TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Ingin Balik Nama Sertifikat Rumah, Ketahui Dulu Biayanya!

Bacaan 4 menit
Ingin Balik Nama Sertifikat Rumah, Ketahui Dulu Biayanya!

Jika Parents berencana ingin melakukan balik nama sertifikat rumah, mari ketahui terlebih dahulu biaya balik nama sertifikat rumah!

Informasi mengenai cara biaya balik nama sertifikat rumah tentu saja dibutuhkan Parents yang sedang menjalaninya. Bagaimana?

Seperti diketahui, prosedur membeli rumah bekas alias rumah second berbeda dengan rumah baru. Selain harus mengurus segala sesuatu sendiri, ada proses dan biaya balik nama sertifikat rumah.

Ingin Balik Nama Sertifikat Rumah, Ketahui Dulu Biayanya!

Biaya balik nama sertifikat rumah penting untuk dilakukan bukti kepemilikan terkuat atas tanah atau rumah di mata hukum. Dalam proses pergantian nama yang tertuang dalam Sertifikat Hak Milik (SHM) sebuah properti, langkah ini merupakan proses dari penggantian nama dari sebelumnya atas nama penjual menjadi pembeli.

Parents dapat melakukan proses balik nama rumah menggunakan perantara notaris/PPAT atau secara mandiri.

Agar tidak bingung, Parents perlu memahami informasi lengkap terkait prosedur dan biaya balik nama rumah, mari simak!

Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

Bagian dari Prosedur Balik Nama Rumah

Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

Seperti dijelaskan sebelumnya, Parents dapat menjalani dua jalur untuk melakukan proses balik nama rumah. Yaitu, secara mandiri langsung ke Kantor Pertanahan setempat atau menggunakan jasa notaris/PPAT sebagai perantara.

Berikut ini adalah sejumlah berkas yang harus Parents siapkan jika mengurus proses balik nama rumah dengan perantara:

  • Sertifikat tanah asli dari penjual
  • Fotokopi KTP pembeli dan penjual properti
  • Fotokopi akta jual-beli properti
  • Bukti pelunasan Surat Setoran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (SSB BPHTB)
  • Berkas permohonan balik nama yang ditandatangani pembeli
  • Bukti pelunasan SSP PPh
  • Serahkan seluruh berkas tersebut pada PPAT, nantinya mereka yang akan mengurus proses balik nama ke Kantor Pertanahan.

Berikut ini adalah berkas-berkas yang perlu dilengkapi oleh Parents jika mengurus proses balik nama rumah sendiri:

  • Surat pengantar dari PPAT
  • SPPT PBB
  • Surat pernyataan dari calon penerima hak
  • Jika tidak ada kendala, prosedur balik nama sertifikat rumah akan selesai dalam waktu kurang lebih 2 minggu.

Artikel terkait: Ingin Hemat Pengeluaran saat Bangun Rumah? Simak 6 Tipsnya!

Biaya Proses Balik Nama

biaya balik nama sertifikat rumah

Sebelum melakukan balik nama sertifikat rumah, perhatikan biaya-biaya apa saja yang perlu dipersiapkan. Sama halnya saat membeli rumah, biaya-biaya tambahan sering kali terlupakan.

Untuk itu, Parents harus menyiapkan biaya mengurus proses balik nama sebagai berikut:

1. Biaya Penerbitan AJB

Biaya pengecekan dan penerbitan Akta Jual Beli (AJB). Setiap kantor PPAT bisa menerapkan biaya yang berbeda-beda. Umumnya adalah 0,5-1 persen dari total nilai transaksi.

Semakin besar nilai transaksi, berarti semakin besar nilai penerbitan AJB. Ada baiknya Anda berkonsultasi dan bernegosiasi dengan kantor PPAT terlebih dahulu. Tak ada salahnya berkonsultasi dengan dua atau tiga kantor PPAT.

2. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)

Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 5 persen dari harga rumah dan atau tanah dikurang Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOP).

3. Biaya Pengecekan Keabsahan Sertifikat Tanah

Saat berkas masuk ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), Parents harus menyiapkan biaya pengecekan keabsahan sertifikat tanah yang bertujuan untuk memastikan status tanah sah dan bebas sengketa.

4. Biaya Balik Nama

Biaya pelayanan balik nama sertifikat merupakan biaya lainnya yang harus Parents siapkan. Untuk mengeluarkan biaya satu ini, Parents dapat mengetahui rumusnya, yaitu sebesar nilai jual tanah dibagi dengan 1.000 (nilai tanah (per meter persegi) x luas tanah (meter persegi) / 1.000).

Artikel terkait: 4 Tips Siapkan Biaya Beli Rumah Impian untuk Keluarga

Perhitungan Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

biaya balik nama sertifikat rumah

1. Biaya Balik Nama Rumah di PPAT

Parents harus menyiapkan biaya 0,5 hingga 1 persen dari total nilai transaksi jika melakukan balik nama rumah di PPAT. Biaya tersebut sudah termasuk biaya pengecekan sertifikat, pembuatan akta jual beli (AJB), balik nama, dan jasa PPAT.

Hanya saja, ada juga perhitungan berikut yang bisa dipilih:

  • Biaya notaris dan PPAT mulai dari Rp200 ribu.
  • Pengecekan sertifikat Rp25-100 ribu, tergantung kebijakan kantor BPN setempat.
  • Biaya balik nama sertifikat rumah, tergantung pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) daerah.
  • Ongkos AJB 5% dari nilai transaksi.
  • Agar pelayanan lebih maksimal, sebaiknya Parents melakukan pelunasan biaya jasa dan lainnya di muka.

2. Biaya Balik Nama Rumah Secara Mandiri

Parents perlu memperhitungkan NJOP jika ingin mengurus balik nama sertifikat rumah sendiri. Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah, mengecek NJOP di daerah setempat, lalu menggunakan rumus berikut untuk menghitung biayanya:

Nilai tanah x luas tanah : 1.000

Setelah itu, tambahkan nominal tersebut dengan ongkos pembuatan sertifikat sebesar Rp25 ribu.

Agar lebih mudah memahaminya, mari coba menghitungnya dengan menggunakan contoh kasus.

Cerita mitra kami
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
8 Trik Cerdas Mengatur Keuangan Keluarga Agar Keuangan Aman
8 Trik Cerdas Mengatur Keuangan Keluarga Agar Keuangan Aman
Inilah 7 Metode Budgeting untuk Perencanaan Keuangan Anda
Inilah 7 Metode Budgeting untuk Perencanaan Keuangan Anda
Bantu si Kecil Wujudkan Mimpi, Ini 5 Cara Mudah Mengajarkan Anak Menabung di Tabungan BRI Junio
Bantu si Kecil Wujudkan Mimpi, Ini 5 Cara Mudah Mengajarkan Anak Menabung di Tabungan BRI Junio

Misalnya, Parents membeli hunian di atas tanah seluas 100 meter persegi yang memiliki nilai NJOP Rp2 juta.

Maka biaya administrasi yang harus tersedia adalah:

2 juta x 100 : 1000 = 200

Biaya administrasi balik nama rumah adalah Rp200 ribu, lalu ada biaya administrasi Rp25 ribu.

Artinya, total biaya yang harus Parents keluarkan adalah Rp225 ribu.

Setelah melunasi pembayaran, Parents menunggu untuk mengambil SHM yang sudah diubah nama pemiliknya ke kantor BPN.

Artikel terkait: 10 Tips Cerdas Renovasi Rumah Tanpa Bikin Kantong Jebol

Itulah informasi mengenai biaya balik nama sertifikat rumah. Semoga bermanfat!

Baca juga:

Punya Rumah Kecil, Ini 7 Tips Menatanya agar Tidak Sempit dan Nyaman

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Tania Latief

  • Halaman Depan
  • /
  • Keuangan
  • /
  • Ingin Balik Nama Sertifikat Rumah, Ketahui Dulu Biayanya!
Bagikan:
  • Fakta Harga Emas Antam Terbaru Januari 2026, Cek Parents!

    Fakta Harga Emas Antam Terbaru Januari 2026, Cek Parents!

  • 100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

    100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

  • Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
    Cerita mitra kami

    Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis

  • Fakta Harga Emas Antam Terbaru Januari 2026, Cek Parents!

    Fakta Harga Emas Antam Terbaru Januari 2026, Cek Parents!

  • 100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

    100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

  • Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
    Cerita mitra kami

    Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti