TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Aturan kenaikan berat badan ibu hamil yang disarankan, Bumil harus tahu!

Bacaan 3 menit
Aturan kenaikan berat badan ibu hamil yang disarankan, Bumil harus tahu!

Ini aturan kenaikan berat badan saat hamil yang perlu Bumil ketahui.

Kenaikan berat badan ibu hamil adalah hal yang wajar dan sering terjadi. Akan tetapi, alangkah lebih baik jika para ibu hamil bisa mengontrol kenaikan berat badannya.

Ibu hamil jangan sampai mengalami kenaikan berat badan yang berlebih atau justru kekurangan berat badan. Pasalnya, hal itu dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin.

Kenaikan berat badan ibu hamil yang berlebih dapat memicu obesitas. Ibu hamil yang mengalami obesitas berisiko mengidap komplikasi serius.

Artikel terkait : Penyebab berat badan naik saat hamil, Bumil perlu tahu nih!

berat badan saat hamil

“Ibu hamil yang obesitas bisa membuat bayi besar yang akhirnya akan sulit untuk lahir normal dan harus melakukan operasi sesar. Lalu, berisiko tinggi alami sakit gula, hipertensi, dan preeklampsi,” ujar dokter spesialis gizi, dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK.

Begitu juga apabila ibu hamil mengalami kenaikan berat badan yang rendah atau tidak naik berat badan sama sekali. Hal ini dapat memicu malnutrisi pada ibu hamil yang berisiko juga pada pertumbuhan janin.

“Jika ibu hamil malnutrisi pada saat hamil, bisa timbul komplikasi, preeklampisia, fetal dan neonatal komplikasi. Bayi kecil di dalam kandungan akibat ibu kurang gizi dan berisiko lahir prematur,” tambah Diana menjelaskan pada Kamis, 31 Januari 2019.

Untuk itu, ibu hamil yang terlalu kurus dianjurkan untuk lebih sering makan agar mengalami kenaikan berat badan yang banyak. Asupan yang dimakan pun tentunya harus memenuhi aturan gizi seimbang.

Kebutuhan energi dan zat gizi

berat badan saat hamil

Ibu hamil wajib mengonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang agar janin dapat tumbuh dengan sehat. Kemudian, asupan tersebut pun berperan untuk memberikan tambahan energi harian pada ibu hamil.

Untuk lebih jelasnya, inilah anjuran tambahan energi perhari yang dibutuhkan untuk penambahan jaringan ibu dan janin. Tambahan energi menyesuaikan dengan usia kandungan ibu hamil.

  • Di awal Trimester 1 : 1500 + 100 kalori.
  • Pada Trimester 2 : 1500 + 300 kalori.
  • Memasuki Trimester 3 : 1500 + 300 kalori.
  • Laktasi : 1500 + 600 kalori.

Sumber energi dari makanan:

  • Karbohidrat : 50 – 60 %
  • Lemak : 20 – 30 %
  • Protein : 10 – 20 %

Anjuran kenaikan berat badan ibu hamil sesuai indeks massa tubuh (IMT) awal

kenaikan berat badan ibu hamil

Penting untuk mengetahui anjuran kenaikan berat badan ibu hamil untuk mencegah kondisi obesitas dan kekurangan berat badan. Menurut Diana, pihak WHO menetapkan ketentuan kenaikan berat badan ibu hamil menyesuaikan dengan IMT.

“Ada anjuran kenaikan berat badan ibu hamil sesuai dengan IMT awal ibu sebelum hamil. Perhitungan IMT kita tergantung dengan status gizi kita,” ujar Diana saat ditemui di kawasan Karet Kuningan, Jakarta Selatan.

Untuk lebih jelas, berikut ini anjuran kenaikan berat badan ibu hamil sesuai IMT awal. Perhatikan ya, Bun.

Kategori Berat Badan Kriteria BMI dari WHO Asia Pacific Rekomendasi kenaikan berat badan (Kg)
Kekurangan berat badan <18.5 12 – 18 kg
Berat badan normal 18.5 – 22.9 11.5 – 16 kg
Kelebihan berat badan 23 – 24.9 7 – 11.5 kg
Obesitas >25 5 – 9 kg

“Jika mengambil contoh dari tabel itu, maka ibu hamil dengan berat badan normal dan memiliki body mass index (BMI) 18,5 sampai 22,9 maka ibu bisa mengalami berat badan 12 sampai 18 kilogram selama kehamilan, yaitu dalam 9 bulan. Sedangkan jika sudah obesitas atau berat badan sudah mencapai 80 kilogram sebelum hamil, maka hanya boleh naik berat badan paling banyak 9 kilogram,” imbuh Diana menjelaskan.

Bun, itulah anjuran kenaikan berat badan ibu hamil yang harus diperhatikan. Semoga bermanfaat.

 

*Sumber data dalam artikel ini didapatkan langsung dari Dr. Diana.

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?

Baca juga :

Bahaya berat badan kurang saat hamil bagi janin, Bumil wajib tahu!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Finna Prima Handayani

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Aturan kenaikan berat badan ibu hamil yang disarankan, Bumil harus tahu!
Bagikan:
  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • 5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

    5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

  • Ciri-Ciri Orang Hamil dari Bentuk Perut, Apakah Bisa Terlihat?

    Ciri-Ciri Orang Hamil dari Bentuk Perut, Apakah Bisa Terlihat?

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • 5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

    5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

  • Ciri-Ciri Orang Hamil dari Bentuk Perut, Apakah Bisa Terlihat?

    Ciri-Ciri Orang Hamil dari Bentuk Perut, Apakah Bisa Terlihat?

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti