Ibu ini mengingatkan risiko bayi jatuh dari tempat tidur bisa berakibat pada kerusakan otak

Ibu ini mengingatkan risiko bayi jatuh dari tempat tidur bisa berakibat pada kerusakan otak

Jangan pernah sepelekan kondisi bayi jatuh dari tempat tidur karena risikonya sangat tinggi. 

Sadarkah Parents apa saja risiko bayi jatuh dari tempat tidur? Meskipun cukup paham kalau bayi jatuh dari tempat tidur sangat berisiko, faktanya tidak sedikit orangtua yang ‘kecolongan’.

Idealnya orangtua memang bisa terus mengawasi anaknya setiap saat untuk menghindari hal yang tidak diinginkan pada sang buah hati. Apalagi jika mengingat sebuah kecelakaan yang terjadi dalam waktu yang sekejap mata, bisa mengubah kehidupan Anda seterusnya.

Hal inilah yang dialami sorang ibu yang memiliki bayi mungil bernama Colton. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya, bahwa Calton yang jatuh dari tempat tidur akhirnya menderita kerusakan otak.

Ya, bahaya bayi jatuh dari tempat tidur ternyata bisa sampai sedemikian buruknya.

Paige Ferguson (26) bersama tunangannya, Blake Linton, (31) sedang berada di rumah mereka di Arkansas, AS ketika peritiwa naas itu terjadi. Seperti yang diberitakan oleh People.com,  Paige saat itu memang meninggalkan bayi laki-lakinya di tempat tidur. Setelah beberapa saat, dia pun mendengar suara benturan yang keras.

“Dia langsung menangis. Saya belum pernah melihat ayahnya bergerak secepat itu. Blake meninggalkan apa yang sedang ia kerjakan dan langsung berlari ke ruangan untuk mengangkatnya,” katanya, sambil menambahkan kalau saat itu ia segera melihat ada benjolan di sisi kepala anaknya.

Sebagai ibu baru, ia pun mengaku sangat ketakutan. Untuk menghilangkan rasa khawatir dan ingin memastikan kondisi anaknya sehat, ia pun segera membawa bayi Colton ke dokter.

Setelah dia menjalani CT scan, ia pun langsung merasa syok ketika mengetahui bahwa bahaya bayi jatuh seperti yang dialami anaknya bisa mengakibatkan tengkorak kepalanya retak.

Mengingat kejadian itu, saat mendengar diagnosis dokter, Paige mengatakan dirinya hanya bisa menangis histeris. Dia pun langsung menyalahkan dirinya sendiri atas apa yang terjadi pada buah hatinya.

Setelah menjalani operasi otak di rumah sakit Memphis, bayi malang ini sempat menderita serangan jantung, namun nyawanya masih bisa tertolong. Setelah sebulan dirawat, Colton sudah menjalani operasi otak dan banyak transfusi darah, namun dokter menyatakan bahwa ia siap untuk pulang.

Meskipun oranguanya sangat bersyukur karena sudah berhasil melaluinya, Paige ingin memperingatkan orangtua lainnya akan bahaya bayi jatuh dari tempat tidur.

Ya, putranya memang selamat, namun kondisinya sudah tidak sama lagi. Colton akan hidup dengan kondisi kerusakan otak yang harus ia derita sepanjang hidupnya.

Karena itulah, Colton saat ini menderita epilepsi berat. Dia juga perlu minum obat untuk mengendalikan kejang. Ketika ia tumbuh dewasa, ia juga berisiko mengalami kesulitan berjalan dan berbicara.

Ya, kami tahu bahwa pejuang kecil ini benar-benar pejuang hingga dirinya bisa selamat!

Bayi jatuh dari tempat tidur: Tips Keamanan untuk Orangtua

bayi jatuh dari tempat tidur

Penting untuk mengingat kembali bahwa sebenarnya tidak ada yang perlu disalahkan dan merasa bersalah atas apa yang terjadi. Sang ibu tentu tidak menyangka bahwa bayi jatuh dari tempat tidur akan berisko amat besar.

Dikutip dari Hello Sehat, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan saat bayi jatuh dari tempat tidur. Apa saja?

1. Periksa apakah ada cedera atau tidak
2. Jangan pindahkan si kecil jika ia tak sadarkan diri karena ada kemungkinan si kecil mengalami cedera. Lebih baik langsung hubungi tenaga medis untuk mendapatkan pertolongan pertama.
3. Obati kepala si kecil jika ada benjol

Baca juga : Pertolongan pertama saat bayi jatuh

Anda harus segera membawa bayi ke dokter jika ia menunjukkan berbagai gejala seperti:

  • Hilang kesadaran, hal ini ditandai dengan anak tidak menangis sesaat setelah jatuh atau susah dibangunkan saat bayi tidur setelah jatuh.
  • Kejang-kejang.
  • Perdarahan dari salah satu bagian tubuh.
  • Tidak merespon atau responnya menjadi lambat.

Meskipun begitu bukan  berarti Anda terus menerus menemani bayi Anda di kamar untuk tidur, hanya saja pastikan lebih dulu untuk mematuhi panduan keamanan ini:

  • Usahakan untuk menggunakan tempat tidur bayi. Jika tidak ada, jangan pilih tempat tidur yang tinggi.
  • Untuk menghindari SIDS, pastikan pakaian mereka tidak terlalu longgar atau terlalu besar sehingga berisiko menutupi jalan pernapasan.
  • Bersihkan dan pastikan bahwa di tempat tidur bayi jauh dari mainan yang kecil atau berbahaya untuk mencegah tersedak dan tercekik.
  • Jauhkan anak dari kabel lampu.
  • Jangan gunakan bantalan atau boneka besar untuk melindunginya karena akan berisko menutupi wajah bayi dan membuatnya susah bernapas.
  • Jangan lupa pastikan pengasuh atau anggota keluarga lainnya juga tahu tentang kiat keamanan ini.

 

Referensi: theAsianParent Singapura

 

Baca juga :

Bayi Jatuh Dua Kali dari Ranjang Lalu Meninggal, Peringatan Untuk Para Orangtua

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner