5 Tips Menanamkan Sikap Nasionalisme Pada Anak

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Setiap tanggal 28 Oktober, Indonesia merayakan Sumpah Pemuda. Bagaimana agar anak memiliki sikap nasionalisme dan cinta Indonesia, tanah air dan bangsanya?

Nasionalisme, masih adakah pada diri Anda?

Nasionalisme, masih adakah pada diri Anda?

Mempercayakan sekolah dalam hal pendidikan moral dan sejarah untuk anak agar sikap nasionalisme tumbuh tidaklah cukup. Memiliki pandangan yang positif, optimis dan cinta pada bangsa dan negara adalah suatu bentuk sikap nasionalisme yang bisa ditanamkan pada anak sejak dini. Peran orang tua sangat dibutuhkan karena dari lingkungan terdekat anak yakni keluarga inilah sikapnya dan cara pandangnya terhadap bangsanya terbentuk. Mari simak beberapa tips praktis berikut bagi orang tua agar sikap nasionalisme pada anak dapat berkembang.

1. Memperkenalkan aneka ragam budaya Indonesia

Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan warisan budaya dan adat istiadatnya dari Sabang hingga Merauke. Orang tua dapat memperkenalkan budaya daerah keluarga sendiri. Banyak sekali yang bisa digali dan diperkenalkan kepada anak dari lagu, bahasa, baju khas, makanan, rumah hingga cerita rakyat yang berasal dari daerah asal orang tua. Dongeng rakyat sangat bagus dan sarat makna untuk diajarkan bagi anak daripada dongeng berasal dari luar negeri, seperti kisah Timun Mas, Tangkuban Perahu. Begitu pula dengan lagu daerah yang tak kalah bermakna dari lagu modern, contohnya Anak Kambing Saya, Ampar-Ampar Pisang, dan masih banyak lagi. Membawa anak ke Taman Mini Indonesia Indah, di mana ada rumah-rumah adat Indonesia bisa menjadi pembelajaran bagi anak akan keanekaragaman bangsa ini sekaligus meningkatkan nasionalisme anak.





Praremaja Usia Sekolah