TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bayi 1 tahun tewas saat Ayah meninggalkannya di kamar mandi demi atasi hidung mampet

Bacaan 4 menit
Bayi 1 tahun tewas saat Ayah meninggalkannya di kamar mandi demi atasi hidung mampet

Kemungkinan anak tewas karena sesak napas dan hipertermia. Menurut polisi, sang ayah tidak memiliki niatan untuk membunuh anaknya.

Sebuah kisah menyedihkan terjadi baru-baru ini, di mana seorang anak tewas di kamar mandi. Ayahnya mencoba mengatasi hidung mampet dan batuk sang anak dengan cara membiarkannya menghirup uap air panas di kamar mandi.

Harapannya, agar uap tersebut dapat sedikit melegakan pernapasannya. Namun apa yang dilakukan sang ayah malah menyebabkan buah hatinya tewas.

Mengatasi hidung mampet malah menyebabkan anak tewas

Menurut sebuah laporan, si kecil Mordechai Halpern dari Brooklyn, AS, membuat ayahnya terbangun sekitar pukul 03.30. Mordechai tidak dapat bernapas dengan benar dan terbatuk-batuk.

Ayahnya memberinya ramuan yang terdiri dari lemon, air, dan gula. Tapi, ramuan ini tidak membantu sang anak dalam mengatasi hidung mampetnya.

Maka, sang ayah pun mencoba membawa anaknya ke kamar mandi untuk menghirup uap air panas agar jalur napasnya menjadi lega.

Rupanya, ia meletakkan bayinya di stroller, menyelimutinya, kemudian meletakkan stroller tersebut di dalam kamar mandi. Ia menyalakan shower air panas dan uap pun langsung memenuhi kamar mandi.

Sang ayah kemudian meninggalkan anaknya di sana, memasang alarm pukul 5 pagi, dan kembali tidur.

Ibu Mordechai bangun pukul 5 pagi dan mencari-cari keberadaan anaknya. Pada akhirnya ia menemukan anaknya sudah tidak sadarkan diri.

Tak lama kemudian datang sebuah ambulans yang membawa anak tersebut ke Maimonides Medical Center. Ia dinyatakan meninggal pada pukul 05: 49 pagi.

Menurut sumber, suhu tubuh Mordechai mencapai 42 derajat Celcius akibat uap panas di kamar mandi. Sengatan panas atau heat stroke dapat terjadi jika suhu tubuh melebihi 40 derajat Celcius pada orang dewasa.

Pada anak-anak, sengatan panas bisa terjadi bahkan sebelum mencapai suhu 40 derajat.

Belum ada hasil autopsi sehingga penyebab anak tewas belum bisa dipastikan. Kemungkinan besar anak tewas mengalami sesak napas dan juga hipertermia.

Mengatasi hidung mampet dengan cara yang tepat

Uap adalah salah satu cara untuk mengatasi hidung mampet, namun tidak dengan meninggalkan anak di kamar mandi sendirian selama beberapa waktu dengan uap panas. Apalagi jika anak masih bayi.

Hidung tersumbat adalah penyakit yang paling sering dialami oleh bayi dan balita, sehingga Parents perlu mengetahui apa sebenarnya yang menjadi penyebab dan bagaimana mengatasinya.

Infeksi saluran pernapasan merupakan infeksi yang menyerang sinus, tenggorokan, jalur pernapasan, dan paru-paru. Kondisi ini paling sering disebabkan oleh virus, namun bisa juga oleh bakteri.

Dokter biasanya membaginya dalam 2 tipe:

  1. Infeksi Saluran Pernapasan Atas. Menyerang sinus, hidung, dan tenggorokan.
  2. Infeksi Saluran Pernapasan Bawah. Menyerang jalur pernapasan dan paru-paru.

Hidung mampet bisa menjadi gejala untuk dua infeksi saluran pernapasan tersebut. Namun konon, infeksi saluran pernapasan bawah biasanya lebih berat dan memerlukan perawatan serius bila dibandingkan dengan infeksi yang menyerang saluran pernapasan atas.

Petunjuk saluran manakah yang terinfeksi bisa dideteksi dari bunyi napas yang biasanya seperti ‘ngik… ngik…’ Jika bunyi napas berasal dari hidung, kemungkinan besar infeksi saluran pernapasan atas.

Namun bila Parents bisa merasakan suara basah dari dada anak saat ia batuk, bisa jadi ia menderita infeksi saluran pernapasan atas. Agar lebih pasti, sebaiknya Parents membawa anak ke dokter untuk menentukan pengobatan apa yang terbaik baginya.

Bila bayi mengalami kondisi berikut ini, Parents harus dengan segera membawanya ke rumah sakit:

  • demam tinggi selama lebih dari 24 jam
  • bernapas sekitar 60 kali per menit dengan tulang rusuk naik setiap kali ia menarik napas
  • tampak kebingungan/disorientasi
  • buang air kecil kurang dari 4 kali dalam 24 jam
  • punya riwayat asma

Cara mengatasi hidung mampet dengan perawatan di rumah

Bila anak tidak menunjukkan gejala-gejala di atas, Parents bisa mengobati hidungnya yang mampet di rumah.

Selengkapnya: Gerakan Pijat Untuk Mengatasi Hidung Tersumbat Pada Bayi (Dilengkapi Gambar)

Peralatan yang dibutuhkan untuk mengatasi hidung mampet adalah:

  • Obat tetes atau semprot hidung yang dapat melegakan jalur pernapasan dan mengatasi hidung tersumbat.
  • Uap panas. Bunda bisa menggunakan steamer atau semangkuk air panas. Namun awasi anak agar tidak terkena luka bakar dari cipratan air panas. Teteskan minyak menthol atau eucalyptus ke dalam mangkuk air panas agar wangi minyak dapat terhirup anak serta melegakan pernapasannya.

Bunda, hati-hati menggunakan vaporub untuk dewasa, karena tidak diperuntukkan bagi anak-anak.

Jika Parents merasa anak tak kunjung sembuh dan hidung tersumbat membuatnya tak nyaman, segera temui dokter ya.

*disadur dari artikel yang ditulis oleh Anay Bhalerao di theAsianparent Singapura.

 

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Baca juga:

Bayi 3 Bulan Meninggal Saat Ayah Beri Susu Sambil Main Game

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Bayi 1 tahun tewas saat Ayah meninggalkannya di kamar mandi demi atasi hidung mampet
Bagikan:
  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti