TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kasus Anak Meninggal Akibat Positif COVID-19 Meningkat, Ketahui Penyebabnya

Bacaan 4 menit
Kasus Anak Meninggal Akibat Positif COVID-19 Meningkat, Ketahui Penyebabnya

Beberapa pekan terakhir angka kematian anak akibat COVID-19 terus meningkat. Mengapa hal ini bisa terjadi? Berikut adalah penjelasan dari pakar.

Sudah lebih dari satu tahun pandemi berlalu, namun angka kasusnya masih belum surut. Bahkan dalam beberapa minggu belakangan ini angka tersebut kembali menanjak naik. Salah satu yang perlu menjadi perhatian adalah tingginya kasus anak meninggal karena positif COVID-19.

Sebagai orangtua, adalah tugas kita untuk melindungi dan menjaga sang buah hati dengan baik. Dari mulai memastikan seluruh anggota keluarga mematuhi protokol kesehatan dengan baik, hingga memastikan anak mendapat gizi lengkap dan seimbang yang dapat menunjang daya tahan tubuhnya.

Mengapa kasus anak meninggal karena COVID-19 dapat terus meningkat? Berikut adalah penjelasan dari epidemiolog.

Artikel Terkait: 11 Anjuran IDAI untuk Cegah Anak Terpapar COVID-19

Kasus Anak Meninggal Positif COVID-19, Mengapa Bisa Terjadi?

anak meninggal positif covid-19

Sumber: Freepik

Melansir dari Suara, tingkat kematian anak yang terinfeksi COVID-19 di Indonesia termasuk salah satu yang tertinggi di dunia dengan angka 3 hingga 5 persen. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Menurut pakar epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair), Laura Navika Yamani, secara global memang tingkat keparahan COVID-19 pada anak tergolong rendah karena anak dapat membentuk imunitas tubuhnya yang dipengaruhi oleh kesehatannya.

Laura menjelaskan bahwa kematian anak akibat terpapar COVID-19 ini masih perlu dikaji kembali. Dibutuhkan informasi yang transparan apakah kematian tersebut disebabkan oleh virus COVID-19 atau penyakit komorbid lain.

“Menurut saya memang harus diinformasikan secara transparan kasus COVID-19 pada anak itu apakah hanya murni karena infeksi COVID-19 atau sama halnya dengan kelompok lansia yang ada komorbid. Ini harus diungkap, harus disampaikan apakah ada korelasi dengan penyakit lain atau dengan kondisi kesehatan yang lain,” ungkap Laura.

Kasus Anak Meninggal Akibat Positif COVID-19 Meningkat, Ketahui Penyebabnya

Sumber: Freepik

Artikel Terkait: Kasus COVID-19 pada Anak Meningkat, Orangtua Diimbau Tak Bawa Anak Keluar Rumah!

Tingginya kasus stunting di Indonesia juga dianggapnya dapat berpengaruh. Per tahun 2020, angka stunting pada anak Indonesia mencapai 27 persen. Hal ini disebabkan oleh kurangnya nutrisi yang diterima anak pada masa pertumbuhannya.

Jika anak kekurangan nutrisi, maka tingkat keparahan infeksi COVID-19 dapat menjadi lebih besar dibandingkan mereka yang mendapatkan cukup nutrisi.

Tak hanya itu, aktivitas anak sehari-hari pun harus mendapatkan perhatian. Laura mengatakan bahwa perlu dilihat apakah selama pandemi anak hanya diam saja di rumah atau pergi keluar rumah.

“Kalau kita lihat riilnya di lapangan, itu kan sebetulnya anak-anak ini beraktivitas di luar rumah. Misalkan masih bertemu dengan temannya, ini kan ada risiko terinfeksi. Ataupun anak-anak ini bisa terinfeksi dari orangtuanya, dari keluarganya yang mobile.” Laura menambahkan.

5 Rekomendasi KPAI untuk Melindungi Anak dari COVID-19

Kasus Anak Meninggal Akibat Positif COVID-19 Meningkat, Ketahui Penyebabnya

Sumber: Freepik

Data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menunjukkan bahwa kasus positif COVID-19 pada anak usia 0-18 tahun ada di angka 12,5 persen. Ini berarti 1 dari 8 kasus positif COVID-19 adalah anak-anak.

Hal ini bertolak belakang dengan angka secara global. Data internasional menunjukkan bahwa proporsi infeksi COVID-19 pada anak hanya menyentuh angka 3 persen saja.

Maka dari itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta pemerintah untuk melakukan langkah yang konkrit dan terencana untuk menyelamatkan anak yang Indonesia yang terinfeksi COVID-19 dan mencegahnya tertular dengan 5 rekomendasi berikut ini.

1. Menguatkan 3T

anak meninggal positif covid-19

Sumber: Freepik

3T yaitu Testing, Tracing, dan Treatment di Indonesia masih belum memadai, terutama pada kalangan anak. Jika kasus COVID-19 lambat terdeteksi, maka hal ini dapat berpotensi menyebabkan kasus kematian anak menjadi tinggi.

2. Memberikan Imunisasi Dasar

Kasus Anak Meninggal Akibat Positif COVID-19 Meningkat, Ketahui Penyebabnya

Sumber: Freepik

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Balita dan anak-anak diharapkan mendapatkan perlindungan tambahan dengan imunisasi dasar. Program imunisasi anak dinilai menurun dalam masa pandemi, sehingga diperkirakan dapat memicu wabah yang lainnya. Pemberian imunisasi dan makanan tambahan yang sehat dan bergizi bagi balita tak boleh diabaikan. Kabar baiknya, bahkan saat ini anak usia remaja sudah dibolehkan mendapat vaksin COVID-19.

Artikel Terkait: Ada 3 Gejala Baru COVID-19 yang Muncul pada Anak, Parents Harus Waspada!

3. Fasilitas Kesehatan Khusus Anak

Kasus Anak Meninggal Akibat Positif COVID-19 Meningkat, Ketahui Penyebabnya

Sumber: Freepik

Hingga saat ini Indonesia masih belum memiliki ruang ICU khusus anak yang terinfeksi COVID-19. Oleh karena itu, pembangunan fasilitas kesehatan khusus anak perlu menjadi prioritas guna menekan angka kematian anak.

4. Menunda Pembelajaran Tatap Muka

Kasus Anak Meninggal Akibat Positif COVID-19 Meningkat, Ketahui Penyebabnya

Sumber: Freepik

KPAI menyarankan pemerintah untuk menunda pembelajaran tatap muka yang rencananya akan dimulai pada tahun ajaran baru 2021. Kondisi saat ini dinilai masih belum aman untuk membuka sekolah tatap muka dan berbahaya bagi kesehatan anak.

5. Menerapkan Prokotol Kesehatan Khususnya Orangtua

Kasus Anak Meninggal Akibat Positif COVID-19 Meningkat, Ketahui Penyebabnya

Sumber: Freepik

Orangtua diharapkan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan, karena orangtua diduga menjadi pihak yang paling berpengaruh pada penularan COVID-19 pada anak.

Ingat selalu 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tak hanya bermanfaat untuk diri orangtua sendiri saja, melainkan juga pada anak.

***
Nah Parents, mari kita sama-sama melindungi anak dengan lebih ketat khususnya di masa pandemi ini. Guna menekan laju angka anak meninggal akibat positif COVID-19 yang semakin meningkat, kesadaran mulai dari diri sendiri sangat diperlukan.

Baca Juga:

Ini Perbedaan Gejala COVID-19 dan Flu Pada Anak Menurut Ahli, Parents Wajib Tahu!

Virus Corona Bermutasi, Perlukah Anak Mendapatkan Vaksin COVID-19?

Waspada Parents! Angka Kematian Anak Akibat COVID-19 Mengkhawatirkan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kasus Anak Meninggal Akibat Positif COVID-19 Meningkat, Ketahui Penyebabnya
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti