TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Sering sakit di bagian dada atau perut? Waspada pembuluh darah bengkak yang berbahaya!

Bacaan 4 menit
Sering sakit di bagian dada atau perut? Waspada pembuluh darah bengkak yang berbahaya!

Apa saja gejala-gejala dan penyebab yang harus diwaspadai?

Jantung menjadi organ yang vital dalam tubuh untuk memompa darah di tubuh. Salah satu pembuluh darah yang memiliki peran vital ini ialah pembuluh aorta yang menjadi pembuluh darah terbesar. Walau menjadi pembuluh darah yang kuat, ternyata aorta pun bisa melemah dan membengkak atau biasa juga disebut dengan Aneurisma Aorta.

Aorta merupakan pembuluh darah arteri terbesar yang fungsinya mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh. Jadi, bila sampai pembuluh ini membengkak, akibatnya bisa cukup fatal.

Sering sakit di bagian dada atau perut? Waspada pembuluh darah bengkak yang berbahaya!

Bila dibiarkan, kondisi ini bisa serius dampaknya bagi tubuh karena bisa menyebabkan kebocoran pembuluh darah. Akibatnya berbagai kondisi berbahaya bisa terjadi, mulai dari kerusakan ginjal parah, stroke, serangan jantung, hingga berujung kematian.

Namun pada beberapa kasus, aorta bisa tidak langsung pecah namun bengkak secara perlahan. Saat terdeteksi lebih dini, kondisi ini pun bisa diantisipasi untuk menekan risiko buruk yang terjadi.

Jenis-jenis Aneurisma Aorta

Berdasarkan letaknya, kondisi ini bisa terbagi beberapa jenis diantaranya :

  • Aneurisma aorta torako-abdominal : Kondisi ini dialami saat pembengkakan terjadi di antara aorta bagian atas dan bawah.
  • Aneurisma aorta abdominal atau perut : Kondisi ini merupakan aneurisma yang paling umum terjadi, khususnya terletak di bagian bawah aorta.
  • Dan Aneurisma aorta torakal : Pembengkakan dan pelemahan aneurisma terjadi pada bagian atas aorta.

Artikel terkait : Hindari risiko penyumbatan pembuluh darah dengan 6 cara sehat ini!

Gejala-gejala Aneurisma Aorta yang perlu diwaspadai

Aneurisma Aorta

Berdasarkan letaknya, gejala-gejala yang dialami bisa berbeda-beda ya Parents.

1. Aneurisma Toraks 

Pada beberapa kasus, Aneurisma Toraks tidak memunculkan gejala khusus. Namun biasanya ada beberapa gejala khas yang akan dirasakan saat aneurisma sudah lebih menjadi besar bahkan pecah.

Beberapa gejala yang sebaiknya diwaspadai antara lain :

  • Nyeri pada area dada.
  • Mengalami kesulitan bernapas.
  • Nyeri pada area punggung.
  • Sulit menelan makanan atau minuman.
  • Suara berubah menjadi lebih serak.
  • Batuk-batuk.

Sering sakit di bagian dada atau perut? Waspada pembuluh darah bengkak yang berbahaya!

Dokter biasanya akan mendiagnosis kondisi ini dengan beberapa tes mulai dari rintgen, ekokardiogram, CT scan, atau ultrasound. Saat sudah didiagnosis, kondisi ini sebaiknya dipantau setiap tahunya.

Saat kondisinya sudah menjadi lebih parah, beberapa pasien direkomendasikan utnuk melakukan operasi. Biasanya dokter akan mengganti aorta yang rusak dengan tabung khusus. Dengan metode cangkok, aorta yang sudah diganti akan menjadi lebih kuat.

Bila kondisinya masih belum begitu fatal, biasanya dokter akan meresepkan beberapa obat. Pasien biasanya akan menerima obat penurun kolesterol maupun penurun tekanan darah.

2. Aneurisma aorta abdominal

Aneurisma Aorta

Kondisi aneurisma ini bisa terjadi di area perut yang seringkali tidak menimbulkan gejala tertentu, khususnya saat kondisi belum parah. Namun waspadailah bila mengalami beberapa gejala berikut :

  • Rasa sakit yang parah di sisi perut.
  • Mengalami sensasi berdenyyut di dekat pusar.
  • Mengalami sakit punggung.

Gejala yang lebih signifikan bisa dialami bila Aneurisma sudah berkembang lebih parah atau pecah, diantaranya :

  • Merasakan sakit yang parah secara tiba-tiba di area punggung atau perut.
  • Mengalami pusing.
  • Merasa sangat mual di bagian perut.
  • Muntah-muntah.
  • Tiba-tiba berkeringat.

Artikel terkait : “Pembuluh darah di payudaraku pecah saat memompa ASI,” pengalaman seorang ibu

Penyebab pembengkakan pembuluh darah

Aneurisma Aorta

Ada beberapa hal yang ditengarai menjadi penyebab dari kondisi ini, diantaranya :

1. Aneurisma mikotik

Kondisi ini terjadi saat bakteri menyebar ke sistem arteri sehingga melemahkan pembuluh darah. Kini penyakit ini sudah jarang terjadi.

2. Tekanan darah tinggi

Secara berkala, tekanan darah yang tinggi bisa menimbulkan tonjolan dan pembengkakkan pada dinding pembuluh darah. Kondisi ini diketahui menjadi salah satu penyebab utama aneurisma aorta toraks.

3. Cedera

Cedera yang terjadi pada area dada maupun perut bisa menjadi salah satu penyebabnya. Benturan yang terjadi bisa membuat aorta menonjol dan membengkak.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

4. Aterosklerosis

Sering sakit di bagian dada atau perut? Waspada pembuluh darah bengkak yang berbahaya!

Kondisi ini terjadi saat arteri tersumbat atau rusak karena menumpuknya kolesterol. Plak yang menumpuk di lapisan dinding bisa menyebabkan dinding melemah, aliran darah pun terhambat. Seseorang dengan kondisi ini pun rentan mengalami serangan jantung.

5. Peradangan

Beberapa kondisi seperti psoriasis dan arthritis bisa menyebabkan kondisi peradangan pada pembuluh darah. Peradangan yang terjadi ini bisa membuat aorta menjadi lebih lemah.

Faktor risiko

Sering sakit di bagian dada atau perut? Waspada pembuluh darah bengkak yang berbahaya!

Selain beberapa penyebab di atas, ada juga beberapa kondisi seseorang yang bisa lebih berisiko mengalami Aneurisma. Beberapa faktor risiko tersebut antara lain :

  • Berusia lebih dari 55 tahun.
  • Memiliki riwayat keluarga Aneurisma Aorta.
  • Memiliki penyakit bawaan terkait melemahnya pembuluh darah.
  • Laki-laki menjadi lebih rentan dibandingkan perempuan.
  • Kebiasan tidak sehat seperti merokok.

Nah Parents sebaiknya rutin periksakan kesehatan kitsa secara menyeluruh ke dokter ya. Yuk konsisten emlakukan pola hidup sehat mulai dari diri sendiri dan keluarga.

Sumber : WebMD, Mayo Clinic, emedicinehealth

Baca Juga :

Waspada! Inilah risiko penyakit yang bisa menyerang berdasarkan golongan darah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Sering sakit di bagian dada atau perut? Waspada pembuluh darah bengkak yang berbahaya!
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti