Bahaya meminjamkan barang pribadi ke orang lain, Waspadalah!

Bahaya meminjamkan barang pribadi ke orang lain, Waspadalah!

Kita semua punya barang pribadi yang tidak bisa dipakai bersama orang lain. Bukan karena tidak mau berbagi, namun untuk mencegah penularan penyakit.

Sharing is caring nampaknya tidak berlaku untuk barang pribadi. Sebab hal ini dapat membahayakan pemilik dan juga peminjam.

Beberapa barang memang tidak boleh dipakai secara bersama-sama. Sayangnya, karena tidak tahu, kita sering memakai barang tersebut bersama-sama dengan teman atau keluarga.

Padahal, barang tersebut bisa menularkan bakteri bahkan penyakit berbahaya. Sehingga tidak boleh dipakai secara bergantian.

Inilah 5 barang pribadiyang tidak boleh dipinjamkan kepada orang lain dilansir dari Buzz Feed.

Barang pribadi #1: Handuk

barang pribadi

“Handuk seringkali bau, itu sebenarnya bakteri dan jamur,” ungkap Dr. Whitney Bowe, dokter kulit bersertifikat di New York City. Kain handuk adalah tempat berkembang biaknya kuman, terutama saat mereka digantung di kamar mandi yang lembab.

“Handuk dapat menularkan infeksi jamur pada kulit, bahkan bakteri penyebab jerawat” kata Bowe.

kain handuk juga dapat menularkan bakteri CA-MRSA berbahaya. Selain memakai handuk untuk diri sendiri, Bowe menyarankan untuk mencuci  handuk setelah 4 kali penggunaan dan selalu membiarkannya benar-benar kering.

Barang pribadi #2: Alat cukur

barang pribadi

“Ketika Anda mencukur, pisau cukur mengumpulkan sel-sel kulit mati yang bercampur dengan bakteri, sehingga semakin banyak orang yang menggunakannya semakin berisiko untuk infeksi,” kata Philip Tierno, Ph.D., profesor mikrobiologi dan patologi di Fakultas Kedokteran Universitas New York.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, beberapa orang dapat membawa bakteri berbahaya pada kulit mereka tanpa disadari jadi jangan pernah menggunakan pisau cukur secara bergantian. Karena pisau cukur termasuk ke dalam barang pribadiyang tidak boleh dipinjamkan. 

“Karena bercukur juga menyebabkan lecet dan luka, pisau cukur juga dapat memindahkan penyakit yang ditularkan melalui darah seperti hepatitis dan HIV,” kata Bowe.

Barang pribadi #3: Alat pemotong kuku

barang pribadi

Sekalipun kelihatannya orang memiliki kuku yang bersih dan sehat, gunting kuku tetap menimbulkan risiko karena mereka digunakan di daerah kutil dan jamur bersembunyi di jari jari.

“Menggunakan gunting kuku brsama dapat menyebabkan jamur kuku atau bahkan jenis HPV menyebar,” kata Bowe.

Anda dapat membersihkan gunting kuku dengan alkohol setiap kali selesai digunakan, dan Anda harus menggunakannya untuk diri sendiri saja. Hindari meminjamkan gunting kuku pada orang lain.

Barang pribadi #4: Semua produk dalam wadah

barang pribadi

“Setiap kali seseorang mencelupkan jari-jarinya ke dalam wadah, kuman-kuman baru mencemari wadah tersebut sehingga mereka pergi ke kulit atau wajah siapa pun yang menggunakan produk selanjutnya,” kata Bowe.

Ini dapat menyebarkan bakteri seperti streptococcus atau staphylococcus dan dapat menyebabkan folikulitis (radang folikel rambut) dan jerawat. Jadi berbagi cream atau lip balm dalam wadah adalah ide yang buruk.

“Hal terbaik yang harus dilakukan adalah menggunakan cutton bud atau tongkat spatula bersih, bukan mengambilnya dengan jari” kata Bowe.

Barang pribadi #5: Deodoran

barang pribadi

Beberapa deodoran bekerja dengan membunuh bakteri penyebab bau, sehingga bahan antibakteri memberikan perlindungan tambahan. Tetapi banyak deodoran, terutama jenis organik, hanya menutupi bau dengan aroma, sehingga mudah bagi kuman ketiak untuk tetap tumbuh pada rol deodoran.

Anda lebih baik tidak berbagi deodoran dengan siapa pun.

*** 
Itulah daftar beberapa barang yang sebaiknya tidak digunakan secara bergantian atau dipinjamkan, karena berisiko menularkan berbagai macam penyakit. 

Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Baca juga:

Waspada! Bayi usia 5 hari meninggal akibat terinfeksi bakteri Streptococcus grup B

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner