TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Anak susah BAB? Ini 3 cara sederhana mengatasinya

Bacaan 3 menit
Anak susah BAB? Ini 3 cara sederhana mengatasinya

Melihat anak susah BAB tentu saja bisa membuat orangtua khawatir. Jika hal ini terjadi, apa yang perlu dilakukan untuk mengatasinya?

Sudah satu minggu ini Arya mengeluh sulit buang air besar. Tak hanya itu, bocah 3 tahun ini pun mengatakan kalau tinjanya keras. Kondisi anak bab keras atau anak susah BAB seperti yang dialami Arya memang kerap terjadi. Oleh karena itu, sudahkah Parents mengetahui penyebab dan bagaimana cara mengatasinya?

Berikut penjelasannya.

8 Penyebab Anak Susah BAB

anak bab keras

Dilansir dari Web MD, setiap anak dengan tinja yang besar, keras, kering, dan disertai dengan rasa sakit saat BAB, mungkin mengalami sembelit (konstipasi).

Kondisi ini nyatanya memang bisa disebabkan karena berbagai faktor. Mulai dari diet hingga pengunaan obat-obatan. Berikut adalah beberapa penyebab paling umum balita kerap alami sembelit :

  • Diet

Penyebab banyak kasus sembelit pada balita adalah akibat mereka sering mengonsumsi makanan olahan, susu dan permen. Sementara mereka jarang mengonsumsi serat (seperti biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran) serta kurang minum air putih.

  • Anak kerap menahan BAB

Rata-rata anak berusia 2 tahun jauh lebih tertarik bermain daripada pergi ke toilet. Beberapa anak merasa malu atau takut untuk pergi ke toilet.

  • Takut akan ketidaknyamanan

Anak-anak yang pernah mengalami buang air besar yang menyakitkan di masa lalu, kadang-kadang akan menghindari BAB karena takut akan merasakan sakit lagi. Padahal, kebiasaan ini akan menumpuk kotoran di bagian bawah usus, membuat kotoran tersebut lebih besar dan lebih keras.

  • Kondisi tertentu

Pergi berlibur bisa membuat beberapa balita tidak mau pergi ke toilet untuk BAB.

  • Kurangnya aktivitas fisik

Olahraga membantu pergerakan makanan melalui proses pencernaan. Pada anak yang jarang bergerak, mereka mungkin mengalami sembelit.

  • Penyakit

Perubahan nafsu makan penyakit tertentu dapat memengaruhi pola makan anak, sehingga menyebabkan anak  sembelit.

  • Obat

Beberapa obat atau suplemen dapat menyebabkan balita mengalami konstipasi, termasuk suplemen zat besi dosis tinggi. Zat besi dosis rendah dalam susu formula bayi tidak menyebabkan sembelit.

  • Kondisi fisik

Dalam kasus yang jarang terjadi, masalah anatomi usus, anus, atau rektum dapat menyebabkan sembelit kronis. Cerebral palsy dan gangguan sistem saraf lainnya juga dapat memengaruhi kemampuan anak untuk BAB.

3 Cara Mengatasi Anak Susah BAB atau BAB Keras

anak bab keras

Ketika anak mengalami kesulitan BAB, Anda dapat mencoba salah satu dari solusi ini:

  • Diet

Untuk melunakkan feses dan membuatnya lebih mudah dikeluarkan, tingkatkan asupan cairan non-susu dan serat  setiap hari. Makanan berserat tinggi termasuk buah-buahan dan jus buah yang mengandung sorbitol (prune, mangga, pir), sayuran (brokoli), kacang-kacangan, roti gandum dan sereal. Batasi makanan yang bisa meningkatkan konstipasi, seperti makanan berlemak yang rendah serat. Batasi susu hingga 454 gram saja per hari.

  • Olahraga

Pastikan anak Anda keluar untuk bermain setidaknya 30 hingga 60 menit sehari. Menggerakkan tubuh juga membuat usus terus bergerak untuk mendorong kotoran.

  • Perbaiki kebiasaan buang air besar

Dorong anak Anda untuk menggunakan toilet secara teratur di pagi hari, atau kapan pun ia merasakan keinginan untuk BAB. Biarkan anak Anda duduk di toilet setidaknya 10 menit.

Semoga informasi di atas bermanfaat!

Anak susah BAB? Ini 3 cara sederhana mengatasinya

Baca juga:

Ulasan Dokter tentang Sembelit pada Anak

Cerita mitra kami
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Kenali 5 Sifat dan Karakter Anak, Si Kecil Termasuk yang Mana?
Kenali 5 Sifat dan Karakter Anak, Si Kecil Termasuk yang Mana?
Mengenal Susu Protein Terhidrolisis Parsial untuk Menurunkan Risiko Alergi Sejak Dini
Mengenal Susu Protein Terhidrolisis Parsial untuk Menurunkan Risiko Alergi Sejak Dini
7 Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Otak Anak, Waspada Dampak Gula Berlebihan!
7 Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Otak Anak, Waspada Dampak Gula Berlebihan!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Nia Lara Sari

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Balita
  • /
  • Anak susah BAB? Ini 3 cara sederhana mengatasinya
Bagikan:
  • Waspada! Ini Dampak Jika Imunisasi Terlambat atau Tidak Lengkap

    Waspada! Ini Dampak Jika Imunisasi Terlambat atau Tidak Lengkap

  • 61 Lagu Anak-anak Bahasa Indonesia dan Inggris, Lengkap dengan Lirik!

    61 Lagu Anak-anak Bahasa Indonesia dan Inggris, Lengkap dengan Lirik!

  • 60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

    60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

  • Waspada! Ini Dampak Jika Imunisasi Terlambat atau Tidak Lengkap

    Waspada! Ini Dampak Jika Imunisasi Terlambat atau Tidak Lengkap

  • 61 Lagu Anak-anak Bahasa Indonesia dan Inggris, Lengkap dengan Lirik!

    61 Lagu Anak-anak Bahasa Indonesia dan Inggris, Lengkap dengan Lirik!

  • 60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

    60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti