profesional terlatih.
  • Buat janji dengan dokter atau profesional kesehatan mental.

Jika Anda mengenal seseorang yang dalam bahaya mencoba bunuh diri atau melakukan upaya bunuh diri, pastikan seseorang tetap bersama orang itu untuk menjaganya tetap aman. Hubungi 911 atau nomor darurat lokal Anda segera. Atau, jika Anda dapat melakukannya dengan aman, bawa orang tersebut ke ruang gawat darurat rumah sakit terdekat.

 

Cerita mitra kami
Menghadirkan Kebahagian Lewat #SentuhanIbu, Ibu Bahagia, Janin Sehat, Bayi Tumbuh Optimal
Menghadirkan Kebahagian Lewat #SentuhanIbu, Ibu Bahagia, Janin Sehat, Bayi Tumbuh Optimal
Melahirkan secara Operasi Caesar: Fakta, Manfaat, dan Efek Sampingnya
Melahirkan secara Operasi Caesar: Fakta, Manfaat, dan Efek Sampingnya
Cara Mudah Persiapan Caesar Langsung dari Ahlinya di C-Ready Learning, Tertarik Coba?
Cara Mudah Persiapan Caesar Langsung dari Ahlinya di C-Ready Learning, Tertarik Coba?
3 Cara Menurunkan Berat Badan Pasca Persalinan, Cek Bun!
3 Cara Menurunkan Berat Badan Pasca Persalinan, Cek Bun!

Semoga informasi ini bisa menjadi bahan pelajaran bagi kita semua.

 

Baca juga:

10 Hal yang Dapat Meringankan Beban Ibu Setelah Alami Proses Melahirkan Traumatis

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Melahirkan
  • /
  • Penelitian: Bidan Dapat Mengalami PTSD Setelah Menyaksikan Persalinan yang Traumatis
Bagikan:
  • 20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

    20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

  • Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

    Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

  • Apa Itu Ileus Paralitik Setelah Melahirkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi

    Apa Itu Ileus Paralitik Setelah Melahirkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi

  • 20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

    20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

  • Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

    Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

  • Apa Itu Ileus Paralitik Setelah Melahirkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi

    Apa Itu Ileus Paralitik Setelah Melahirkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti