TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

10 Makanan Dari China yang Berbahaya dan Harus Anda Hindari

Bacaan 3 menit
10 Makanan Dari China yang Berbahaya dan Harus Anda Hindari

10 Makanan yang diekspor dari China ini sangat berbahaya bagi kesehatan Anda dan Keluarga. Cermati dan jauhi 10 jenis makanan China ini.

China adalah negara berpenduduk terbanyak di dunia, sebagian besar dari mereka bermigrasi ke negara-negara lain di Asia dan Eropa. Dampaknya, segala hal yang berasal dari China tak asing lagi bagi kita, termasuk makanannya. Tapi hati-hati, ada beberapa jenis makanan berbahaya dari China yang harus kita hindari.

Dilansir dari situs davidwolfe.com, berikut ini 10 makanan berasal dari China yang harus Anda jauhi karena bisa membahayakn kesehatan Anda dan keluarga.

1. Ikan Tilapia

Di Indonesia kita mengenalnya sebagai ikan Mujair atau ikan Nila. Ikan ini hidup di kubangan dan sungai dangkal. Ikan ini adalah pemakan segala, dengan kondisi polusi perairan di China. Ikan jenis ini menjadi berbahaya dikonsumsi.

Bahkan dikatakan bahwa memakan ikan jenis Tilapia lebih berbahaya dibandingkan mengkonsumsi daging babi. Ikan ini bia menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada organ tubuh bagian dalam.

2. Ikan Kod

Ikan yang terkenal akan khasiat minyaknya ini ternyata berbahaya jika dikonsumsi langsung. Karena ikan kod juga menyerap polusi yang ada di perairan China. Bahkan di China sendiri, terdapat beberapa larangan keras untuk mengekspor ikan Kod.

3. Jus Apel

China dikenal menggunakan pestisida yang berbahaya dalam makanan mereka. Bahkan jenis pestisida yang sudah dilarang oleh pemerintah pun masih digunakan oleh para petaninya.

Pestisida yang mereka gunakan akan masuk ke dalam tubuh melalui makanan seperti jus apel. Oleh sebab itu, hindari meminum jus apel buatan China.

4. Jamur Olahan

Sama halnya dengan apel, jamur yang diproduksi di China juga menggunakan pestisida berbahaya. Kita juga tidak tahu persis bahan baku apa yang digunakan untuk menumbuhkan jamur tersebut. Lebih aman jika kita membeli jamur lokal daripada jamur olahan yang diekspor dari China.

5. Bawang Putih China

Para petani bawang putih di China juga menggunakan pestisida berbahaya untuk membasmi hama. Secara umum, pestisida yang digunakan pada tanaman bawang putih adalah jenis methyl bromide, dan ini sangat berbahaya.

6. Daging Ayam

China adalah negara dimana flu burung dan makanan penyebab penyakit umum terjadi. Selain itu, China juga memproduksi pestisida jauh lebih banyak dari negara lain. Sehingga polusi yang ada di sana juga mempengaruh hewan ternak.

7. Beras Plastik

Pada tahun 2015, terdapat laporan bahwa China telah memproduksi beras palsu selama empat tahun. Beras yang dilaporkan ini bernama Beras Wuchang, dikatakan bahwa beras ini terbuat dari kentang dan resin sintetis yang merupakan bahan plastik berbahaya. Jika dimasak, beras ini akan tetap keras.

8. Lada Hitam Lumpur

Salah satu vendor di China ditangkap karena menjual lumpur yang dikeringkan sebagai lada hitam. Meskipun hal ini merupakan isu lokal di sana, tidak ada salahnya jika kita berhati-hati.

9. Garam Industri

Garam yang diproduksi untuk keperluan industri ternyata malah dijual untuk keperluan memasak. Karena itu, kita harus menghindari konsumsi garam yang diekspor dari China. Mengonsumsi garam industri ini bisa meningkatkan tekanan darah tinggi, hipertensi, bahkan stroke dan serangan jantung.

10. Kacang Hijau

Kacang Hijau palsu ditemukan di China pada tahun 2010. Kacang hijau palsu ini dibuat dari kacang kedelai dan kacang kapri dengan menggunakan bahan kimia berbahaya untuk mewarnainya agar tampak seperti kacang hijau.

Bahan kimia yang digunakan bisa menyebabkan kanker. Kacang hijau palsu ini tidak akan melembut saat di rebus dan air rebusan berubah menjadi warna hijau yang tidak alami.

—

China memang terkenal sebagai negara industri dengan polusi udara dan pencemaran lingkungan yang parah. Sebab itu, kita harus benar-benar berhati-hati saat ingin mengkonsumsi makanan yang di ekspor dari negara asal Jackie Chan tersebut.

Sebagai tindak pencegahan, alangkah lebih baik jika Anda memilih produk makanan dari petani lokal di Indonesia. Selain lebih sehat dan terjamin, Anda juga mendukung petani lokal lebih maju dan berkembang.

Baca juga:

10 Makanan ini dijamin bisa bikin wajah terlihat awet muda

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • 10 Makanan Dari China yang Berbahaya dan Harus Anda Hindari
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti