Ingin Coba Menstrual Cup atau Cup Haid? Kenali Dulu Keuntungan dan Bahayanya

Memang lebih praktis dan ramah lingkungan, benarkah menstrual cup aman digunakan?

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Seiring kemajuan zaman, beragam alternatif bermunculan untuk memudahkan perempuan tetap nyaman beraktivitas saat menstruasi, salah satunya adalah menstrual cup atau cangkir menstruasi. Selain itu, alat ini juga dikenal sebagai cup haid. Kendati banyak yang belum familiar, produk ini digadang-gadang lebih menguntungkan daripada pembalut karena lebih banyak menampung darah yang keluar saat haid. Namun, sebelum beralih untuk menggunakan benda yang satu ini, penting untuk Bunda mengetahui bahaya menstrual cup untuk kesehatan organ intim yang luput dari perhatian.

Artikel terkait: Ingin cepat hamil ? cangkir menstruasi jadi solusi bagi wanita yang ingin punya keturunan

Apa itu Menstrual Cup atau Cup Haid?

Menstrual cup adalah alat penampung darah menstruasi atau haid yang menyerupai cangkir atau cawan. Oleh karena itu, alat ini disebut juga cup haid atau cangkir menstruasi. Fungsi alat ini adalah menampung darah mens sehingga tidak bocor dan mengotori pakaian.

Menstrual cup nyatanya sudah populer sejak 1987 silam di Amerika Serikat. Alat ini terbuat dari berbagai macam bahan seperti silikon hingga karet lateks. Berbeda dengan pembalut yang menyerap darah haid, cangkir menstruasi justru menampungnya di dalam wadah.

Cara Menggunakan Menstrual Cup

Cara pakai alat ini memang tidak sesimpel dengan memakai pembalut. Berikut langkahnya:

  1. Lipat alat ini hingga bentuknya menyerupai tampon, lalu dimasukkan di dalam vagina.
  2. Agar lebih mudah, Anda bisa mengoleskan pelumas di bagian pinggir cup haid.
  3. Selanjutnya, lipat menjadi dua dan pegang dengan satu tangan dengan pelek menghadap atas.
  4. Anda sebaiknya duduk atau berjongkok agar masuknya menstrual cup ke dalam vagina lebih mudah.
  5. Jika sudah masuk, putar sampai terbuka dan membuat segel kedap udara untuk menahan darah meluber.
  6. Cuci bersih sebelum digunakan kembali.

Kapan Harus Diganti?

Menstrual cup hadir dengan berbagai kapasitas ukuran, umumnya dapat digunakan selama 3-4 jam hingga 12 jam, tergantung seberapa deras aliran darah. Alat ini juga bisa menampung 1 0ns cairan atau dua kali lipat dibanding pembalut atau tampon

Keuntungan Menggunakannya

Melansir laman WebMD, ada berbagai alasan mengapa alat satu ini mulai dilirik untuk teman akrab saat menstruasi, di antaranya:

  • Harga terjangkau dan ramah lingkungan; dengan daya pakai yang lama, kini menstrual cup atau cup haid banyak beredar dengan harga yang terjangkau. Selain itu, alat ini pun ramah lingkungan karena tak ada lagi sampah pembalut yang harus dibuang.
  • Tahan lama; jika pembalut dan tampon harus diganti setiap 4-8 jam bergantung banyaknya darah menstruasi yang keluar, berbeda dengan cup haid yang bisa menampung darah hingga 12 jam lamanya. Bahkan, darah yang ditampung jumlahnya juga lebih banyak dibandingkan pembalut biasa.
  • Minim bau; pengguna tidak perlu khawatir karena penggunaan cup haid tidak akan menimbulkan bau amis apapun di udara.
  • Lebih aman; dibandingkan dengan tampon yang berisiko lebih tinggi menimbulkan infeksi, cup haid dinilai lebih aman dan tidak akan menyebabkan gatal yang mengganggu selama periode menstruasi.

Kekurangan

Dikutip dari laman Healthline, cangkir menstruasi mungkin merupakan pilihan yang terjangkau dan ramah lingkungan, tetapi Anda tetap perlu mengingat beberapa kekurangannya, yaitu: 

  1. Tidak praktis dan ‘berantakan’. Kemungkinan, Bunda tidak dapat menghindari tumpahan selama proses melepas cawan ini.
  2. Sulit untuk dimasukkan atau dilepas. Anda mungkin kesulitan melipat cawan dengan tepat saat memasukkan cangkir menstruasi. Atau Anda mungkin kesulitan menjepit alasnya untuk menarik cangkir ke bawah dan ke luar.
  3. Tidak banyak ukuran yang pas. Cangkir menstruasi bukanlah satu ukuran yang cocok untuk semua, jadi Anda mungkin kesulitan menemukan yang pas. Bunda mungkin harus mencoba beberapa merek sebelum menemukan yang sempurna untuk Anda.
  4. Risiko alergi. Sebagian besar cangkir menstruasi terbuat dari bahan bebas lateks, menjadikannya pilihan yang bagus untuk orang yang alergi terhadap lateks. Namun bagi sebagian orang, ada kemungkinan bahan silikon atau karet tersebut bisa menimbulkan reaksi alergi.
  5. Risiko iritasi. Cangkir menstruasi dapat mengiritasi vagina Anda jika cangkir tidak dibersihkan dan dirawat dengan benar. Ini juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan jika Anda memasukkan cangkir tanpa pelumasan.

Bahaya Tersembunyi dari Menstrual Cup yang wajib Anda tahu!

Dengan ragam manfaat yang lebih menggiurkan, mungkin Bunda langsung terpikir untuk mengganti pembalut yang ada di lemari dengan menstrual cup. Namun, benarkah alat satu ini aman untuk digunakan?

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

“Bagi mereka yang sudah very highly educated sepertinya tidak akan menjadi masalah, berhubung walaupun praktis tetap saja memakai menstrual cup harus diganti dan dicuci sampai benar-benar bersih,” tutur Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, SpOG (K) perwakilan dari Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia saat ditemui di acara Media Gathering Peluncuran Kampanye #KarenaKitaPerempuan #SalingMenjaga di Lalla Restaurant, Rabu (15/5).

Dwiana menuturkan bahwa alat ini memang lebih dulu populer digunakan di luar negeri. Dengan catatan, penggunaan hanya dalam kondisi tertentu yang mengharuskan perempuan menggunakan alat yang praktis tanpa khawatir akan mengalami kebocoran. Misalnya, saat mengikuti peragaan busana.

“Idealnya, biarkan darah haid itu mengalir seperti apa adanya. Perlu diingat menstrual cup itu sifatnya hanya menahan darah dalam waktu lama, sehingga memungkinkan vagina mengalami infeksi yang membahayakan,” sambungnya.

Studi yang dipublikasikan dalam Canadian Journal of Infectious Diseases and Medical Microbiology menuturkan bahwa pemakaian menstrual cup dalam jangka waktu lama juga dapat meningkatkan risiko perempuan terinfeksi Toxic Shock Syndrome (TSS) disebabkan adanya bakteri dalam cairan haid karena pengguna tidak menjaga kebersihan dengan baik.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Di samping itu, memilih dan menggunakan menstrual cup yang keliru dapat menimbulkan iritasi di area vagina. Jika tidak sabar dan kurang pas dalam pemakaiannya, bisa jadi darah haid lebih mudah tercecer dan mengotori pakaian Anda.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menggunakannya

Jika terdapat situasi yang mengharuskan Bunda menggunakan menstrual cup, berikut poin yang sebaiknya diperhatikan:

  • Jangan lupa mencuci tangan dahulu sampai bersih sebelum memasukkan cup ke dalam vagina.
  • Pastikan mencuci dengan bersih juga saat akan memakainya kembali.
  • Jangan membiarkan darah benar-benar tertahan sampai penuh lebih dari 12 jam, ganti dan cucilah cup jika dirasa sudah lembap dan tidak nyaman.
  • Konsultasikan dengan dokter jika menggunakan menstrual cup dan ingin berhubungan intim dengan suami.
  • Bicarakan dengan dokter untuk Bunda yang juga menggunakan alat kontrasepsi IUD.

Itulah beberapa penjelasan tentang keuntungan dan bahaya menstrual cup atau cup haid. Pertimbangkan terlebih dahulu sebelum memilih alat ini, apakah alat ini cocok untuk Anda atau tidak. Semoga bermanfaat. 

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

***

Everything You Need to Know About Using Menstrual Cups

Menstrual Cups: How to Use, Benefits, and More (healthline.com)

What’s a Menstrual Cup?

Menstrual Cup: How it Works, Pros, Cons (webmd.com)

 

Baca juga : 

Tak paham, suami gunakan menstrual cup mengambil beras

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

5 Tips Bicarakan Menstruasi kepada Anak, Jangan Anggap Tabu

Ingin menggunakan menstrual cup? Ini tutorial dan video cara pakai yang tepat untuk Anda

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Penulis

Aulia Trisna