Benarkah makan kari dapat membantu mempercepat persalinan?

Benarkah makan kari dapat membantu mempercepat persalinan?

Makan kari ayam diyakini dapat mempercepat persalinan, benarkah? Baca penjelasan lengkapnya di sini, yuk!

Kari ayam adalah salah satu masakan rumahan yang cukup populer di Indonesia. Hampir seluruh daerah memiliki varian masakan kari dengan kesamaan pada penggunaan santan dan kunyit untuk menambah pewarnaan dan meningkatkan cita rasanya.

Apalagi di musim hujan seperti sekarang, makan kari ayam yang baru saja matang akan mampu menghangatkan tubuh di tengah serbuan hawa dingin yang menggigit.

Namun tahukah Anda bahwa makan kari di saat sedang hamil tua dipercaya dapat mempercepat persalinan? Mitos ini berkembang di beberapa negara di Asia, di antaranya India dan Singapura.

Para ibu yang baru hamil dan akan melahirkan untuk pertama kalinya cenderung panik ketika hari H yang dinantikan tak kunjung tiba. Pada saat seperti inilah kari dijadikan salah satu solusi alami untuk menginduksi persalinan.

Kari bukan hanya menggugah selera, namun juga dapat mempercepat persalinan.

Kari bukan hanya menggugah selera, namun juga dapat mempercepat persalinan.

Kari bisa mempercepat persalinan, mitos atau fakta?

Dokter kandungan Anda mungkin akan mengatakan tak ada sesuatu bukti yang menguatkan keyakinan bahwa makan kari dapat mempercepat kelahiran. Meski ini adalah salah satu metode rumahan sederhana yang sering kali berhasil mempercepat kelahiran, namun efektivitasnya belum teruji secara ilmiah.

Jadi mengapa metode makan kari untuk mempercepat persalinan ini populer di berbagai tempat di Asia?

Makanan dengan citarasa yang kuat seperti kari cenderung mempengaruhi usus kita dalam waktu singkat. Jadi wajar jika kari dipercaya sebagian kalangan dapat mengakibatkan kontraksi jika dimakan oleh ibu hamil menjelang waktu bersalin/ melahirkan.

Belum diketahui secara pasti mengapa metode ini berhasil mempercepat kelahiran bayi untuk sebagian ibu hamil, namun gagal untuk sebagian bumil lainnya.

Amankah cara ini?

Tubuh ibu hamil perlu bersiap-siap untuk proses kelahiran, demikian juga si jabang bayi. Mungkin seorang ibu hamil merasa kandungannya  telah melewati usia sembilan bulan sepuluh hari, dan tak sabar ingin segera melihat wajah si mungil yang selama ini bersarang di dalamnya. Namun metode induksi apapun, bahkan secara alami sekalipun, sebaiknya tak dilakukan tanpa persetujuan dokter.

Waktu persalinan yang telah diperkirakan bisa saja meleset. Pasalnya, hasil pemindaian USG juga tak bisa memperkirakan waktu kelahiran dengan tingkat akurasi 100%.

Metode makan kari untuk mempercepat persalinan juga dinilai tidak berbahaya. Apalagi buat para ibu di Indonesia yang identik dengan makanan bercita rasa kuat.

Namun makanan bercita rasa semacam ini, apalagi yang pedas, dapat mengakibatkan ibu hamil mengalami gangguan pencernaan jika dikonsumsi secara berlebihan.  Diare dan hawa panas bisa mengakibatkan ibu hamil mudah mengalami dehidrasi, dan hal ini berbahaya bagi kondisi janin.

Menginduksi persalinan terlalu dini juga dapat mengakibatkan komplikasi. Leher rahim mungkin belum siap sebagai jalan lahir, air ketuban bisa pecah lebih awal, dan kedua hal ini bisa membuat bayi terserang kuman berbahaya.

Apakah Anda berminat mencoba metode kari untuk mempercepat persalinan? Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum Anda melakukannya.

Banner TAP app

Baca juga:

5 Gerakan Senam untuk Memperlancar Persalinan

Hernia Umbilikalis atau Pusar Bodong Semasa Hamil

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

jpqosinbo

app info
get app banner