TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penyebab Anak Hiperaktif dan Cara Menenangkannya Melalui Makanan

Bacaan 3 menit
Penyebab Anak Hiperaktif dan Cara Menenangkannya Melalui Makanan

Makanan mempunyai pengaruh besar pada anak hiperaktif. Ikuti lebih lanjut tentang pemilihan makanan yang tepat untuk memperbaiki perilaku anak hiperaktif.

Anak hiperaktif sulit diatur? Atur makanan anak hiperaktif untuk perilaku yang lebih terkendali.

Anak hiperaktif sulit diatur? Atur makanan anak hiperaktif untuk perilaku yang lebih terkendali.

Makanan mempengaruhi anak hiperaktif?

KIta tahu bahwa makanan mempengaruhi tubuh kita dengan berbagai cara ; nutrisi, vitamin, lemak,sensasi rasa yang berbeda dan bahkan mood kita. Ya, benar. Makanan mempengaruhi mood kita, manusia. Misalnya saja, coklat, sup ayam, hamburger dan keju.

Hal ini juga dialami oleh anak kita, dan menjadi penyebab mengapa anak hiperaktif menjadi bagian dari kehidupan keluarga modern.

Mood anak-anak (dan juga kita) sebagaian besar dipengaruhi oleh fungsi tubuh, terutama tingkat gula darah. Ketika tingkat gula darah seorang anak terlalu rendah, mereka menjadi lamban, mudah bingung dan kalut. Sering kali kita mengira mereka malas atau mengalami ketidakmampuan belajar.

Sebaliknya, ketika gula darah seorang anak terlalu tinggi, mereka menjadi mudah marah, gelisah, cemas dan, pada banyak kasus, mereka tak bisa dikendalikan. Mereka bertindak tanpa tujuan, dan ini terjadi di luar kendali mereka. Inilah gejala awal seorang anak hiperaktif.

Ketika tingkat gula darah meningkat, tubuh kita bekerja keras untuk mengatasi peningkatan hormon kortisol dan adrenalin. Hormon yang menyuplai energi bagi tubuh untuk mengatasi tekanan, memberikan anak sejumlah besar energi.

Dilihat dari usianya, normal bagi seorang anak menjadi aktif secara fisik namun kelebihan hormon-hormon tersebut dapat menjadikan mereka anak aktif. Mereka belum mampu mengontrol timbunan energi ini, namun Anda dapat membantu mereka.

Namun ada sanggahan bahwa tidak ada penelitian yang benar-benar menunjukkan keterkaitan kadar gula dengan anak hiperaktif. Baca juga : ADHD atau Hiperaktif dan Mitos Penyebabnya.

Berikut adalah tips dari kami tentang bagaimana ‘mengendalikan’ anak hiperaktif melalui makanan :

1. Batasi makanan olahan pada hidangan anak hiperaktif.

Bahan kimia dan pewarna yang digunakan dalam makanan olahan berbahaya untuk tubuh. Dampaknya tidak seperti yang terjadi pada orang dewasa atau anak dengan lebih sedikit masalah dalam menstabilisasi gula darahnya.

Jika Anda memiliki anak hiperaktif, atau anak yang cenderung hiperaktif, segera singkirkan nugget dan sosis dari makan siangnya, kecuali Anda membuatnya sendiri.

2. Buah-buahan segar dan sayuran sebaiknya disertakan dalam makanan anak hiperaktif.

Brokoli, bayam, kangkung, wortel, kol, blumkol, apel, tomat, jeruk, dan masih banyak buah dan sayuran lain yang sebaiknya Anda berikan pada anak hiperaktif.

Jika ia menolak makan buah atau sayuran, coba berikan jenis lain sampai Anda benar-benar mengetahui buah dan sayuran apa yang disukainya.

3. Protein penting untuk asupan makanan yang sehat.

Telur, daging ayam dan daging sapi (apalagi yang Anda masak sendiri di rumah) merupakan sumber protein terbaik. Usahakan untuk memberikan salah satu dari sumber protein di atas secara bergantian setiap hari sebagai menu makanan anak hiperaktif.

4. Air putih adalah minuman terbaik untuk anak hiperaktif.

Memang air putih sedikit membosankan, namun Anda dapat membimbing anak hiperaktif untuk menjadikan minum air putih menjadi sebuah kebiasaan. Anda dapat memberikan soda bebas gula untuknya sesekali, atau teh tanpa kefein dalam kemasan.

Perhatikan baik-baik jika Anda memberikan jus dalam kemasan pada anak hiperaktif. Periksalah selalu kandungan gula, dan pastikan jus tidak mengandung pengawet maupun bahan pewarna.

Jangan lupa untuk membatasi konsumsi permen, es krim dan kue olahan lainnya. Niscaya pembatasan jenis makanan di atas akan membantu anak hiperaktif untuk menjadi lebih tenang dan terkendali, baik secara fisik maupun emosional.

Anda boleh membiarkan mereka makan burger atau snack ber-MSG sesekali, tapi Anda juga harus mengingatkan mereka kapan harus berhenti.

Parents, semoga informasi di atas bermanfaat.

Baca juga artikel lainnya:

Mitos Tentang Penyebab Hiperaktif atau ADHD

10 Ketrampilan Sosial yang Perlu Dimiliki Anak

 

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Penyebab Anak Hiperaktif dan Cara Menenangkannya Melalui Makanan
Bagikan:
  • 30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

    30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • 30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

    30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti