TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

6 Cara Bicara Tentang SARA pada Anak dan Menghormati Perbedaan

Bacaan 4 menit
6 Cara Bicara Tentang SARA pada Anak dan Menghormati Perbedaan

Perbedaan itu indah adanya, dan mengajarkan anak menjadi sosok toleran sangat mungkin dilakukan. Simak yuk caranya.

Di Indonesia, keragaman masyarakat yang berbeda suku, agama, ras dan golongan (SARA) merupakan konsep yang sangat nyata. Untuk itulah, orang tua sebaiknya tahu bagaimana langkah bicara tentang sara pada anak.

Alasannya jelas, agar anak tumbuh menjadi sosok yang toleran dan menghargai sesama yang berbeda. Entah itu berbeda keyakinan atau suku. Terlebih ketika dewasa, anak tentu akan banyak bertemu dengan berbagai macam manusia dari banyak latar belakang.

Cara Bicara Tentang SARA pada Anak

1. Ajarkan Empati pada Orang yang Berbeda

Cara Bicara Tentang SARA pada Anak

Sangat penting bagi orang tua untuk berbicara dengan anak-anak mereka tentang SARA (perbedaan suku, agama, ras dan golongan). Percakapan harus sesuai usia dan orang tua harus menjadi panutan bagi anak-anak mereka. Penting untuk mengajari anak-anak bahwa dunia ini sangat beragam dan seseorang tidak boleh menilai orang berdasarkan etnis atau agamanya.

Empati adalah kualitas penting untuk ditanamkan pada anak-anak, dan mendengarkan sudut pandang yang berbeda adalah cara yang bagus untuk meningkatkan pemahaman. Orang tua juga dapat berpartisipasi dalam kelompok untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang SARA dan mendorong anak-anak mereka untuk melakukan hal yang sama. 

Dimulai dengan menunjukkan pada anak tempat ibadah berbagai macam agama di Indonesia. Orang Islam beribadah ke mesjid, sementara umat Kristiani beribadah ke gereja. Hal ini akan menjadi pengetahuan baru bagi si kecil.

2. Jelaskan Juga Tentang Sikap Diskriminatif

Ketika berbicara tentang SARA kepada anak-anak, penting untuk ditekankan mengapa penting bagi mereka untuk mengembangkan sikap saling menghormati dan toleransi terhadap orang yang berbeda suku, agama, ras dan golongan.

Dengan menjelaskan alasan di balik sikap diskriminatif tersebut, anak akan lebih memahami dan terbuka terhadap sudut pandang orang lain.

Misalnya, anak-anak perlu diberi tahu mengapa budaya atau agama memiliki pandangan yang berbeda dari yang lain. Tekankan juga pada anak bahwa sikap diskriminasi tidak boleh dilakukan, anak boleh berteman dengan orang yang berbeda latar belakang suku dan agamanya.

3. Kenalkan pada Budaya Baru

Sebagai orang tua, penting untuk berbicara dengan anak tentang SARA untuk membantu mereka mengembangkan sikap saling menghormati dan toleransi terhadap orang yang berbeda suku, agama, ras, dan golongan.

Sangat penting untuk fokus pada aspek positif dari keragaman saat berbicara dengan anak-anak. Misalnya, menekankan keragaman budaya, bahasa, dan tradisi yang dapat ditemukan baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Rayakan perspektif dan bakat unik yang dibawa setiap orang ke komunitas mereka. Tunjukkan kepada anak-anak bahwa keragaman adalah sumber kekuatan, dan bahwa budaya, agama, dan pandangan dunia yang berbeda semuanya dapat bekerja sama untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik.

4. Dorong Anak Anda untuk Mencoba Aktivitas Baru

Cara Bicara Tentang SARA pada Anak

Ketika berbicara dengan anak tentang SARA (Suku, Agama, Ras dan Dinamika Kelompok), penting untuk menumbuhkan sikap saling menghargai dan toleransi.

Untuk melakukan ini, orang tua harus mendorong anak mereka untuk mencoba kegiatan dan pengalaman baru yang dapat membantu mereka belajar lebih banyak tentang budaya dan agama yang berbeda.

Misalnya, menghadiri festival budaya, mengunjungi situs keagamaan atau budaya, atau melakukan hobi baru dapat membantu anak-anak mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang SARA dan bagaimana orang-orang dari berbagai latar belakang hidup berdampingan.

Orang tua juga harus mencontohkan sikap hormat dan toleransi dalam interaksi mereka dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda.

5. Jadilah Orang Tua Teladan

Sebagai orang tua, salah satu tugas terpenting kita adalah membesarkan anak-anak yang toleran dan menghormati budaya dan etnis yang berbeda. Kita bisa melakukannya dengan berbicara kepada mereka tentang SARA: singkatan dari suku, agama, ras, dan golongan.

Untuk memastikan anak-anak memahami mengapa penting untuk menjadi inklusif di semua budaya, kita harus menyesuaikan percakapan dengan usia mereka dan menjadi orang tua teladan.

Kita juga harus mengajari anak-anak untuk tidak membuat stereotip orang berdasarkan etnis atau agama mereka, dan menjelaskan bahwa dunia ini sangat beragam. Kita juga harus mendorong mereka untuk melatih empati dan mendengarkan perspektif orang lain untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.

5. Libatkan Anak Anda dalam Kegiatan Sukarelawan

Libatkan anak Anda dalam kegiatan sukarelawan dan minta mereka berbicara dengan orang-orang dari berbagai latar belakang. Jelaskan bahwa setiap orang memiliki kepercayaan, budaya, dan gaya hidup yang berbeda, tetapi penting untuk menghormati dan toleran terhadap semuanya.

Contoh ketika ada bakti sosial di dekat rumah, ajak anak berkunjung. Tunjukkan bahwa kegiatan sosial bisa dilakukan siapa saja tanpa memandang apa agamanya.

6. Jadikan Keragaman Sebagai Nilai Keluarga

Secanggih apapun guru di sekolah, orang tua tetap menjadi pendidik utama. Anak akan mencontoh apa yang dilakukan orang dewasa di rumah, dalam hal ini ayah dan ibunya.

Untuk itu, jadikan kergaman sebagai value dalam keluarga adalah hal yang krusial. Dengan nilai yang sudah tertanam di dalam keluarga, akan lebih mudah bagi anak menghadapi dunia luar nantinya yang lebih beragam.

Singkatnya, bukan hal yang mudah awalnya untuk bicara tentang sara pada anak. Namun, orang tua tentu bisa dan keberagaman adalah hal yang indah.

Baca juga: 

9 Cara Meningkatkan Resiliensi pada Anak, Tangguh Hadapi Tantangan

8 Cara Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan dalam Diri Anak

id.theasianparent.com/mengenalkan-dan-mendidik-disiplin-waktu-pada-anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianParent Indonesia

Diedit oleh:

Erinintyani Shabrina Ramadhini

  • Halaman Depan
  • /
  • Pengasuhan Anak
  • /
  • 6 Cara Bicara Tentang SARA pada Anak dan Menghormati Perbedaan
Bagikan:
  • 5 Tips Memilih Pondok Pesantren yang Bagus, Jangan Salah Pilih!

    5 Tips Memilih Pondok Pesantren yang Bagus, Jangan Salah Pilih!

  • Ketahui Penyebabnya, Begini Tips Mengasuh Anak agar Tidak Serakah

    Ketahui Penyebabnya, Begini Tips Mengasuh Anak agar Tidak Serakah

  • Ingin Si Kecil jadi Anak Bertakwa? Terapkan Cara Mendidik Anak Menurut Islam Ini

    Ingin Si Kecil jadi Anak Bertakwa? Terapkan Cara Mendidik Anak Menurut Islam Ini

  • 5 Tips Memilih Pondok Pesantren yang Bagus, Jangan Salah Pilih!

    5 Tips Memilih Pondok Pesantren yang Bagus, Jangan Salah Pilih!

  • Ketahui Penyebabnya, Begini Tips Mengasuh Anak agar Tidak Serakah

    Ketahui Penyebabnya, Begini Tips Mengasuh Anak agar Tidak Serakah

  • Ingin Si Kecil jadi Anak Bertakwa? Terapkan Cara Mendidik Anak Menurut Islam Ini

    Ingin Si Kecil jadi Anak Bertakwa? Terapkan Cara Mendidik Anak Menurut Islam Ini

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti