TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mengenal Planaria yang Berkembang Biak dengan Cara Unik, Begini Penjelasannya

Bacaan 3 menit
Mengenal Planaria yang Berkembang Biak dengan Cara Unik, Begini Penjelasannya

Planaria dikenal karena berkembang biak dengan cara yang unik.

Planaria yang juga dikenal sebagai cacing pipih, adalah spesies hewan aselomata yang dapat ditemukan di lingkungan akuatik dan lembap di seluruh dunia. Planaria dikenal karena berkembang biak dengan cara yang unik, baik secara aseksual maupun seksual.

Reproduksi aseksual terjadi melalui proses yang dikenal sebagai fragmentasi, sedangkan reproduksi seksual terjadi melalui pembentukan gamet. Pada artikel ini, akan dibahas secara spesifik reproduksi planarian, sehingga si kecil dapat lebih memahami bagaimana spesies ini terus berkembang.

Mengenal Cara Planaria Bereproduksi

Mengenal Planaria yang Berkembang Biak dengan Cara Unik, Begini Penjelasannya

Dok. foto: Wikipedia

Planaria Bereproduksi Melalui Fragmentasi

Planaria adalah cacing pipih kecil yang dikenal karena kemampuannya yang luar biasa untuk beregenerasi setelah terpotong-potong. Kemampuan ini disebabkan kemampuan mereka untuk bereproduksi secara aseksual dengan cara fragmentasi. Proses ini melibatkan pemecahan tubuh hewan menjadi potongan-potongan, yang masing-masing berkembang menjadi individu lengkap dengan semua organ dan fitur yang sama.

Fragmentasi adalah alat reproduksi utama planaria, tetapi mereka juga dapat bereproduksi secara seksual, dengan pembentukan gamet.

Planaria jantan dan betina menghasilkan gamet, yang kemudian bergabung bersama untuk membentuk embrio. Embrio ini berkembang menjadi planaria remaja, yang akhirnya menjadi dewasa.

Artikel terkait: 6 Fakta Unik Ulat Sagu, Jadi Makanan Favorit di Papua

Planaria Bertukar Gamet Melalui Sanggama

Planaria, sejenis cacing pipih mampu bereproduksi baik secara aseksual maupun seksual. Reproduksi seksual membutuhkan pembentukan dan pertukaran gamet. Proses ini disebut sebagai sanggama dan selesai ketika dua planaria bertukar gamet dan terjadi pembuahan.

Selama sanggama, planaria membentuk sperma dan sel telur, yang kemudian dilepaskan ke lingkungan habitat sekitarnya, memungkinkan mereka untuk dibuahi dan berkembang menjadi larva. Planaria juga dapat bereproduksi dengan pembuahan sendiri, suatu proses di mana planarian membuahi gametnya sendiri.

Selama pembentukan gamet di planaria, dua individu bertukar organ seksual untuk membentuk gamet haploid. Selama reproduksi seksual, dua individu planarian menyelaraskan dan membentuk pasangan. Pasangan ini menempel dan mengontrak tubuh mereka, bertukar organ seksual dalam prosesnya. Pertukaran ini memungkinkan kedua planaria untuk membentuk gamet haploid yang akhirnya menyatu membentuk zigot, yang kemudian akan berkembang menjadi planaria baru. Pembentukan gamet adalah cara lain planaria bereproduksi, di samping fragmentasi.

Zigot Terbentuk dan Berkembang Jadi Organisme Baru

Pada planaria, reproduksi seksual dimulai ketika dua gamet planarian bersatu, membentuk zigot. Setelah pembuahan, zigot terbentuk dan berkembang menjadi organisme baru dengan menggabungkan materi genetik dari kedua induknya. Proses reproduksi seksual ini lebih kompleks daripada reproduksi aseksual, yang dicapai melalui proses yang disebut fragmentasi. 

Planaria adalah organisme yang berkembang biak dengan cara menarik dan kompleks, yang mampu bereproduksi baik secara seksual maupun aseksual. Sementara, reproduksi aseksual dengan fragmentasi adalah proses yang lebih umum dan sederhana. Reproduksi seksual terjadi melalui pembentukan gamet, yang lebih kompleks dan melibatkan kombinasi materi genetik dari kedua induknya. Proses reproduksi aseksual dan seksual ini membantu planaria untuk bertahan hidup dan berkembang di berbagai lingkungan.

 

Baca juga: 

Ibu hamil terinfeksi cacing kremi, bahayakah bagi janin?

Ngeri! Akibat main pasir, cacing ini masuk ke tangan seorang bocah

Gatal bukan main, ternyata ada 10 cacing bersarang di mata balita ini

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Edukasi Sekolah Dasar
  • /
  • Mengenal Planaria yang Berkembang Biak dengan Cara Unik, Begini Penjelasannya
Bagikan:
  • Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

    Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

  • 17 Hewan Huruf F dalam Bahasa Indonesia dan Fakta Menariknya, Cek!

    17 Hewan Huruf F dalam Bahasa Indonesia dan Fakta Menariknya, Cek!

  • Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

    Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

  • Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

    Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

  • 17 Hewan Huruf F dalam Bahasa Indonesia dan Fakta Menariknya, Cek!

    17 Hewan Huruf F dalam Bahasa Indonesia dan Fakta Menariknya, Cek!

  • Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

    Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti