Jangan Menyebut Anak Hiperaktif

Jangan Menyebut Anak Hiperaktif

Alan Yap, pendiri MindEdge dan penulis buku FUNtastic menyatakan, jangan menggunakan istilah "anak hiperaktif" untuk anak yang didiagnosa hiperaktif. Mengapa?

Salurkan energi anak hiperaktif menjadi kegiatan fisik yang bermanfaat.

Salurkan energi anak hiperaktif menjadi kegiatan fisik yang bermanfaat.

Alan Yip, pendiri Mind Edge dan pengarang buku best seller FUNtastic Parenting, menghimbau agar orangtua yang memiliki anak hiperaktif tidak menyebut mereka dengan istilah “anak hiperaktif” – terutama di hadapan anaknya.

Hiperaktif adalah kata label negatif dan tidak baik bila didengar oleh si anak hiperaktif tersebut. Ia tidak boleh merasa dirinya negatif.

Sebaiknya, gantilah istilah hiperaktif menjadi kata yang lebih positif, misalnya ‘energik’. Ketika berbicara dengan orang lain, Anda dapat mengatakan, “Anak saya energik, ia memiliki banyak energi.”

Salurkan energi anak hiperaktif jadi kegiatan fisik yang positif

Selain itu, salurkan energi anak hiperaktif menjadi kegiatan yang positif. Misalnya, bila ia tidak dapat duduk diam membaca buku, mintalah ia membaca buku sambil berdiri atau berjalan perlahan. Memang terdengar agak aneh, tetapi tidak ada yang salah dengan mereka. Mereka hanya memiliki gaya belajar yang berbeda dari anak-anak lainnya.

Baca juga : Kuis untuk Mengetahui Gaya Belajar Anak

Contoh lainnya, bila ia tidak dapat belajar mengeja sambil duduk diam seperti anak lainnya, mintalah ia melakukannya sambil berdiri. Minta ia menulis kata “APEL” di udara dengan tangannya. Dengan menggunakan gerakan badan seperti itu, energinya terpakai untuk kegiatan yang bermanfaat. Ia pun tetap dapat belajar seperti anak-anak lainnya.

Yang perlu Anda pelajari adalah gaya belajarnya, apa yang ia suka, yang tidak ia sukai, aspirasinya, cita-cita, impian, harapan, ketakutannya, serta problem-problem yang ia hadapi. Selalu jalinlah komunikasi yang lancar dengan mereka.

Berfokuslah pada kelebihan dan keunikan anak hiperaktif tersebut. Bantu anak Anda tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, penuh motivasi dan bahagia. Semuanya berawal dari kekuatan dan kelebihan diri mereka, bukan dari kekurangan yang mereka miliki.

Parents, demikianlah ungkapan Alan Yap, seperti yang direkam oleh theAsianParent pada video berikut:

 

 

Baca juga artikel menarik lainnya:

Mitos Penyebab ADHD atau Anak Hiperaktif

Cara Menenangkan Anak Hiperaktif Melalui Makanan

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner