TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

6 Alasan Mengapa Seorang Kakak Seharusnya Tidak Ditugaskan Menjaga Adiknya

Bacaan 5 menit
6 Alasan Mengapa Seorang Kakak Seharusnya Tidak Ditugaskan Menjaga Adiknya

Seorang kakak seharusnya tidak ditugaskan menjaga adiknya sekalipun ini sudah lumrah dilakukan. Simak beberapa argumentasi berikut ini.

Bagaimana tanggapan Parents terkait seorang kakak seharusnya tidak ditugaskan menjaga adiknya?

Seringkali orangtua meminta anaknya yang berusia di bawah 10 tahun untuk menjaga adik bayi atau balitanya. Hal itu tampak lumrah sebagai sebuah latihan tanggung jawab sebagai seorang kakak, namun seharusnya seorang kakak tidak ditugaskan menjaga adiknya.

Mengajari anak sikap tanggung jawab menjaga adik memang penting, namun kita harus memerhatikan usia dan besaran tanggung jawab yang harus ditanggung oleh si anak. Perlu adanya sebuah pertimbangan secara mental dan fisik apakah sang kakak sudah mampu menjaga adiknya atau belum.

Berikut ini argumentasi mengapa seorang kakak seharusnya tidak ditugaskan menjaga adiknya:

1. Beda prioritas

Seorang kakak seharusnya tidak ditugaskan menjaga adiknya

Seorang kakak seharusnya tidak ditugaskan menjaga adiknya karena prioritas Anda adalah keselamatan adik, sedangkan prioritas kakak adalah bermain. Pada usia di bawah 15 tahun, seorang anak biasanya sangat memahami bahwa belajar dan bermain adalah haknya sehingga hal di luar itu dianggap bukanlah kewajibannya.

Anda harus mengingat bahwa anak di bawah 15 dan 10 tahun sudah memiliki sifat pemberontak dan mulai bisa memutuskan sendiri apa yang ia anggap benar. Bisa jadi ia merasa bahwa tugas yang Anda berikan padanya seharusnya tidak menjadi bebannya karena ia punya prioritas lain yang harus dikerjakan.

Jika kakaknya belum bisa melindungi diri sendiri dari kecelakaan yang mungkin menimpanya, bagaimana mungkin orangtua bisa yakin bahwa dia akan bisa melindungi adiknya? Sebelum Anda menugaskan kakak untuk menjaga adiknya, perhatikan berapa jarak usianya.

2. Ketidaksiapan mental dan fisik

Seorang kakak seharusnya tidak ditugaskan menjaga adiknya

Usia berapa seorang kakak bisa bertanggung jawab terhadap adiknya? Hal ini tergantung kedewasaan anak, cara didik Anda selama ini, dan kekuatan fisiknya.

Anak usia 10 tahun akan kewalahan menjaga adiknya yang berumur 5 tahun karena kekuatan fisiknya belum mumpuni untuk menggendong dalam waktu lama, menahan berat badan, maupun menjaga emosi adik dan dirinya sendiri saat bertengkar.

Sedangkan, jika ia berusia 10 tahun dan adiknya berusia 8 tahum, maka kondisi mentalnya dan adik tak akan jauh berbeda. Bukannya akur, memperlebar jurang antara perlakukan kepada kakak maupun adik malah akan membuat mereka bersaing secara tidak sehat.

3. Melempar tanggung jawab

Seorang kakak seharusnya tidak ditugaskan menjaga adiknya

Beberapa orangtua memang memiliki anak yang cenderung lebih dewasa pemikirannya dibanding anak seusianya yang lain. Sehingga Anda bisa meminta si kakak untuk menjaga adiknya.

Namun, perlu diingat bahwa seharusnya Anda adalah orang yang bertanggung jawab sepenuhnya terhadap anak-anak. Bukan justru menimpakan tanggung jawab tersebut pada kakak sepenuhnya selama Anda absen mengawasi adiknya.

Banyak terjadi, saat kakak melakukan kesalahan waktu menjaga adiknya, orangtua justru memarahi maupun memberikan hukuman lainnya. Jika itu terjadi, hal tersebut akan terus mengendap di dalam pikirannya dan jadi dendam tersendiri kepada Anda ataupun justru pada adiknya.

Bagaimanapun, Andalah yang harus bertanggung jawab terhadap anak-anak Anda. Apa yang terjadi pada anak masih menjadi tanggung jawab Anda sepenuhnya sekalipun Anda pernah mendelegasikan sang kakak untuk melakukan sesuatu yang seharusnya menjadi tugas Anda.

Artikel terkait: Surat kepada ibu yang pernah memukulku karena lalai menjaga adik.

4. Seorang kakak seharusnya tidak ditugaskan menjaga adiknya, karena persaingan antar saudara

Seorang kakak seharusnya tidak ditugaskan menjaga adiknya

 

Kakak yang sering diminta menjaga adik kadang juga harus mengalami masa-masa di mana ia harus terus mengalah demi adiknya dan disalahkan jika adiknya menangis atau berebut mainan.

Meminta kakak terus menerus mengalah demi adik akan menurunkan kepercayaan diri si kakak dan membuat ia kecil hati. Kecil hati yang dirasakan olehnya akan membuat ia merasa tidak dicintai oleh orangtuanya karena orangtua selalu mengutamakan adiknya.

Sebaliknya, adik juga belum tentu menerima kakak sebagai panutan maupun seseorang yang pantas untuk dituruti. Sebaliknya, ia akan merasa bahwa kakak memiliki kecenderungan untuk mengontrol dirinya hanya karena orangtua meminta kakak untuk menjaga adiknya.

Waspadai adanya “si pengadu”, baik dari pihak kakak maupun dari pihak adik. Jika Anda keliru memutuskan siapa yang salah dalam sebuah keributan antar saudara kandung yang kejadiannya tidak Anda lihat sendiri, keputusan Anda akan membuat mereka ingat tentang seberapa adil Anda dalam memutuskan sebuah perkara.

5. Kakak beradik bisa bekerja sama melanggar aturan orangtua

Seorang kakak seharusnya tidak ditugaskan menjaga adiknya

Anda mengira bahwa selama Anda pergi, keadaan rumah baik-baik saja karena tidak ada laporan maupun komplain apapun dari anak-anak. Padahal, bisa jadi mereka malah justru menjadi partner in crime alias bersekongkol untuk melawan aturan Anda.

Jika persekongkolan pertama sukses mengelabuhi Anda, maka akan ada persekongkolan lain. Hal ini akan jadi sesuatu yang buruk apabila hal yang mereka lakukan adalah sesuatu hal yang tidak lumrah untuk usianya.

Cerita mitra kami
Dukung PP Tunas, Betadine Hadirkan Bocil Approved Competition Push Bike Race untuk Bentuk Anak Jadi Generasi Berani
Dukung PP Tunas, Betadine Hadirkan Bocil Approved Competition Push Bike Race untuk Bentuk Anak Jadi Generasi Berani
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'

6. Seorang kakak seharusnya tidak ditugaskan menjaga adiknya, melanggar hukum legal

Seorang kakak seharusnya tidak ditugaskan menjaga adiknya

Jika ada suatu hal yang terjadi pada anak-anak Anda yang masih di bawah umur saaat Anda meninggalkan mereka walau sebentar, maka Anda bisa dituntut secara hukum sedang melakukan penelantaran anak.

Selain itu, pasal tentang kelalaian seseorang -dalam hal ini kelalaian Anda sebagai orangtua- bisa berlaku untuk Anda. Karena, anak yang masih di bawah umur lebih dilindungi secara hukum dibanding dengan Anda sebagai orang dewasa yang sudah semestinya mengemban kewajiban untuk menjaga anak-anak.

Jika Anda ingin melatih kedewasaan mental anak, selalu dampingi ia dalam melakukan tugas-tugasnya. Jangan sampai, saat ia belum siap mengemban tanggung jawab besar, Anda sudah menyerahkan begitu saja sepenuhnya pada sang kakak.

 

Referensi: Brightside, Baby Sitting, Yahoo Answer.

Baca juga:

Apakah Kita Melakukan Eksploitasi Anak Tanpa Menyadarinya?

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • 6 Alasan Mengapa Seorang Kakak Seharusnya Tidak Ditugaskan Menjaga Adiknya
Bagikan:
  • 20 Film Keluarga Netflix untuk Ditonton di Akhir Pekan, Yuk Ajak Si Kecil

    20 Film Keluarga Netflix untuk Ditonton di Akhir Pekan, Yuk Ajak Si Kecil

  • Arti Masyaallah Tabarakallah Allahumma Barik dan Penggunaanya

    Arti Masyaallah Tabarakallah Allahumma Barik dan Penggunaanya

  • Arti Syafakillah, Syafakallah, Syafahullah, Syafahallah Lengkap dan Doa Orang Sakit

    Arti Syafakillah, Syafakallah, Syafahullah, Syafahallah Lengkap dan Doa Orang Sakit

  • 20 Film Keluarga Netflix untuk Ditonton di Akhir Pekan, Yuk Ajak Si Kecil

    20 Film Keluarga Netflix untuk Ditonton di Akhir Pekan, Yuk Ajak Si Kecil

  • Arti Masyaallah Tabarakallah Allahumma Barik dan Penggunaanya

    Arti Masyaallah Tabarakallah Allahumma Barik dan Penggunaanya

  • Arti Syafakillah, Syafakallah, Syafahullah, Syafahallah Lengkap dan Doa Orang Sakit

    Arti Syafakillah, Syafakallah, Syafahullah, Syafahallah Lengkap dan Doa Orang Sakit

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti