TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penelitian: Anak yang minum susu full cream tidak rentan obesitas

Bacaan 4 menit
Penelitian: Anak yang minum susu full cream tidak rentan obesitas

Susu full cream selama ini dituduh sebagai salah satu penyebab obesitas pada anak oleh Peneliti Amerika. Kini peneliti dari Kanada menyatakan sebaliknya.

Pengetahuan selalu berkembang. Ada saja penelitian di masa lalu yang kini dikoreksi oleh peneliti lainnya. Kali ini tentang manfaat susu full cream yang mengandung banyak lemak dibanding skim milk alias susu rendah lemak.

Penelitian tentang konsumsi susu pada anak

susu formula

Pada tahun 2009, lembaga Agency Standar Makanan (FSA/Food Standar Agency) di Amerika meneliti tentang dampak susu full cream terhadap anak-anak. Hasilnya, mereka menyarankan orang tua untuk memberikan susu rendah lemak kepada anak mereka sejak usia 2 tahun.

Hal ini dianggap penting dilakukan agar anak terhindar dari obesitas saat mereka beranjak dewasa. Susu full cream dianggap sebagai biang kerok meningkatnya angka obesitas di kalangan anak-anak.

Konsumsi susu kaya kalori pernah disarankan di musim perang. Anak-anak di Inggris harus rutin minum full cream agar dapat ikut membangun ketertinggalan gizi yang diderita anak-anak saat perang sedang berlangsung.

Sedangkan, FSA menyarankan anak-anak yang bukan korban perang untuk minum susu rendah lemak saja agar tubuh anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan tidak dipenuhi oleh lemak.

Namun sekarang penelitian itu dikoreksi. Anak yang minum susu full cream sampai usia 6 tahun justru akan lebih langsing dan sehat daripada anak-anak yang minum susu rendah lemak.

Penelitian ini melibatkan lebih dari 2700 anak di Kanada. Anak kelompok pertama minum susu full cream, sedangkan kelompok kedua minum berbagai variasi susu rendah lemak.

Hasilnya, anak yang meminum susu full cream cenderung memiliki kecukupan vitamin D, memiliki perlindungan tulang yang memadai, dan sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat.

Artikel terkait: 3 Mitos dan Fakta tentang susu anak yang wajib Parents tahu

Hasil penelitian dari para ahli di Kanada ini dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition (Jurnal Nutrusi Penting Amerika). Penelitian mereka menunjukkan bahwa anak-anak yang minum susu full cream teratur sampai usia 6 tahun justru punya berat badan lebih sehat daripada anak yang hanya minum susu rendah lemak.

Kepala peneliti Dr Jonathon Maguire menyatakan bahwa anak yang minum Susu full cream akan memiliki kualitas vitamin D tiga kali lipat lebih baik daripada anak yang meminum susu rendah lemak.

“Anak yang tidak minum susu Full Cream memiliki kandungan kalori lebih banyak dan kualitas vitamin D lebih baik daripada mereka yang minum susu rendah lemak. Selain itu, berat badan anak juga lebih ideal daripada anak yang minum susu rendah lemak.”

susu formula

Susu rendah lemak biasa ditemukan pada susu kedelai, susu almond, susu tahu, maupun susu gandum. Selain itu, beberapa produk susu sapi juga membuat versi susu rendah kalorinya sendiri sesuai dengan saran dari FSA dulu.

Namun, penelitian ini masih menjadi kontroversi hingga kini. Pihak pendukung susu rendah lemak menentang habis-habisan penelitian ini.

Misalnya, Peter Davies dari Universitas Queensland yang menegaskan bahwa menggunakan susu rendah lemak tak akan membuat gizi yang dibutuhkan anak akan berkurang. Justru itu akan membuat anak mengonsumsi jumlah kalori yang tepat untuk tubuhnya.

Full cream dan rendah lemak, mana yang terbaik untuk anak?

susu full cream

Secara tradisional, American Academy of Pediatrics merekomendasikan bahwa semua anak di atas usia 2 tahun baiknya mengonsumsi susu rendah lemak. Anak di bawah usia 2 tahun yang tidak mengonsumsi ASI seharusnya minum susu full cream.

Sayangnya, APP merubah rekomendasinya setelah adanya laporan pada tahun 2008 tentang “Lipid Screening and Cardiovascular Health in Childhood”.

AAP kemudian mengeluarkan rekomendasi baru bahwa, susu rendah lemak mungkin sesuai untuk anak yang berusia 12 bulan hingga 2 tahun, jika mereka sudah mengalami kelebihan berat badan, atau jika mereka memiliki anggota keluarga yang alami kelebihan berat badan atau memiliki kolesterol tinggi.

Jadi, susu apa yang harus saya berikan kepada anak? Perlu diingat bahwa penelitian mengenai konsumsi susu dan hubungannya dengan obesitas pada anak-anak masih dilakukan hingga kini.

Jadi, Anda baiknya rutin untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan tentang pedoman pemberian susu yang terbaik untuk anak Anda.

Semoga informasi di atas bermanfaat ya, Parents!

Referensi: The Telegraph, Very Well, ABC.

Baca juga:

Penelitian: Produk Susu dan Makanan Bayi Kemasan Tidak Baik Untuk Anak

 

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Penelitian: Anak yang minum susu full cream tidak rentan obesitas
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti