TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Memiliki Rasa yang Khas dan Kaya Manfaat, Bagaimana Cara Kunyit Berkembang Biak?

Bacaan 4 menit
Memiliki Rasa yang Khas dan Kaya Manfaat, Bagaimana Cara Kunyit Berkembang Biak?

Kunyit populer karena manfaat kesehatan dan rasanya yang unik.

Kunyit, merupakan bumbu dan ramuan obat yang telah digunakan selama berabad-abad untuk meningkatkan rasa dan nilai gizi makanan. Dalam beberapa tahun terakhir, kunyit bahkan semakin populer karena manfaat kesehatan dan potensi penyembuhannya sebagai obat herbal. Hal ini membuat banyak orang ingin membudidayakannya dan mengetahui dengan detail kunyit berkembang biak dengan cara apa. 

Pada artikel ini, kami akan menjelaskan proses pengembang biakkan kunyit, cara memperbanyak, dan cara menanamnya di rumah Anda sendiri. Kami juga akan membahas berbagai jenis kunyit, manfaat kesehatan yang terkait dengannya, dan cara terbaik menggunakan kunyit dalam kehidupan sehari-hari. 

Artikel terkait: 5 Manfaat menakjubkan kunyit putih bagi kesehatan!

Mengenal Kunyit Berkembang Biak

Kunyit Berkembang Biak dengan Cara Melalui Tunas Bawah Tanah

Memiliki Rasa yang Khas dan Kaya Manfaat, Bagaimana Cara Kunyit Berkembang Biak?

Kunyit adalah ramuan abadi yang mereproduksi melalui tunas bawah tanah, sebuah proses yang disebut perkawinan kunyit. Perkawinan kunyit digunakan untuk meningkatkan hasil ramuan, serta untuk mengembangkan karakteristik tertentu, seperti ketahanan terhadap penyakit dan peningkatan toleransi kekeringan.

Tunas kunyit dapat diperbanyak melalui pembagian, pemisahan rimpang, dan stek batang. Kunyit juga diperbanyak melalui biji, meskipun ini bukan metode perbanyakan yang disukai karena lambat dan dapat mengalami kerugian besar akibat serangan hama.

Bunganya Berwarna Kekuningan

Perkembangbiakan kunyit terjadi terutama pada bulan-bulan musim panas, ketika bunga tanaman kunyit berubah warna menjadi kekuningan. Proses pembungaan ini merupakan hasil dari pematangan tanaman dan merupakan indikasi bahwa kunyit siap untuk bereproduksi. Selama fase pembungaan, penyerbukan dapat terjadi secara alami jika tanaman terletak di daerah dengan banyak penyerbuk alami, atau dapat dilakukan secara manual dengan memindahkan serbuk sari dari satu bunga ke bunga lainnya. Setelah penyerbukan, tanaman akan mulai menghasilkan buah kecil berbentuk bulat yang mengandung biji kunyit. Benih kemudian dapat dikumpulkan dan digunakan untuk reproduksi lebih lanjut.

Penyebaran Biji Melalui Angin dan Air

Perkawinan kunyit adalah praktik kuno yang telah digunakan untuk mengolah ramuan beraroma dan bermanfaat ini. Kunyit berkembang biak terutama melalui penyebaran bijinya, yang diangkut terutama oleh angin dan air. Angin membawa benih ke berbagai lokasi, di mana mereka dapat menetap dan berakar di dalam tanah. Air juga dapat mengangkut benih, karena benih dapat dengan mudah mengapung di permukaan air. Akibatnya, kunyit dapat menyebar ke area baru, memungkinkannya berkembang biak dan tumbuh subur di lingkungan yang beragam.

Berkembang Biak Melalui Rimpang

Kunyit berkembang biak melalui rimpang, yang merupakan batang bawah tanah yang mengirimkan akar dan tunas adventif untuk membentuk tanaman baru. Saat rimpang dibelah, setiap bagian akan menghasilkan tanaman kunyit yang benar-benar baru.

Rimpang juga dapat ditanam langsung ke dalam tanah, di mana mereka akan berakar dan menghasilkan tunas baru. Ini adalah metode perkawinan kunyit yang efektif dan mudah, yang tidak memerlukan banyak investasi dalam hal waktu atau sumber daya.

Mampu Bereproduksi Secara Vegetatif

Kunyit adalah spesies tumbuhan yang unik, karena mampu bereproduksi secara vegetatif, artinya tidak memerlukan penyerbukan untuk menghasilkan keturunan baru.

Perkawinan kunyit mirip dengan tanaman lain, karena pertumbuhan tanaman tergantung pada genetika, lingkungan, dan teknik perkembang biakkan  yang digunakan. Beberapa metode perkawinan kunyit yang paling umum termasuk pembagian akar, pemotongan batang, dan perbanyakan benih.

Pembagian akar adalah metode yang paling populer, karena mudah dilakukan dan memastikan keturunan baru identik dengan tanaman aslinya. Sebaliknya, pemotongan batang dan perbanyakan benih membutuhkan penyerbukan, yang bisa lebih sulit dan memakan waktu.

Artikel terkait: Waspadai 8 Efek Samping Kunyit jika Dikonsumsi Berlebihan

Kesimpulannya, kunyit adalah rempah-rempah yang harum dan berwarna-warni, yang menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Sumber reproduksi utamanya adalah melalui rimpang, atau batang bawah tanah, yang dapat dipanen dari alam liar atau ditanam di kebun.

Kunyit memiliki umur simpan yang panjang dan dapat disimpan dengan mudah. Dengan manfaat dan rasa yang unik, menjadikannya bumbu yang ideal untuk disimpan di dapur. 

 

Baca juga: 

15 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan, Jaga Berat Badan hingga Redakan Mual

7 Manfaat kunyit untuk bayi yang perlu Anda ketahui

9 Manfaat mengonsumsi kunyit pasca melahirkan, Bunda perlu mencobanya!

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Rangkaian Edukasi
  • /
  • Memiliki Rasa yang Khas dan Kaya Manfaat, Bagaimana Cara Kunyit Berkembang Biak?
Bagikan:
  • 16 Jenis Burung Hantu yang Bisa Dipelihara dan Tidak

    16 Jenis Burung Hantu yang Bisa Dipelihara dan Tidak

  • 15 Cerita Dongeng Putri Paling Populer untuk Anak

    15 Cerita Dongeng Putri Paling Populer untuk Anak

  • 30 Cerita Dongeng Nusantara Terpopuler dan Pesan Moralnya

    30 Cerita Dongeng Nusantara Terpopuler dan Pesan Moralnya

  • 16 Jenis Burung Hantu yang Bisa Dipelihara dan Tidak

    16 Jenis Burung Hantu yang Bisa Dipelihara dan Tidak

  • 15 Cerita Dongeng Putri Paling Populer untuk Anak

    15 Cerita Dongeng Putri Paling Populer untuk Anak

  • 30 Cerita Dongeng Nusantara Terpopuler dan Pesan Moralnya

    30 Cerita Dongeng Nusantara Terpopuler dan Pesan Moralnya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti