7 Tips Perawatan Pasca Sunat

Proses sunat yang menimbulkan luka kecil di ujung penis tentu memerlukan perawatan agar tidak terjadi infeksi. Bagaimana tis perawatan pasca sunat?

Setelah sunat, selalu dampingi anak saat ingin buang air kecil.

Setelah sunat, selalu dampingi anak saat ingin buang air kecil.

Proses sunat yang menimbulkan luka kecil di ujung penis tentu memerlukan perawatan agar tidak terjadi infeksi.

Luka ini tergolong kecil, sehingga apabila dibiarkan akan sembuh dengan sendirinya. Namun, karena usia anak yang menjalani sunat biasanya relatif masih kecil dan aktif bergerak, tentulah memerlukan perawatan agar sembuh dengan cepat.

Bagaimana cara merawat luka pasca sunat?

1. Alihkan perhatian anak dari rasa sakit

Berikanlah anak kegiatan/permainan yang tidak banyak melakukan aktivitas seperti berlari atau berjalan terlalu sering, agar pembuluh darah yang terluka tidak meradang dan menimbulkan nyeri.

2. Berikan obat tetes

Obat tetes dari dokter berfungsi untuk mempercepat proses pengeringan luka. Berikanlah minimal 3 kali dan setiap kali anak habis buang air kecil.

3. Berikan obat sesuai dosis

Setelah sunat, dokter akan memberikan obat antibiotik dan obat pereda rasa nyeri. Pastikan anak meminum sesuai dosis yang ditetapkan dokter.

4. Hindari makanan pemicu alergi

Jenis makanan yang dapat menimbulkan alergi sebaiknya dihindari, terutama bagi anak pengidap alergi. Alergi dapat menimbulkan gatal pada luka.

5. Dampingi anak saat buang air kecil dan BAB

Hal yang paling menakutkan bagi anak setelah menjalani sunat adalah ketika harus buang air kecil dan BAB. Hal berikut inilah yang harus Anda lakukan :

  • Yakinkan anak untuk mau melakukannya.
  • Jangan membasahi bekas luka dengan menyiramkan air.
  • Gunakan tisu untuk membersihkan air seni yang menempel.
  • Ketika anak BAB bantulah anak dengan menyiramkan bagian belakang tubuhnya tanpa mengenai bekas luka.

6. Bersihkan tubuh dengan cara dilap

Selama luka belum kering, sebaiknya gunakan waslap untuk membersihkan tubuh. Terutama bila bekas luka dibalut dengan perban.

7. Jangan menarik paksa perban

Beberapa tempat sunat masih menggunakan perban untuk menjaga agar luka tetap steril. Namun, menarik paksa perban akan menimbulkan luka baru pada bagian kulit yang baru tertutup.

Agar tidak menimbulkan nyeri pada pada anak lakukanlah hal berikut.

  • Mintalah anak untuk berendam dengan air hangat yang telah ditetesi cairan anti bakteri dan kuman setelah hari ketujuh.
  • Bantulah anak untuk melepas perban dengan pelahan-lahan.

Demikianlah Parents, semoga bermanfaat.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Kelebihan dan Kekurang Sunat Laser 

Gejala Meningitis Pada Balita