TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Bayi 1 tahun tewas saat Ayah meninggalkannya di kamar mandi demi atasi hidung mampet

Bacaan 4 menit
Bayi 1 tahun tewas saat Ayah meninggalkannya di kamar mandi demi atasi hidung mampet

Kemungkinan anak tewas karena sesak napas dan hipertermia. Menurut polisi, sang ayah tidak memiliki niatan untuk membunuh anaknya.

Sebuah kisah menyedihkan terjadi baru-baru ini, di mana seorang anak tewas di kamar mandi. Ayahnya mencoba mengatasi hidung mampet dan batuk sang anak dengan cara membiarkannya menghirup uap air panas di kamar mandi.

Harapannya, agar uap tersebut dapat sedikit melegakan pernapasannya. Namun apa yang dilakukan sang ayah malah menyebabkan buah hatinya tewas.

Mengatasi hidung mampet malah menyebabkan anak tewas

Menurut sebuah laporan, si kecil Mordechai Halpern dari Brooklyn, AS, membuat ayahnya terbangun sekitar pukul 03.30. Mordechai tidak dapat bernapas dengan benar dan terbatuk-batuk.

Ayahnya memberinya ramuan yang terdiri dari lemon, air, dan gula. Tapi, ramuan ini tidak membantu sang anak dalam mengatasi hidung mampetnya.

Maka, sang ayah pun mencoba membawa anaknya ke kamar mandi untuk menghirup uap air panas agar jalur napasnya menjadi lega.

Rupanya, ia meletakkan bayinya di stroller, menyelimutinya, kemudian meletakkan stroller tersebut di dalam kamar mandi. Ia menyalakan shower air panas dan uap pun langsung memenuhi kamar mandi.

Sang ayah kemudian meninggalkan anaknya di sana, memasang alarm pukul 5 pagi, dan kembali tidur.

Ibu Mordechai bangun pukul 5 pagi dan mencari-cari keberadaan anaknya. Pada akhirnya ia menemukan anaknya sudah tidak sadarkan diri.

Tak lama kemudian datang sebuah ambulans yang membawa anak tersebut ke Maimonides Medical Center. Ia dinyatakan meninggal pada pukul 05: 49 pagi.

Menurut sumber, suhu tubuh Mordechai mencapai 42 derajat Celcius akibat uap panas di kamar mandi. Sengatan panas atau heat stroke dapat terjadi jika suhu tubuh melebihi 40 derajat Celcius pada orang dewasa.

Pada anak-anak, sengatan panas bisa terjadi bahkan sebelum mencapai suhu 40 derajat.

Belum ada hasil autopsi sehingga penyebab anak tewas belum bisa dipastikan. Kemungkinan besar anak tewas mengalami sesak napas dan juga hipertermia.

Mengatasi hidung mampet dengan cara yang tepat

Uap adalah salah satu cara untuk mengatasi hidung mampet, namun tidak dengan meninggalkan anak di kamar mandi sendirian selama beberapa waktu dengan uap panas. Apalagi jika anak masih bayi.

Hidung tersumbat adalah penyakit yang paling sering dialami oleh bayi dan balita, sehingga Parents perlu mengetahui apa sebenarnya yang menjadi penyebab dan bagaimana mengatasinya.

Infeksi saluran pernapasan merupakan infeksi yang menyerang sinus, tenggorokan, jalur pernapasan, dan paru-paru. Kondisi ini paling sering disebabkan oleh virus, namun bisa juga oleh bakteri.

Dokter biasanya membaginya dalam 2 tipe:

  1. Infeksi Saluran Pernapasan Atas. Menyerang sinus, hidung, dan tenggorokan.
  2. Infeksi Saluran Pernapasan Bawah. Menyerang jalur pernapasan dan paru-paru.

Hidung mampet bisa menjadi gejala untuk dua infeksi saluran pernapasan tersebut. Namun konon, infeksi saluran pernapasan bawah biasanya lebih berat dan memerlukan perawatan serius bila dibandingkan dengan infeksi yang menyerang saluran pernapasan atas.

Petunjuk saluran manakah yang terinfeksi bisa dideteksi dari bunyi napas yang biasanya seperti ‘ngik… ngik…’ Jika bunyi napas berasal dari hidung, kemungkinan besar infeksi saluran pernapasan atas.

Namun bila Parents bisa merasakan suara basah dari dada anak saat ia batuk, bisa jadi ia menderita infeksi saluran pernapasan atas. Agar lebih pasti, sebaiknya Parents membawa anak ke dokter untuk menentukan pengobatan apa yang terbaik baginya.

Bila bayi mengalami kondisi berikut ini, Parents harus dengan segera membawanya ke rumah sakit:

  • demam tinggi selama lebih dari 24 jam
  • bernapas sekitar 60 kali per menit dengan tulang rusuk naik setiap kali ia menarik napas
  • tampak kebingungan/disorientasi
  • buang air kecil kurang dari 4 kali dalam 24 jam
  • punya riwayat asma

Cara mengatasi hidung mampet dengan perawatan di rumah

Bila anak tidak menunjukkan gejala-gejala di atas, Parents bisa mengobati hidungnya yang mampet di rumah.

Selengkapnya: Gerakan Pijat Untuk Mengatasi Hidung Tersumbat Pada Bayi (Dilengkapi Gambar)

Peralatan yang dibutuhkan untuk mengatasi hidung mampet adalah:

  • Obat tetes atau semprot hidung yang dapat melegakan jalur pernapasan dan mengatasi hidung tersumbat.
  • Uap panas. Bunda bisa menggunakan steamer atau semangkuk air panas. Namun awasi anak agar tidak terkena luka bakar dari cipratan air panas. Teteskan minyak menthol atau eucalyptus ke dalam mangkuk air panas agar wangi minyak dapat terhirup anak serta melegakan pernapasannya.

Bunda, hati-hati menggunakan vaporub untuk dewasa, karena tidak diperuntukkan bagi anak-anak.

Jika Parents merasa anak tak kunjung sembuh dan hidung tersumbat membuatnya tak nyaman, segera temui dokter ya.

*disadur dari artikel yang ditulis oleh Anay Bhalerao di theAsianparent Singapura.

 

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Baca juga:

Bayi 3 Bulan Meninggal Saat Ayah Beri Susu Sambil Main Game

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Bayi 1 tahun tewas saat Ayah meninggalkannya di kamar mandi demi atasi hidung mampet
Bagikan:
  • Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

    Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

  • 60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

    60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

  • Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

    Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

  • Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

    Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

  • 60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

    60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

  • Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

    Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti