TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Bayi 3 Bulan Meninggal Saat Ayah Beri Susu Sambil Main Game

Bacaan 4 menit
Bayi 3 Bulan Meninggal Saat Ayah Beri Susu Sambil Main Game

Sungguh tidak disangka, bayi 3 bulan meninggal saat bersama ayahnya. Diduga akibat tersedak susu yang diberikan ayahnya sambil bermain game di hp.

Bayi 3 bulan meninggal di Singapura ketika sedang dirawat ayahnya. Diduga karena tersedak susu yang diberikan ayahnya sambil bermain game sepak bola di hp.

Pada pagi saat kejadian, Reyhana Qilah Mohamad Shiddiq sedang diberi susu dari botol oleh ayahnya, Mohamed Shiddiq Sazali (27).

Hanya berdua dengan bayinya, Shiddiq memberikan susu menggunakan tangan kiri, sementara ia lebih fokus bermain game dengan tangan kanannya.

Petugas investigasi, Tony Won, bersaksi bahwa Reyhana sudah mulai mendorong botol susu dengan lidahnya, namun sang ayah terus bermain game dan mendorong botol susu ke dalam mulut Reyhana.

Bahkan saat Reyhana menangis dan mulai menendang, ayahnya terus bermain tanpa melihat putrinya.

Dua menit kemudian, Reyhana terdiam.

Tak lama, kakek si bayi kembali dari pasar dan menemukan cucunya sudah pucat dan tak bergerak.

Karena masih memiliki denyut nadi, kakeknya mencoba melakkan resusitasi cardiopulmonary (CPR) pada Reyhana yang kemudian mengeluarkan susu dari mulutnya.

Namun sayang, nyawa Reyhana tidak tertolong. Reyhana meninggal sekitar satu jam kemudian setelah dilarikan ke rumah sakit.

father untuk ayah anak butuh

Artikel terkait: Bayi meninggal karena tersedak saat menyusu, Busui wajib waspada!

Reyhana sudah pernah masuk rumah sakit karena tulang tengkoraknya retak..

Tiga minggu sebelum kejadian ini, Reyhana baru saja keluar dari rumah sakit karena tulang tengkoraknya retak.

Sebelumnya Nurraishah Mahzan (31), ibu Reyhana, menemukan anaknya menangis terus menerus. Ia pun segera membawa Reyhana ke rumah sakit. Pihak rumah sakit kemudian memberitahukan bahwa tulang tengkorak Reyhana retak.

Kejadian ini dilaporkan kepada polisi oleh pihak rumah sakit. Reyhana baru bisa dibawa pulang setelah orangtuanya menandatangani ‘usaha keselamatan’ dengan Departemen Sosial dan Pengembangan Keluarga (MSF).

Lalu saat kejadian Reyhana meninggal, Nurraishah, sedang pergi dari kediaman mereka di apartemen Telok Blangah Crescent ke kantor polisi untuk tes urine. Ia mengaku sudah memberikan susu kepada Reyhana sebanyak setengah botol.

Ia pun memberikan Reyhana pada suaminya, dan memintanya untuk membuat Reyhana sendawa. Tapi suaminya malah memberikan Reyhana susu lagi, agar tidak terganggu saat bermain game.

Setelah kematian Reyhana ini, polisi penyidik melakukan tes detektor kebohongan pada Nurraishah, Shiddiq, bahkan sang kakek Mahzan Ahmad (57).

Shiddiq gagal melalui tes tersebut dan mengakui pernah menjatuhkan Reyhana ke lantai, sehingga tulang tengkoraknya retak.

Saat itu Shiddiq sedang menggendong Reyhana, sambil bermain game di telepon genggamnya. Reyhana terjatuh saat ia berusaha mengambil dotnya di lantai.

tips-merawat-bayi-untuk-ayah parfum untuk bayi ini

Yang harus diperhatikan saat mengasuh bayi

Mengasuh bayi merupakan tanggung jawab besar baik itu bagi Ayah, Bunda, kakak, atau anggota keluarga lain. Menjadi pengasuh yang baik membutuhkan banyak perhatian dan kecerdikan. Anda perlu mengetahui aturannya, bagaimana membuat anak itu terhibur, dan apa yang harus dilakukan ketika keadaan darurat muncul. Healthline menyarankan beberapa hal yang harus diperhatikan saat Anda mendapat tanggung jawab mengasuh bayi.

1. Bersiaplah untuk keadaan darurat

Prioritas nomor satu Anda sebagai pengasuh anak adalah menjaga anak untuk tetap aman. Itu berarti Anda harus mempersiapkan segala sesuatu jika keadaan darurat terjadi. Simpan daftar nomor telepon penting dan anggota keluarga lain yang mudah dihubungi. Anda juga harus paham apa saja alergi anak dan apa yang perlu Anda lakukan jika terjadi reaksi alergi.

2. Selalu waspada

Selalu ada bahaya di dalam dan di luar rumah. Anda juga harus selalu waspada saat menjaga bayi. Usahakan berada pada jarak dekat dengan bayi. Jika Anda sedang berinteraksi dengan bayi, simpan ponsel, jangan menonton televisi, atau bermain game. Sekali Anda mengalihkan pandangan dari anak, bisa jadi bayi itu sudah tersedak, mencoba melompat, atau keluar dari boks.

Cerita mitra kami
Peluncuran Variant Counterpain Medicated Plaster
Peluncuran Variant Counterpain Medicated Plaster
Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Klinik Tumbuh Kembang dan Klinik  Neurobehavior untuk Masa Emas Perkembangan Anak
Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Klinik Tumbuh Kembang dan Klinik Neurobehavior untuk Masa Emas Perkembangan Anak
IMBEX 2025 Menghadirkan Lebih dari 600 Brand dan Pertama Kalinya Menempati Seluruh JICC
IMBEX 2025 Menghadirkan Lebih dari 600 Brand dan Pertama Kalinya Menempati Seluruh JICC
Lactacyd Hadirkan "Museum of Speaking Skin" Rayakan Perjalanan Merawat Kulit Lewat Inovasi Terbaru
Lactacyd Hadirkan "Museum of Speaking Skin" Rayakan Perjalanan Merawat Kulit Lewat Inovasi Terbaru

ayah menjaga bayi sendiri Tips Bagi Ayah Ketika Merawat Bayi

3. Bersikaplah lembut dan penuh perhatian

Seorang pengasuh anak yang baik adalah empatik dan baik kepada anak yang mereka awasi, bahkan ketika mereka harus tegas. Bersikaplah peduli dan biarkan anak tahu bahwa Anda adalah orang kepercayaan mereka.

4. Aktif dan bersenang-senang

Saat mengasuh anak, sebaiknya Anda melibatkan anak dalam berbagai kegiatan. Jangan sampai anak yang Anda jaga merasa diabaikan dan ditinggalkan karena Anda sibuk dengan kegiatan lain.

Referensi: Strait Times, The New Paper.

Baca juga: 

Waspada Gejala Bayi Tersedak, Ini Langkah-langkah Pertolongan Pertama untuk Mengatasinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Putri Fitria

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Bayi 3 Bulan Meninggal Saat Ayah Beri Susu Sambil Main Game
Bagikan:
  • Intip Keseruan Parenting Bash 2025, Perayaan Menyambut Hari Ibu!

    Intip Keseruan Parenting Bash 2025, Perayaan Menyambut Hari Ibu!

  • Peluncuran Variant Counterpain Medicated Plaster
    Cerita mitra kami

    Peluncuran Variant Counterpain Medicated Plaster

  • Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Klinik Tumbuh Kembang dan Klinik  Neurobehavior untuk Masa Emas Perkembangan Anak
    Cerita mitra kami

    Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Klinik Tumbuh Kembang dan Klinik Neurobehavior untuk Masa Emas Perkembangan Anak

  • Intip Keseruan Parenting Bash 2025, Perayaan Menyambut Hari Ibu!

    Intip Keseruan Parenting Bash 2025, Perayaan Menyambut Hari Ibu!

  • Peluncuran Variant Counterpain Medicated Plaster
    Cerita mitra kami

    Peluncuran Variant Counterpain Medicated Plaster

  • Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Klinik Tumbuh Kembang dan Klinik  Neurobehavior untuk Masa Emas Perkembangan Anak
    Cerita mitra kami

    Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Klinik Tumbuh Kembang dan Klinik Neurobehavior untuk Masa Emas Perkembangan Anak

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2025. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti