TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Ini 9 Kondisi yang Mengharuskan Bunda Melahirkan Caesar

Bacaan 3 menit
Ini 9 Kondisi yang Mengharuskan Bunda Melahirkan Caesar

Tak bisa sembarangan, deretan kondisi ini menjadikan operasi caesar adalah pilihan terbaik untuk Bunda.

Operasi caesar mungkin menjadi pilihan terakhir bagi sebagian besar ibu hamil. Risiko komplikasi dan waktu pemulihan yang lebih lama dibandingkan persalinan normal menjadi alasan operasi caesar jadi opsi terakhir.

Kendati menjadi langkah terakhir, ada beberapa pertimbangan mengapa dokter merekomendasikan untuk melakukan persalinan caesar.

1. Preeklamsia

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi selama masa kehamilan, maka besar kemungkinan dokter akan menganjurkan C-section. Selain itu, preeklamsia juga akan membuat proses persalinan penuh tekanan sehingga akan berdampak pada bayi.

Ibu hamil dengan preeklamsia akan mengalami gangguan oksigen atau abrupsi plasenta jika memaksakan diri melahirkan dengan proses normal. Ini menjadi alasan operasi caesar yang krusial.

2. Diabetes

alasan operasi caesar

Untuk Anda yang memiliki berat badan berlebih dan menderita diabetes selama hamil, maka cenderung melahirkan bayi berukuran besar. Tentu saja kondisi ini akan menyulitkan persalinan normal.

Kondisi ini juga akan mendorong pankreas bayi untuk memproduksi lebih banyak insulin sehingga bayi lahir dengan ukuran lebih besar.

3. Tidak ada kemajuan persalinan

Ada ragam alasan Anda akan mengalami kemajuan yang lamban dalam menghadapi persalinan, misalnya stres selama hamil atau depresi yang tidak terkontrol. Di samping itu, leher rahim yang menipis akan membuat energi ibu terkuras sehingga biasanya operasi caesar akan menjadi pilihan.

4. Fetal distress

Fetal distress menjadi alasan operasi caesar. Fetal distress adalah suatu kondisi di mana bayi mengalami kekurangan oksigen atau disebut juga asfiksia lahir. Kondisi ini biasanya ditandai dengan perubahan yang sudah terjadi sebelum persalinan, misalnya denyut jantung bayi tidak normal dan gerakan janin kurang aktif karena adanya zat asing dalam cairan ketuban.

5. Mengalami masalah plasenta

Masalah plasenta previa yang biasanya dialami ibu hamil di usia kehamilan trimester ketiga menjadi kondisi lain Anda harus melahirkan dengan operasi caesar.

Plasenta previa yaitu suatu kondisi ketika plasenta berada di bawah rahim sehingga menghalangi serviks. Jika dipaksakan melahirkan dengan persalinan normal, maka dapat mengakibatkan perdarahan yang berbahaya bagi janin.

6. Kehamilan kembar

Ini 9 Kondisi yang Mengharuskan Bunda Melahirkan Caesar

Janin lebih dari satu dikategorikan kehamilan berisiko tinggi sehingga Bunda harus beristirahat total selama periode kehamilan. Untuk kondisi ini, dokter akan merekomendasikan operasi caesar untuk mencegah komplikasi.

Komplikasi paling umum yaitu persalinan prematur, yakni bayi lahir sebelum usia 37 minggu kehamilan.

7. Uterus robek

Robekan uterus menjadi alasan operasi caesar lainnya. Robekan uterus adalah salah satu komplikasi persalinan yang paling langka namun paling rumit. Jika tak ditangani segera, maka dapat mengakibatkan perdarahan hebat pada ibu dan kemungkinan bayi tercekik.

8. Posisi janin abnormal

Posisi bayi di dalam kandungan turut menjadi pertimbangan lain dokter untuk menyarankan ibu melahirkan dengan metode caesar. Misalnya, bayi yang posisinya sungsang.

9. Cephalopelvic disproportion

Cephalopelvic disproportion jadi alasan operasi caesar. Kondisi ini biasanya terjadi ketika bayi berukuran besar, dengan berat tubuh sekitar 4,5 Kg. Ukuran bayi yang terlalu besar akan sulit untuk melalui panggul, sehingga operasi caesar biasanya akan menjadi pilihan.

Namun, apapun metode persalinan yang harus dijalani kesehatan ibu dan janin tentu lebih penting.

Referensi: Boldsky , American Pregnancy Association

Baca juga:

Cerita mitra kami
Menghadirkan Kebahagian Lewat #SentuhanIbu, Ibu Bahagia, Janin Sehat, Bayi Tumbuh Optimal
Menghadirkan Kebahagian Lewat #SentuhanIbu, Ibu Bahagia, Janin Sehat, Bayi Tumbuh Optimal
Melahirkan secara Operasi Caesar: Fakta, Manfaat, dan Efek Sampingnya
Melahirkan secara Operasi Caesar: Fakta, Manfaat, dan Efek Sampingnya
Cara Mudah Persiapan Caesar Langsung dari Ahlinya di C-Ready Learning, Tertarik Coba?
Cara Mudah Persiapan Caesar Langsung dari Ahlinya di C-Ready Learning, Tertarik Coba?
3 Cara Menurunkan Berat Badan Pasca Persalinan, Cek Bun!
3 Cara Menurunkan Berat Badan Pasca Persalinan, Cek Bun!

Lakukan 3 cara mudah ini agar luka bekas caesar cepat kering, Bunda!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Erinintyani Shabrina Ramadhini

Diedit oleh:

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Melahirkan
  • /
  • Ini 9 Kondisi yang Mengharuskan Bunda Melahirkan Caesar
Bagikan:
  • 10 Ciri-Ciri Kontraksi Asli dan Pembukaan, Bunda Wajib Tahu!

    10 Ciri-Ciri Kontraksi Asli dan Pembukaan, Bunda Wajib Tahu!

  • 20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

    20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

  • Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

    Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

  • 10 Ciri-Ciri Kontraksi Asli dan Pembukaan, Bunda Wajib Tahu!

    10 Ciri-Ciri Kontraksi Asli dan Pembukaan, Bunda Wajib Tahu!

  • 20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

    20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

  • Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

    Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti