Amankah Operasi Caesar Dibandingkan Melahirkan Normal?

Amankah Operasi Caesar Dibandingkan Melahirkan Normal?

Operasi Caesar masih menjadi 'primadona' bagi beberapa ibu yang menghindar untuk mengalami rasa sakit sebelum melahirkan normal. Amankah operasi caesar?

Operasi caesar, amankah?

Operasi caesar, amankah?

Melahirkan normal vs operasi caesar

Proses operasi caesar menjadi pilihan beberapa ibu muda di Indonesia. Enggan menunggu berjam-jam sembari mengalami rasa sakit sebelum sang buah hati lahir secara normal adalah alasan utama mengapa mereka lebih memilih operasi caesar.

Tentu saja, pilihan tersebut hanya dapat dinikmati oleh kalangan menengah ke atas. Padahal proses melahirkan normal memiliki banyak keuntungan bagi ibu dan anak.

Proses melahirkan normal mengurangi risiko infeksi

Proses bedah memiliki risiko infeksi pada pasien dan hal ini berlaku pula pada pasien yang menjalani proses operasi caesar.

Meski hal ini jarang terjadi, ada kalanya sang ibu mengalami infeksi pada luka jahitan pasca operasi caesar karena beberapa faktor. Salah satunya adalah kurang higienisnya perawatan luka operasi.

Proses melahirkan normal meningkatkan jalinan batin ibu dan bayi

Bayi yang dilahirkan melalui operasi caesar akan dipisahkan dari ibunya selama beberapa jam. Padahal, bayi baru lahir seharusnya mendapat asupan ASI dari sang ibu.

Beberapa rumah sakit di Indonesia pun gencar melancarkan program inisiasi ASI dini pada ibu yang menjalani proses melahirkan normal di mana bayi baru lahir langsung diletakkan pada dada ibu sehingga ia bisa mendapatkan makanan terbaiknya.

Baca juga tentang Skin to Skin Contact

Proses melahirkan normal meningkatkan daya kekebalan tubuh bayi

Menurut Dr Robbie Davis-Floyd, pakar ginekologi dari University of Texas Austin, bayi baru lahir dari proses melahirkan normal akan ‘terkontaminasi’ dengan bakteri dari ibunya. Ia akan memiliki daya tahan tubuh yang tinggi dan memiliki jalinan batin lebih kuat dengan sang ibu.

Hal ini berbeda dengan bayi yang dilahirkan melalui operasi caesar di mana ia akan ‘terkontaminasi’ dengan bakteri dari para perawat dan dokter yang menanganinya pasca dilahirkan.

Saat ia berada di rumah bersama dengan sang ibu, ia berisiko terserang penyakit karena kurangnya sistem imunitas yang dimilikinya.

Melahirkan normal, lebih baik daripada caesar.

Melahirkan normal, lebih baik daripada caesar.

Tidak dapat dipungkiri bahwa fakta tersebut di atas sebenarnya bukanlah hal yang baru, terlebih bagi para calon ibu.

Banyak calon ibu yang melek pendidikan sehingga mereka dapat mencari sumber informasi terbaik untuk memilih proses melahirkan yang paling aman.

Namun demikian, tidak banyak ibu yang bisa menghindari operasi caesar karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.

Jadi, berbahagialah bagi calon ibu yang masih punya kesempatan dan kesehatan prima untuk dapat melahirkan normal.

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner