5 Manfaat Mengajar Anak Mengucapkan “Amin”

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Apa yang bisa kita tanamkan pada anak tentang makna 'amin'?

"Amin", kata sederhana bermakna seluas samudra

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, amin berarti terimalah, kabulkanlah atau demikianlah kehendaknya. Amin, atau amen dalam Bahasa Inggris, diucapkan umat beragama Kristen, Katolik dan Islam saat hendak menutup doa mereka.

Selain itu, umat Kristen dan Katolik juga mengucapkan amin saat mereka selesai membuat tanda salib. Sedangkan umat Islam mengucapkan amin ketika selesai membaca surat Al Fatihah.

Apakah anak Anda sudah mau diajak beribadah bersama? Mungkin ia belum bisa mengucapkan doa panjang atau menghafalkannya, dan itu wajar terjadi di usianya yang begitu muda (usia prasekolah dan TK).

Anda tidak perlu khawatir, karena itu bukan berarti anak tidak tertarik memperdalam ilmu agama. Ia memerlukan proses untuk dapat melaksanakan ibadah sesuai ajaran agamanya.

Mengucapkan "amin" bersama Anda di akhir prosesi ibadah langkah awal mengenalkan anak dengan agama. Paling tidak ajarkanlah anak untuk ikut mengucapkan "amin" di akhir doa yang Anda panjatkan.

Mengapa harus "amin"? Simaklah jawaban yang disusun berdasarkan wawancara kami dengan beberapa orangtua dari berbagai usia dan latar belakang pendidikan.

1. Di atas bumi ada langit
Sikap mengatupkan tangan ke dada dan menunduk atau memejamkan mata saat berdoa akan membuat anak mengerti, kita sedang berurusan dengan sesuatu yang lebih besar daripada ayah ibunya.

Ada kekuatan yang lebih besar, meski tidak terlihat. Itulah Tuhan. Kekuatan besar Tuhan tidak untuk ditakuti, melainkan untuk dicintai dan dirindukan.

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Usia Sekolah