Berkebun Bukan Hanya Menyehatkan, Tapi Juga Menguntungkan

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Berkebun bukan hanya baik untuk Anda, tapi baik buat anak Anda juga lho!

Berkebun bersama keluarga, mengasyikkan dan banyak gunanya

Berkebun bersama keluarga, mengasyikkan dan banyak gunanya

Berkebun, aktivitas yang sempat terlupakan

Pertambahan penduduk diikuti juga dengan masalah semakin berkurangnya lahan. Dan masyarakat perkotaan terpaksa menjadikan tempat tinggal di lahan sempit tanpa halaman sebagai pilihan. Namun, sebagian orang berusaha berkompromi dengan keadaan itu dan tak membiarkan kendala lahan mengurangi kecintaan mereka terhadap kegiatan berkebun.

Ya, berkebun yang dulu biasa dilakukan para kakek nenek kita sebagai pengisi waktu luang, sempat tak dilirik oleh masyarakat modern dan dipandang sebagai kegiatan yang kurang higenis karena membuat tangan dan pakaian menjadi kotor.

Beberapa dekade lalu, bahkan sampai saat ini, banyak orang menggantikan lahan luas peninggalan leluhur mereka dengan bangunan ruko yang dipandang lebih menguntungkan, atau menjualnya pada para pengembang.

Padahal semasa sekolah kita diajarkan bahwa Indonesia adalah negara maritim dan agraris. Laut yang kaya ikan dan tanah yang subur adalah pemberian dari kebaikan Tuhan. Akankah kita menyia-nyiakannya?

Jika Anda masih menganggap berkebun adalah kegiatan kuno yang tidak keren, mudah-mudahan uraian dari saya berikut bisa mengubah pendapat Anda.

Manfaat berkebun untuk Anda sekeluarga

1. Membakar kalori

Para ilmuwan Korea Selatan mengadakan riset dengan memonitor intensitas fisik pada 17 anak berusia 12 tahun ke atas. Mereka diminta melakukan kegiatan berkebun seperti menggali tanah, menabur benih, menyiram dan menyapu.

Kemudian sebuah alat bernama telemetric calorimeters dihubungkan ke tubuh mereka untuk mengukur jumlah kalori dalam tubuh sesudah berkebun. Begitu juga sebuah monitor untuk menghitung detak jantung.





Batita Hobi Outdoor Pra Sekolah Usia Sekolah