TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penelitian: Sering pindah sekolah berdampak negatif bagi anak

Bacaan 3 menit
Penelitian: Sering pindah sekolah berdampak negatif bagi anak

Kesulitan-kesulitan inilah yang harus dialami anak saat pindah sekolah.

Banyak orangtua berpikir bahwa ketika anak pindah sekolah, ia langsung dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, berteman, dan dengan mudah merasa nyaman. Kenyataannya, pindah sekolah memiliki konsekuensi bagi anak?

Parents tentu masih ingat film Petualangan Sherina yang tayang pertama kali sekitar 17 tahun yang lalu. Dalam film tersebut dikisahkan ayah Sherina menerima tawaran pekerjaan sebagai ahli agronomi di Lembang sehingga Sherina harus pindah sekolah.

Tentu saja sebagai seorang anak SD, Sherina ngambek dan sedih karena harus berpisah dari sahabat-sahabatnya di Jakarta. Apalagi saat di sekolah baru, ia malah menjadi sasaran bullying teman laki-lakinya di kelas.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak pindah sekolah lebih dari tiga kali sebelum ia berusia 8 tahun dapat memberi pengaruh negatif padanya. Penelitian yang dilakukan di Warwick Medical School Inggris menyatakan bahwa anak pindah sekolah akan memengaruhi mereka secara emosional dan sosial.

“Anak-anak akan mengalami kecemasan, nilai mereka menurun, dan gagal menemukan teman di sekolah,” ujar salah seorang peneliti. 

Dampak negatif anak pindah sekolah

Ada banyak alasan orangtua harus memindahkan sekolah anak, mulai dari mutasi pekerjaan, masalah finansial, hingga yang berkaitan dengan akademis anak. Sayangnya, apa pun alasan yang mengharuskan seorang anak pindah sekolah, dampak negatif dari hal tersebut tidak bisa dipungkiri.

Berikut ini konsekuensi negatif saat seorang anak harus pindah sekolah.

Kesulitan dalam hal sosial

anak pindah sekolah

Hubungan pertemanan sangat penting untuk membangun kepercayaan diri serta kesuksesan diri anak pada berbagai tingkatan usia. Saat seorang anak pindah sekolah, ia meninggalkan lingkungan di mana ia mengenal sebagian besar teman-temannya serta memiliki hubungan yang kuat.

Di sekolah yang baru, ia tidak mengenal siapa-siapa dan mungkin merasa dikucilkan. Tugas bagi Parents serta para guru untuk membantu anak menyesuaikan diri dalam berbagai aktivitas sosial di sekolah.

Tantangan akademis

anak pindah sekolah - kesulitan akademis

Saat pindah sekolah, anak menghadapi permasalahan akademis karena bisa saja sekolah barunya menerapkan metode pengajaran serta kurikulum yang jauh berbeda. Bisa saja sekolah barunya sudah sampai di bab yang ia belum kuasai, atau justru malah ia lebih berkembang maju dibanding teman-teman barunya di sekolah.

Jadwal sekolah serta gaya pengajaran guru juga mungkin menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh anak.

Artikel terkait: Anak susah paham pelajaran? Ini 5 tips untuk membantunya

Hubungan anak dengan pihak sekolah

anak pindah sekolah - tidak mau berpisah dengan orangtua

Kesuksesan di sekolah dibangun atas kerjasama yang kuat antara anak, guru, orangtua, serta administrasi sekolah. Ketika anak sering pindah sekolah, maka semua pihak mendapat tantangan dalam menjalin relasi.

Guru-guru membutuhkan waktu untuk menilai kemampuan anak serta menempatkannya dengan benar dalam pembagian kelompok. Pihak sekolah juga membutuhkan waktu untuk transfer nilai dari sekolah lama ke sekolah baru.

Tugas orangtua adalah berkonsultasi dengan guru maupun psikolog anak sebelum anak pindah sekolah. Tentu saja, Parents harus mendukung anak secara maksimal terutama saat ia sedang menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru.

Parents juga perlu membantunya bila ia mengalami kesulitan saat mengerjakan PR atau saat ia masih belum punya teman di sekolah baru. Jadilah pendengar yang baik untuk semua cerita-ceritanya.

Semoga artikel ini bermanfaat.

 

Referensi: New Vision, Seattle Pi Education

Baca juga:

Ibu ini menceritakan kisah anaknya, mulai dari di-bully hingga bisa bersahabat akrab

Cerita mitra kami
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Satu dari Tiga Balita Indonesia Berisiko Anemia Akibat Kekurangan Zat Besi, Kenali Gejalanya!
Satu dari Tiga Balita Indonesia Berisiko Anemia Akibat Kekurangan Zat Besi, Kenali Gejalanya!
Headliners Hadirkan Chaos Lab, Playground Imersif Pertama di Indonesia!
Headliners Hadirkan Chaos Lab, Playground Imersif Pertama di Indonesia!
8 Eksperimen Sains Sederhana yang Dapat Dilakukan Anak dan Orang Tua di Rumah
8 Eksperimen Sains Sederhana yang Dapat Dilakukan Anak dan Orang Tua di Rumah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Usia Sekolah
  • /
  • Penelitian: Sering pindah sekolah berdampak negatif bagi anak
Bagikan:
  • 16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

    16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

  • 17 Contoh Puisi Anak SD Kelas 4 Mulai dari Tema Pahlawan, Sahabat dan Sekolah

    17 Contoh Puisi Anak SD Kelas 4 Mulai dari Tema Pahlawan, Sahabat dan Sekolah

  • Berat Badan Anak 7 Tahun yang Sehat dan Cara Menambahnya Jika Kurang

    Berat Badan Anak 7 Tahun yang Sehat dan Cara Menambahnya Jika Kurang

  • 16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

    16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

  • 17 Contoh Puisi Anak SD Kelas 4 Mulai dari Tema Pahlawan, Sahabat dan Sekolah

    17 Contoh Puisi Anak SD Kelas 4 Mulai dari Tema Pahlawan, Sahabat dan Sekolah

  • Berat Badan Anak 7 Tahun yang Sehat dan Cara Menambahnya Jika Kurang

    Berat Badan Anak 7 Tahun yang Sehat dan Cara Menambahnya Jika Kurang

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti