TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Gunakan Potongan Kayu, Sepasang Orangtua di Aceh Tega Aniaya Anaknya hingga Trauma

Bacaan 4 menit
Gunakan Potongan Kayu, Sepasang Orangtua di Aceh Tega Aniaya Anaknya hingga Trauma

Tidak hanya sekali, ternyata penganiayaan sepasang orangtua kepada anaknya ini sudah sering terjadi.

Sebuah peristiwa anak dikeroyok ayah kandung dan ibu tiri terjadi di Aceh Utara. Akibat tindak kekerasan ini, korban yang berinisial NH hingga mengalami trauma dan sekarang sedang menjalani penyembuhan.

Kejadian pengeroyokan berawal dari NH yang cekcok dengan ibu tiri dan ayah kandungnya. Lantaran tersulut emosi, sang ayah kandung mengambil sepotong kayu, lalu tega memukul NH.

Sampai saat ini, remaja 16 tahun asal Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, masih harus menjalani konseling di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Ia masih trauma akibat dikeroyok ibu tirinya, RD (45) dan ayah kandungnya, AM (60).

Anak Dikeroyok Ayah Kandung dan Ibu Tiri Dilakukan Berulang Kali

anak dikeroyok ibu tiri dan ayah kandung

Tak hanya sekali, rupanya kekerasan dari ibu sambung dan ayah kandungnya ini telah sering terjadi kepada NH. Namun, cekcok kali ini rupanya berujung ke polisi.

Kanit PPA Sat Reskrim Polres Aceh Utara Bripka T Ariandi menceritakan kronologis pengeroyokan yang dialami NH. Akibat pertengkaran antara korban dan ibu tirinya, ayah kandung korban datang membawa sepotong kayu. Kayu itu diserahkan pada RD, ibu tiri korban.

Artikel Terkait : Jangan sepelekan! Ini akibatnya jika anak terpapar tindak kekerasan di dalam keluarga

Remaja yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA ini pun dipukul ibu sambungnya dengan kayu, sementara ayahnya ikut memukul korban dengan tangan. Beruntung warga sekitar melihat keributan tersebut dan datang melerai.

Setelah dipisahkan dari ayah kandung dan ibu tirinya, NH diamankan ke rumah kepala desa setempat oleh beberapa orang saksi di tempat kejadian. Di sana NH didampingi ibu kandungnya.

“Namun karena baru saja dipukuli, korban tidak bisa (pergi) mengendarai sepeda motornya, sehingga korban dan ibunya dibawa saksi tersebut ke rumah kepala desa,” jelas Ariandi.

Ayah Kandung dan Ibu Tiri Dilaporkan ke Kepolisian Setempat

anak dikeroyok ibu tiri dan ayah kandung

Ibu sambung pelaku tindak kekerasan. (Sumber foto : situs Serambi)

Perangkat desa kemudian mengarahkan korban dan ibu kandungnya untuk membuat laporan ke Polres Aceh Utara, karena kekerasan pada NH sudah sering terjadi. Polisi kini sudah menerima hasil visum anak dikeroyok ayah kandung dan ibu tiri tersebut.

“Karena diketahui keributan disertai kekerasan antara korban dan pelaku sudah sering terjadi, perangkat desa setempat mengarahkan korban dan ibu kandungnya untuk membuat laporan polisi,” ujar Bripka T Ariandi.

Alhasil, ayah kandung dan ibu tiri NH pun dijemput petugas Reskrim Polres Aceh Utara di rumah mereka yang berada di Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, untuk diminta keterangan lebih lanjut.

Pasutri ini ditangkap atas kasus pengeroyokan terhadap anaknya yang masih remaja. Kini, AM dan RD masih diamankan di Mapolres Aceh Utara.

Korban Menjalani Penyembuhan Trauma

Gunakan Potongan Kayu, Sepasang Orangtua di Aceh Tega Aniaya Anaknya hingga Trauma

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Aceh Utara Eliyati mengatakan, kini korban sedang dalam pendampingan pihaknya untuk menjalani penyembuhan dari trauma.

“Benar, korban masih dalam pendampingan kita, karena masih trauma setelah kejadian tersebut,” ujar Eliyati, mengutip dari laman Serambi.

Akibat kejadian yang dialaminya, korban masih harus menjalani beberapa kali konseling dengan konselor yang disediakan P2TP2A. Kata Eliyati, konseling ini akan terus berlanjut sampai keadaan psikologis korban dirasa sudah membaik.

“Untuk korban minimal prosesnya harus menjalani empat kali konseling,” jelas Eliyati.

Sejauh ini, korban sudah menjalani satu kali konseling. Setidaknya, menurut Eliyati, korban perlu tiga kali konseling lagi. Untuk selanjutnya, perkembangan konseling akan dilaporkan secara tertulis oleh P2TP2A.

“Untuk menentukan proses sudah sembuh atau tidak traumatisnya adalah psikolog, jadi tidak bisa kami pendamping yang menentukannya,” ucap Eliyati.

Artikel Terkait : 6 Jenis Kekerasan Emosional pada Anak yang Dilakukan Orangtua Narsis

Selain penyembuhan trauma, pendampingan ini juga perlu dilakukan agar korban mampu menghadapi proses persidangan untuk pembuktian hukuman. Sebab, memang tidak umum anak berseteru dengan orangtua sendiri di pengadilan.

Pendampingan perlu dilakukan agar korban berani buka suara.

“Sebab, kekerasan yang terjadi ini, kan, dalam ruang lingkup rumah tangga. Jadi dengan adanya konseling, minimal si anak nantinya nyaman dan berani bercerita,” jelas ketua P2TP2A Aceh Utara.

Cerita mitra kami
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Eliyati menambahkan, selain mengalami trauma karena kekerasan yang dilakukan orang tuanya, ternyata korban juga trauma karena khawatir merasa bersalah telah melaporkan ayah kandung dan ibu tirinya ke polisi.

Saat ini korban didampingi ibu kandungnya sebagai anggota keluarga. Sebab, pendampingan keluarga sangat penting untuk penyembuhan trauma pada remaja.

“Dukungan keluarga itu sangat penting, karena upaya konseling yang kita lakukan tidak akan maksimal jika tidak mendapat dukungan dari keluarganya,” pungkas Eliyati

Demikian kabar anak dikeroyok ayah kandung dan ibu tiri. Semoga kejadian seperti ini tak terulang lagi pada anak lainnya.

Baca Juga :

Kekerasan Terhadap Anak – Anda pun Bisa Jadi Pelakunya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

febri

  • Halaman Depan
  • /
  • Parenting
  • /
  • Gunakan Potongan Kayu, Sepasang Orangtua di Aceh Tega Aniaya Anaknya hingga Trauma
Bagikan:
  • Bacaan Lengkap Doa Nisfu Sya'ban, Malam Mulia Penuh Ampunan

    Bacaan Lengkap Doa Nisfu Sya'ban, Malam Mulia Penuh Ampunan

  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • Bacaan Lengkap Doa Nisfu Sya'ban, Malam Mulia Penuh Ampunan

    Bacaan Lengkap Doa Nisfu Sya'ban, Malam Mulia Penuh Ampunan

  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti