Anak keduanya kena diare, Donita mengaku sedih dan patah hati

Anak keduanya kena diare, Donita mengaku sedih dan patah hati

Sedih dan patah hati dirasakan Donita saat anak keduanya mengalami diare.

Kabar kurang menyenangkan datang dari anak Donita dan Adi Nugroho, Parvaiz Farezell Shaquill Nugroho.  Pasalnya, Si Kecil yang akrab disapa Dadut itu kini tengah mengalami diare. Tidak hanya itu, dia juga mengalami batuk dan pilek.

Anak Donita mengalami diare

anak Donita

Anak Donita yang kedua, Parvaiz diserang diare. Donita minta didoakan agar anaknya cepat sembuh.

Melihat anak yang sakit tentu menjadi sebuah momen yang menyedihkan bagi setiap orangtua. Begitupun yang dirasakan aktris cantik Donita saat ini. Donita mengaku sedih dan patah hati melihat kondisi sang anak saat ini. Anak Donita yang kedua ini diketahui sedang mengalami diare.

Hal tersebut dikabarkan langsung oleh Donita melalui akun instagram pribadinya. Donita berharap sang anak akan segera sehat dan ceria kembali.

“Kayaknya emang cuaca extreme gini anak-anak jadi gampang sakit yah.Udah 2 minggu ini Dadut agak diare. Trus ditambah tiba-tiba batuk pilek. Sedih dan patah hati kalo liat anak sakit tuh. Om tante kakak-kakak doain biby Dadut sehat yaahh, dan kembali Dadut lagiii,” tulis Donita dalam salah satu unggahannya pada Rabu, (16/1).

Diare pada anak

anak donita

Diare atau gastroenteritis adalah buang air besar lebih dari tiga kali dalam 24 jam dengan konsistensi feses lebih lembek atau berair. Pada umumnya, diare adalah cara tubuh untuk membersihkan diri dari kuman dan penyakit.

Ada dua macam diare. Pertama diare akut atau diare yang berlangsung di bawah 14 hari. Kedua, diare kronik atau diare yang berlangsung hingga lebih dari 14 hari. Biasanya, diare akan diikuti dengan demam, mual, muntah, kram, dan dehidrasi.

Berikut ini beberapa penyebab umum diare pada anak:

a. Infeksi

Salah satu penyebab umum diare pada anak adalah infeksi. Infeksi ini bisa berasal dari virus rotavirus, bakteri salmonella, dan parasit giardia.

Dari beberapa penyebab itu, sekitar 70% diantaranya disebabkan oleh rotavirus. Diare yang disebabkan oleh rotavirus biasanya akan sembuh dengan sendirinya antara 2 sampai 7 hari. Anak akan sembuh ketika seluruh virus tersebut telah keluar dari tubuh.

b. Keracunan makanan

Keracunan makanan juga bisa menjadi salah satu penyebab diare pada anak. Gejala diare yang diakibatkan oleh keracunan makanan biasanya akan datang dengan cepat dan gampang hilang. Biasanya, gejala ini akan hilang dalam kurung waktu 24 jam.

c. Penyebab lainnya

Beberapa penyebab diare pada anak lainnya ialah penyakit iritasi usus, penyakit Crohn, alergi makanan, dan penyakit seliaka.

Artikel terkait: Rotavirus, penyebab diare yang berbahaya

Cara mengatasi diare pada anak

Ada beberapa cara yang dapat Parents lakukan untuk mengatasi diare pada anak:

anak donita cara melancarkan BAB pada bayi

1. Pastikan anak minum air yang banyak

Saat anak mengalami diare, pastikan dia minum air yang banyak untuk mencegah dehidrasi. Berikan anak ASI sebanyak-banyaknya bila dia masih menyusu. Parents juga bisa memberikan oralit untuk mengganti elektrolit tubuhnya yang hilang.

2. Berikan yogurt

Studi menunjukkan bahwa yogurt dengan kultur hidup atau probiotik dapat membantu meredakan diare yang disebabkan oleh antibiotik. Kultur dan probiotik membantu mengisi kembali bakteri usus sehat yang terbunuh oleh antibiotik.

anak donita

3. Jangan asal berikan obat

Seperti anjuran WHO, oralit adalah obat terbaik untuk penderita diare. Sebab oralit berfungsi untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang bersama mineral dan elektrolit.

Jangan pernah memberikan obat obat antidiare atau antimotilitas secara sembarang pada anak. Hal itu justru dapat menurunkan jumlah bakteri baik yang terdapat didalam tubuhnya.

Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter bila ingin memberikan obat antidiare pada anak.

Segera hubungi dokter bila anak dehidrasi akibat diare

anak donita

Diare pada umumnya dapat hilang dalam beberapa hari. Namun dalam beberapa kasus, diare dapat mengakibatkan dehidrasi pada anak.

Hal ini bisa menjadi sangat berbahaya dan mengkhawatirkan. Karena dehidrasi bisa menyebabkan kejang, kerusakan otak, dan bahkan kematian.

Oleh karena itu, segera hubungi dokter bila anak menunjukan gejala dehidrasi seperti:

  • Pusing
  • Mulut kering dan lengket
  • Urin berwarna kuning gelap
  • Urin sedikit atau tidak ada sama sekali
  • Kekurangan energi
  • Muntah
  • Tinja berdarah
  • Ruam

*** 
Semoga si kecil Dadut segera diberi kesembuhan. 

Bunda di rumah jaga asupan makanan si kecil ya, dan jauhkan dari tempat kotor dan becek agar tidak terkena diare.

 

Referensi: WebMD, Instagram Donita

Baca juga:

Sedang musim sakit, begini cara tingkatkan kekebalan tubuh pada anak!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner