TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penelitian: Bayi 6 bulan sudah bisa membaca emosi orangtuanya

Bacaan 3 menit
Penelitian: Bayi 6 bulan sudah bisa membaca emosi orangtuanya

Hebatnya, bayi bisa membedakan wajah marah maupun bahagia orangtuanya.

Sebelum bisa berbicara, ternyata bayi membaca emosi orangtuanya. Bayi berusia enam bulan bisa memahami kapan orangtuanya senang atau marah.

Hal ini diketahui berdasarkan sebuah penelitian yang baru-baru ini dilakukan. Penelitian tersebut menemukan bahwa bayi menghabiskan waktu lebih lama memperhatikan wajah marah jika ia telah mendengar suara yang mengekspresikan kebahagiaan.

Menurut para peneliti, temuan ini menunjukkan bahwa bayi membaca emosi yang berbeda bahkan sebelum ia belajar berbicara.

Artikel Terkait: Bayi Cerdas Anda Lebih Jenius dari yang Anda Bayangkan

Bayi membaca emosi berbeda yang ditunjukkan orangtuanya

bayi membaca emosi 2

Penulis studi, Amaya Palama dari University of Geneva mengatakan, “Berdasarkan penelitian ini kita dapat menyimpulkan bayi berusia enam bulan mampu mengenali emosi kebahagiaan terlepas dari karakteristik fisik pendengaran atau visual ini.”

Bayi biasanya akan mengekspresikan emosinya untuk menyampaikan keinginan, misalnya menangis untuk menunjukkan bahwa ia lapar atau popoknya penuh.

Hasil penelitian lebih lanjut menunjukkan bayi tidak memiliki preferensi untuk wajah bahagia atau marah setelah mendengar suara yang netral maupun yang mengekspresikan kemarahan. Secara khusus, bayi akan menghabiskan waktu lebih lama memperhatikan mulut orang dewasa setelah mendengar suara-suara yang bahagia.

Para peneliti menganalisis 24 bayi berusia enam bulan yang menjadi bagian dari studi Geneva BabyLab. Para bayi ini ditempatkan menghadap sebuah layar hitam di mana mereka mendengarkan suara dengan intonasi netral, bahagia, dan marah selama 20 detik.

bayi membaca emosi 3

Bayi dalam penelitian diminta melihat kedua ekspresi wajah, marah dan gembira. Hasilnya, bayi menatap lebih lama pada wajah marah. Sumber: DailyMail.

Kemudian, bayi-bayi itu duduk di hadapan wajah-wajah yang mengekspresikan salah satu dari dua emosi (marah atau bahagia) selama 10 detik. Teknologi pelacakan mata digunakan untuk mengukur arah penglihatan bayi yang melihat ke wajah.

Hasilnya, bayi dapat membedakan antara wajah bahagia dan wajah marah. Bayi juga menghabiskan waktu lebih lama ketika memperhatikan wajah marah.

Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal PLOS ONE.

Orang dewasa tidak merasa bayinya lucu sampai usia enam bulan

Penelitian: Bayi 6 bulan sudah bisa membaca emosi orangtuanya

Pernyataan ini muncul setelah sebuah penelitian mengatakan bahwa bayi baru lahir dianggap jelek. Orang dewasa merasa bayi paling menarik ketika mencapai usia sekitar enam bulan.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa bayi mengalami perubahan memiliki karakteristik lucu seperti mata besar, pipi tembam, dan suara celotehan menggemaskan. Karakteristik lucu pada bayi ini yang membuat orang dewasa mempunyai naluri untuk mengurus dan merawat bayi serta menjamin kelangsungan hidupnya.

Menurut penelitian, pada zaman dahulu, tingkat kematian bayi sebelum berusia enam bulan masih cukup tinggi. Itulah sebabnya orang dewasa baru menganggap bayi itu lucu dan memiliki ikatan untuk merawatnya setelah bayi berusia enam bulan agar mereka dapat mengatasi rasa kehilangan akibat kematian dengan lebih mudah.

Peneliti utama Profesor Tony Volk dari Brock University di Ontario mengatakan, “Kami ingin memberi tahu orangtua bahwa jika mereka tak langsung memiliki ikatan dengan sang bayi seperti yang sebelumnya mereka harapkan, maka hal tersebut wajar. Bonding dengan bayi akan tumbuh seiring waktu.”

Referensi: DailyMail

Baca juga:

Mengapa bayi baru lahir tampak cemas? Simak penjelasan ahli

Cerita mitra kami
Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil
Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil
Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series
Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series
Etika Menjenguk Newborn: Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Bertemu Bayi Baru Lahir, Plus Inspirasi Hadiahnya!
Etika Menjenguk Newborn: Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Bertemu Bayi Baru Lahir, Plus Inspirasi Hadiahnya!
Cara Cerdas Cegah Iritasi Kulit Bayi dengan Popok Pintar, Hadir dalam Kemasan Starter!
Cara Cerdas Cegah Iritasi Kulit Bayi dengan Popok Pintar, Hadir dalam Kemasan Starter!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Penelitian: Bayi 6 bulan sudah bisa membaca emosi orangtuanya
Bagikan:
  • Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil
    Cerita mitra kami

    Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil

  • Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series
    Cerita mitra kami

    Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series

  • 520 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

    520 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

  • Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil
    Cerita mitra kami

    Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil

  • Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series
    Cerita mitra kami

    Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series

  • 520 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

    520 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti