TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Bahaya Ajak Anak Naik Odong-odong di Jalan Raya, Rawan Kecelakaan

Bacaan 3 menit
Bahaya Ajak Anak Naik Odong-odong di Jalan Raya, Rawan Kecelakaan

Harganya yang murah menjadikan odong-odong sebagai hiburan masyarakat. Namun, sudahkah Parents tahu bahwa menaiki odong-odong berbahaya?

Odong-odong merupakan sebuah kendaraan seperti mobil yang biasanya banyak dinaiki oleh anak-anak. Kendaraan ini menjadi hiburan yang akrab dengan masyarakat karena termasuk kedalam salah satu hiburan yang murah meriah. Namun, setelah banyak kejadian ternyata bahaya naik odong-odong di jalan raya. 

Pada hari Selasa, 26 Juli 2022 sebuah odong-odong ditabrak oleh rangkaian kereta api di perlintasan kereta Desa Silebu Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten. Kecelakaan odong-odong tersebut bahkan menelan korban yang meninggal dunia sebanyak 9 orang penumpang. 

Kecelakaan terjadi saat odong-odong melintas di perlintasan tanpa palang pintu. Secara bersamaan kereta dari arah Merak menuju Rangksbitung melintas.

Setelah dievaluasi, odong odong tersebut membawa penumpang melebihi kapasitas yakni 20 orang. Korban meninggal sudah dievakuasi ke RSUD dr Drajat Prawiranegara Serang. Sedangkan korban luka-luka dievakuasi ke puskesmas dan RS Hermina.

Bahaya Ajak Anak Naik Odong-odong

bahaya naik odong-odong

Sumber: YouTube 86

Tahukah Parents, odong-odong dinilai berbahaya untuk dinaiki? Saat ini, sudah banyak sekali kasus kecelakaan odong-odong di jalan raya yang menimbulkan berbagai korban, mulai dari korban luka hingga korban yang meninggal dunia. Para penumpang odong-odong umumnya adalah anak-anak yang sangat senang untuk bergerak sesuka hati mereka.

Tak heran bila melintas ke jalan raya, pihak kepolisian menegur pengemudi odong-odong tersebut. Melansir dari situs Detik.com, AKBP Ipung Purnomo menjelaskan bahwa pihak kepolisian selalu menindak hal tersebut.

“Kita juga akan tindak mobil odong-odong kalau kita temukan di jalan. Memang tidak ada razia khusus untuk hal ini, tapi begitu ada anggota yang melihat langsung ditindak.” Jelasnya.

Artikel terkait: Bahaya gadget bagi anak secara fisik dan psikis, waspada Parents! 

bahaya naik odong-odong

Sumber: mobilodong-odong.blogspot.com

Dirinya menjelaskan bahwa odong-odong berbahaya, terlebih jika saat di jalan ada kendaraan lain yang menabrak.

“Bahaya kan kalau di jalan tiba-tiba ada yang menabrak. Jangan jadikan mencari uang sebagai alasannya. Kalau mau aman ya buat saja odong-odong yang digenjot itu kayak komidi putar. Anak-anak juga senang itu.” Ujar AKBP Ipung Purnomo. Pihak kepolisian memang hanya memberikan teguran, namun apabila masih diulangi maka akan dilakukan penindakan berupa penyitaan. 

Artikel terkait: Bahaya Kanker Darah Pada Lansia yang perlu Diwaspadai 

Odong-odong Tidak Layak Mengangkut Penumpang

bahaya naik odong-odong

Sumber: Martin_CH

Dilansir dari situs Kompas.com, AKBP Budiyanto selaku Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa odong-odong tidak memiliki syarat sebagai kendaraan yang layak menjadi angkutan umum. Dirinya juga mengungkapkan pengertian angkutan umum yakni kendaraan bermotor yang digunakan untuk mengangkut orang dan dipungut bayaran.

“Ada pembeda antara angkutan umum dalam trayek dan tidak dalam trayek. Yang termasuk angkutan umum dalam trayek adalah angkutan lintas batas negara, AKAP, AKDP, angkot, angdes. Yang masuk angkutan tidak dalam trayek adalah taksi, pariwisata dan angkutan sewa. Odong-odong tidak masuk dalam angkutan umum.” Jelas AKBP Budiyanto. 

Odong-odong Tidak Layak Mengangkut Penumpang

Sumber: riau.suara.com

Kendaraan odong-odong kerap kali tidak memperlihatkan keselamatan dan keamanan penumpangnya. Desain odong-odong terkadang tidak memiliki dinding pembatas yang membuat para penumpangnya mudah terlempar keluar saat terjadinya sebuah benturan.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Demikian informasi mengenai bahaya ajak anak naik odong-odong. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan Parents dapat lebih berhati-hati ya! 

Baca juga:

Bahaya Flash Kamera, benarkah bayi akan kehilangan penglihatannya? 

7 Potret Ulang Tahun Anak Tasya Farasya, Hampers Mewah Jadi Sorotan! 

Bahaya Paraben – Waspada, ini dampak negatif paraben untuk ibu hamil!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Alifah

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Bahaya Ajak Anak Naik Odong-odong di Jalan Raya, Rawan Kecelakaan
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti