TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

7 Cara Mengajarkan Disiplin pada Anak 2 Tahun Tanpa Kekerasan

Bacaan 4 menit
7 Cara Mengajarkan Disiplin pada Anak 2 Tahun Tanpa Kekerasan

Kekerasan bukanlah solusi, ini caranya agar anak lebih disiplin sejak usia belia.

Sebagai orang tua, penting untuk dipahami bahwa disiplin itu penting sejak usia muda, bahkan sejak usia dua tahun. Penting bagi anak-anak untuk mempelajari aturan keluarga mereka, dan bahwa ada konsekuensi jika tidak mengikutinya. Berikut ini cara mengajarkan disiplin pada anak 2 tahun tanpa berakhir perang dunia atau keributan tidak perlu.

Disiplin pada usia ini adalah tentang mengajar anak untuk membuat pilihan yang baik dan membimbing mereka ke arah yang benar. Ini bukan tentang menghukum karena mereka masih anak-anak.

Memukul mungkin dianggap sebagai solusi terbaik dan cepat membuat anak disiplin. Namun, penelitian di luar sana telah menyimpulkan bahwa anak-anak yang dipukul lebih sering lebih rentan terhadap depresi dan rendah diri di masa dewasa nanti. Kekerasan bukanlah solusi untuk masalah, terutama pada anak-anak.

Cara Mengajarkan Disiplin pada Anak 2 Tahun

1. Abaikan Anak Saat Merasa Buruk

ilustrasi Cara Mengajarkan Disiplin pada Anak 2 Tahun

Mungkin awalnya sulit untuk mengabaikan anak terutama saat anak mengalami kesulitan. Tapi jika kesulitan itu dibuat dari ulahnya sendiri, orang tua harus berusaha mengabaikan agar dia sadar dengan apa yang dia lakukan.

Jika anak menuntut sesuatu, jangan langsung diberikan. Jika mereka membuat keributan biarkan mereka menyelesaikannya sendiri. Hal ini akan membuat si anak lebih sadar dan peka terhadap hal yang mereka lakukan.

2. Coba Metode Waktu

Jika anak membuat masalah dan tidak disiplin, cukup dengan berbicara tegas dan mengawasi mereka. Sebagian besar anak akan mematuhi perkataan orang tua yang menyampaikan dengan tegas dibanding marah.

Untuk itu, tak ada salahnya memberikan mereka waktu untuk membuat membuat mereka tahu bahwa perilaku buruk mereka berdampak bagi diri sendiri maupun orang lain.

3. Biarkan Anak Menghadapi Konsekuensi Tindakan Mereka Sendiri

Seringkali, cara ini dikatakan sebagai cara yang sangat logis untuk memperbaiki perilaku anak. Biasanya ketika orang tua menyangkal tentang sesuatu, mereka mungkin tidak mendengarkan.

Sebaliknya, membiarkan mereka melakukan apa pun yang mereka inginkan dan belajar menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka sendiri merupakan cara terbaik bagi anak untuk belajar dari kesalahan.

Misalnya anak enggan makan, dia akan merasa kelaparan nanti. Berikutnya, anak akan terus belajar untuk mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka sendiri.

4. Berikan Pilihan Pada Anak

ilustrasi Cara Mengajarkan Disiplin pada Anak 2 Tahun

Memberikan anak pilihan dan melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan akan membantu mereka untuk berpikir secara logis.

Contohnya anak meminta mainan baru, tanyakan apakah mereka ingin mainan baru sekarang atau di hari ulang tahun nanti.

Beri tahu mereka bahwa jika mereka memilih untuk membeli mainan sekarang, mereka mungkin tidak mendapatkan hadiah pada hari ulang tahun mereka.

Dengan cara ini, mereka akan belajar membuat keputusan. Anak memahami bahwa tuntutan mereka tidak harus langsung dipenuhi setiap saat.

5. Berikan Tugas Sebagai Bentuk Tanggung Jawab

Anak sering mencari cara untuk mengalirkan energi mereka. Ada kemungkinan besar anak mengamuk ketika mereka bosan dan berujung membuat kegaduhan.

Cobalah alihkan perhatian mereka dan biarkan mereka menggunakan energi mereka dengan cara yang lebih produktif, misalnya membereskan mainannya. 

6. Jangan Sungkan Memberikan Hadiah

Hargai perilaku baik mereka dengan memberikan sebuah reward. Tidak harus mahal, namun bermakna dan menunjukkan bahwa berbuat baik bisa dilakukan dengan cara sederhana.

Jadi, penting untuk memberi perhatian pada anak dan memuji tindakan baik mereka. Manfaat dalam jangka panjang adalah anak pada akhirnya akan belajar perbedaan antara perilaku baik dan buruk dan mungkin belajar berperilaku baik.

7.  Ungkapkan Perasaan

Cara ini dipercaya efektif untuk membatu mengatasi perilaku buruk anak. Ketika anak berperilaku buruk, beri tahu mereka bahwa sebagai orang tua Anda merasa kecewa dan kesal dengan perilaku mereka.

Membiarkan anak tahu bagaimana perasaan Anda akan membuat mereka lebih sadar akan tindakan mereka. Manfaat dalam jangka panjangnya, anak-anak belajar untuk peka terhadap perasaan orang lain dan belajar mengendalikan tindakan mereka.

Kesimpulannya, mengajarkan anak tentang disiplin sejak dini penting untuk perkembangannya dan dapat membantu membentuk kebiasaan yang baik untuk masa depan. Penting untuk menjadi orang tua yang tegas tetapi pengertian, dan tidak menakut-nakuti anak dengan ancaman atau hukuman. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

9 Tips dan Cara Mengatasi Emosi Anak yang Meledak-ledak, Catat Bun!

id.theasianparent.com/mencegah-perkawinan-dan-kekerasan-anak

id.theasianparent.com/uang-saku-anak

Cerita mitra kami
3 Penyebab Utama Alergi pada Balita dan Cara Mengatasinya
3 Penyebab Utama Alergi pada Balita dan Cara Mengatasinya
Mengenali dan Mengatasi 5 Pemicu Kulit Kering pada Bayi
Mengenali dan Mengatasi 5 Pemicu Kulit Kering pada Bayi
Bunda, yuk bantu penuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil dengan CERELAC berkualitas "Baby Grade"*
Bunda, yuk bantu penuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil dengan CERELAC berkualitas "Baby Grade"*
Puasa Saat Hamil? Ini 5 Tipsnya agar Tetap Aman dan Sehat
Puasa Saat Hamil? Ini 5 Tipsnya agar Tetap Aman dan Sehat

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianParent Indonesia

Diedit oleh:

Erinintyani Shabrina Ramadhini

  • Halaman Depan
  • /
  • Toddler & Pra Sekolah
  • /
  • 7 Cara Mengajarkan Disiplin pada Anak 2 Tahun Tanpa Kekerasan
Bagikan:
  • Kapan Anak Boleh Makan Sushi? Perhatikan Hal ini Dulu Parents

    Kapan Anak Boleh Makan Sushi? Perhatikan Hal ini Dulu Parents

  • 7 Makanan agar Anak Cepat Tidur, Mudah Ditemui Parents

    7 Makanan agar Anak Cepat Tidur, Mudah Ditemui Parents

  • 7 Manfaat Balet untuk Anak 3 Tahun, Tak Hanya Melatih Motorik

    7 Manfaat Balet untuk Anak 3 Tahun, Tak Hanya Melatih Motorik

  • Kapan Anak Boleh Makan Sushi? Perhatikan Hal ini Dulu Parents

    Kapan Anak Boleh Makan Sushi? Perhatikan Hal ini Dulu Parents

  • 7 Makanan agar Anak Cepat Tidur, Mudah Ditemui Parents

    7 Makanan agar Anak Cepat Tidur, Mudah Ditemui Parents

  • 7 Manfaat Balet untuk Anak 3 Tahun, Tak Hanya Melatih Motorik

    7 Manfaat Balet untuk Anak 3 Tahun, Tak Hanya Melatih Motorik

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti